Javascript must be enabled to continue!
Pemberdayaan Pemuda Desa Dalam Strategi Promosi Digital Pada Desa Ledokombo Sebagai Desa Wisata Di Kabupaten Jember
View through CrossRef
Desa Ledokombo memiliki tantangan yang berat. Sebagian besar pemuda desa yang kompeten memilih untuk meninggalkan desa untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Secara umum lulusan dari perguruan tinggi ternama enggan kembali ke Desa. Dampaknya desa memiliki kekurangan sumber daya manusia yang kompeten. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi pengembangan desa. Disisi lain Desa Ledokombo memiliki potensi lain yakni terdapat tempat wisata yang menarik yaitu Kampung Belajar Tanoker. Sehingga diperlukan penguatan kapasitas desa dalam hal public enggagement melalui strategi promosi digital. Tujuan pengabdian ini adalah diseminasi informasi dan etalase produk yang dimiliki Desa Ledokombo melalui pembuatan website wisata Desa. Metode pelaksanaan pengabdian ini terbagi menjadi tiga tahap yaitu: tahap pertama preproduction, tahap kedua production, dan tahap ketiga postproduction. Tahapan production merupakan pelaksanaan programming yaitu terdiri dari Coding HTML/Flash, Scripting/Flash, Database, dan Content Management System. Konsep yang dibuat dalam website disesuaikan dengan ensensi dan identitas Desa Ledokombo. Hasil dari kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa konsep wisata budaya perlu diangkat secara berkesinambungan. Pemuda desa yang memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap teknologi informasi akan menjadi modal yang cukup dalam mempromosikan Desa Ledokombo sebagai desa wisata.
Universitas Sam Ratulangi
Title: Pemberdayaan Pemuda Desa Dalam Strategi Promosi Digital Pada Desa Ledokombo Sebagai Desa Wisata Di Kabupaten Jember
Description:
Desa Ledokombo memiliki tantangan yang berat.
Sebagian besar pemuda desa yang kompeten memilih untuk meninggalkan desa untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.
Secara umum lulusan dari perguruan tinggi ternama enggan kembali ke Desa.
Dampaknya desa memiliki kekurangan sumber daya manusia yang kompeten.
Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi pengembangan desa.
Disisi lain Desa Ledokombo memiliki potensi lain yakni terdapat tempat wisata yang menarik yaitu Kampung Belajar Tanoker.
Sehingga diperlukan penguatan kapasitas desa dalam hal public enggagement melalui strategi promosi digital.
Tujuan pengabdian ini adalah diseminasi informasi dan etalase produk yang dimiliki Desa Ledokombo melalui pembuatan website wisata Desa.
Metode pelaksanaan pengabdian ini terbagi menjadi tiga tahap yaitu: tahap pertama preproduction, tahap kedua production, dan tahap ketiga postproduction.
Tahapan production merupakan pelaksanaan programming yaitu terdiri dari Coding HTML/Flash, Scripting/Flash, Database, dan Content Management System.
Konsep yang dibuat dalam website disesuaikan dengan ensensi dan identitas Desa Ledokombo.
Hasil dari kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa konsep wisata budaya perlu diangkat secara berkesinambungan.
Pemuda desa yang memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap teknologi informasi akan menjadi modal yang cukup dalam mempromosikan Desa Ledokombo sebagai desa wisata.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Revitalisasi Modal Sosial Dalam Pengelolaan Wisata Raung Tubing Adventure Desa Sumberbulus Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember Social Capital Revitalization in Raung Tubing Tourism Management in Sumberbulus Village, Ledokombo District, Jember District)
Revitalisasi Modal Sosial Dalam Pengelolaan Wisata Raung Tubing Adventure Desa Sumberbulus Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember Social Capital Revitalization in Raung Tubing Tourism Management in Sumberbulus Village, Ledokombo District, Jember District)
This study aims to analyze the role of youth and social capital in the Raung Tubing Adventure Tourism management. This research conducted in Sumberbulus Village, Ledokombo sub-dist...
Studi Komparatif Sosial Lembaga Pada Desa Wisata Gamplong dan Desa Wisata Pulesari Kabupaten Sleman Sebagai Penggerak Wisata Berbasis Ekonomi Kreatif
Studi Komparatif Sosial Lembaga Pada Desa Wisata Gamplong dan Desa Wisata Pulesari Kabupaten Sleman Sebagai Penggerak Wisata Berbasis Ekonomi Kreatif
Kota Yogyakarta terkenal dengan jenis wisata yang khas, yaitu jenis wisata budaya sebagai cagar budaya Jawa. Dewasa ini para wisatawan mulai menggemari tempat wisata yang tidak han...
Pemberdayaan terhadap Usaha Produktif Umkm melalui Pendekatan Digital Marketing di Desa Ledokombo Kabupaten Jember
Pemberdayaan terhadap Usaha Produktif Umkm melalui Pendekatan Digital Marketing di Desa Ledokombo Kabupaten Jember
Ledokombo Village is one of the villages in the eastern part of Jember Regency, East Java Province. This village is within the administrative area of Ledokombo District. The area o...
PENGEMBANGAN DESA WISATA GONDANG SEBAGAI WISATA EDUKASI DI KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL
PENGEMBANGAN DESA WISATA GONDANG SEBAGAI WISATA EDUKASI DI KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL
Desa Gondang Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal, adalah salah satu desa yang berpotensi untuk dikembangan menjadi Desa Wisata sebagai Wisata Edukasi. Kekuatan daya tarik yang dim...
Peran Pemerintah Desa Bukit Batu Dalam Pengembangan Desa Wisata Di Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis
Peran Pemerintah Desa Bukit Batu Dalam Pengembangan Desa Wisata Di Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis
Pelanggaran ketentraman dan ketertiban umum masih sering terjadi dan belum dapat ditangani Pengembangan Desa wisata di Desa kerap belum berjalan dengan baik oleh pemerintah Desa di...
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR TERJUN ALING-ALING DESA SAMBANGAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR TERJUN ALING-ALING DESA SAMBANGAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG
Strategi Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Aling-Aling Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Buleleng memiliki berbagai objek wisata yang dapat dinikmati oleh wi...
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Kapasitas pelaku desa wisata di Indonesia umumnya masih rendah terutama para pelaku wisata di desa wisata. Rendahnya kapasitas tersebut dapat dilihat dari pelaku desa wisata yang b...

