Javascript must be enabled to continue!
TREN PERUBAHAN TREN PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KAWASAN PHERYURBAN KOTA MALANG
View through CrossRef
Pesatnya perkembangan perkotaan kawasan pheryurban dan semakin meningkatnya laju pertumbuhan penduduk secara langsung merupakan respon dari kebutuhan lahan. Keterbatasan lahan yang dibutuhkan dalam pemenuhan ruang dari suatu kota jika sudah mencapai titik jenuh berimplikasi pada fenomena urban sprawl yang mengarah ke kawasan pheryurban. Kota Malang merupakan pusat dari kawasan aglomerasi Malang Raya yang merupakan calon kawasan metropolitan di Jawa Timur dan bagian dari kawasan Megapolitan Gerbangkertosusila. Dampak dari terbentuknya kawasan aglomerasi adalah mulai terbentuknya fenomena konurbasi dari kawasan pusat kota dan kawasan pheryurban yang mengakibatkan peningkatan luasan dan ordo dari suatu perkotaan. Fenomena pheryurban di Kota Malang sangat dipengaruhi oleh dominasi fungsi dari kawasan core urban yang berbatasan, sebagai contoh adalah kawasan industri. Perkembangan kawasan pheryurban di Kota Malang dipengaruhi oleh pusat pertumbuhan secara fungsional (industri) maupun geografis (pemusatan fasilitas). Pusat pertumbuhan berupa kawasan industri secara signifikan berpengaruh terhadap perkembangan kota. Hal tersebut didasari oleh pemenuhan kebutuhan akan kegiatan industri berupa permukiman pekerja sehingga semakin dekat wilayah terhadap pusat industri semakin tinggi potensi wilayah tersebut untuk berkembang. Jika dilihat dari pemusatan pelayanan, pembangan lebih mengarah pada wilayah yang masuk pada skala pelayanan fasilitas sehingga semakin dekat dengan pusat fasilitas maka semakin tinggi potensi wilayah tersebut akan berkembang. Berdasarkan urgensi diatas, penelitian perubahan penggunaan lahan di kawasan pheryurban sangat penting dilakukan terutama untuk menjadi dasar atau justifikasi dalam perencanaan kedepan sehingga mendapatkan gambaran arah perkembangan pada kawasan penelitian. Dengan mengetahu tren tersebut diharapkan akan memperkecil gap antara eksisting dan rencana sehingga proses perencanaan lebih optimal dan terukur terutama dalam realisasi rencana
Title: TREN PERUBAHAN TREN PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KAWASAN PHERYURBAN KOTA MALANG
Description:
Pesatnya perkembangan perkotaan kawasan pheryurban dan semakin meningkatnya laju pertumbuhan penduduk secara langsung merupakan respon dari kebutuhan lahan.
Keterbatasan lahan yang dibutuhkan dalam pemenuhan ruang dari suatu kota jika sudah mencapai titik jenuh berimplikasi pada fenomena urban sprawl yang mengarah ke kawasan pheryurban.
Kota Malang merupakan pusat dari kawasan aglomerasi Malang Raya yang merupakan calon kawasan metropolitan di Jawa Timur dan bagian dari kawasan Megapolitan Gerbangkertosusila.
Dampak dari terbentuknya kawasan aglomerasi adalah mulai terbentuknya fenomena konurbasi dari kawasan pusat kota dan kawasan pheryurban yang mengakibatkan peningkatan luasan dan ordo dari suatu perkotaan.
Fenomena pheryurban di Kota Malang sangat dipengaruhi oleh dominasi fungsi dari kawasan core urban yang berbatasan, sebagai contoh adalah kawasan industri.
Perkembangan kawasan pheryurban di Kota Malang dipengaruhi oleh pusat pertumbuhan secara fungsional (industri) maupun geografis (pemusatan fasilitas).
Pusat pertumbuhan berupa kawasan industri secara signifikan berpengaruh terhadap perkembangan kota.
Hal tersebut didasari oleh pemenuhan kebutuhan akan kegiatan industri berupa permukiman pekerja sehingga semakin dekat wilayah terhadap pusat industri semakin tinggi potensi wilayah tersebut untuk berkembang.
Jika dilihat dari pemusatan pelayanan, pembangan lebih mengarah pada wilayah yang masuk pada skala pelayanan fasilitas sehingga semakin dekat dengan pusat fasilitas maka semakin tinggi potensi wilayah tersebut akan berkembang.
Berdasarkan urgensi diatas, penelitian perubahan penggunaan lahan di kawasan pheryurban sangat penting dilakukan terutama untuk menjadi dasar atau justifikasi dalam perencanaan kedepan sehingga mendapatkan gambaran arah perkembangan pada kawasan penelitian.
Dengan mengetahu tren tersebut diharapkan akan memperkecil gap antara eksisting dan rencana sehingga proses perencanaan lebih optimal dan terukur terutama dalam realisasi rencana.
Related Results
Identifikasi Tipologi Dan Faktor Penyebab Penyimpangan Penggunaan Lahan Di Kota Malang
Identifikasi Tipologi Dan Faktor Penyebab Penyimpangan Penggunaan Lahan Di Kota Malang
Perkembangan Kota Malang yang pesat mengingat Kota Malang sebagai kota wisata dan kota pelajar. Hal ini dapat dilihat melalui penambahan lahan permukiman pada tahun 2015 seluas 72,...
Kesesuaian Perubahan Penggunaan Lahan Dengan Rencana Tata Ruang Di Kawasan Peri-Urban
Kesesuaian Perubahan Penggunaan Lahan Dengan Rencana Tata Ruang Di Kawasan Peri-Urban
ABSTRACTThe suburban area is an area that has experienced many changes in land use, especially changes in agricultural land use to non-agricultural. With increasing activity, the d...
ANALISIS KESELARASAN PENGGUNAAN LAHAN EKSISTING DAN POLA RUANG DENGAN KEMAMPUAN LAHAN DI WILAYAH BOGOR BARAT KABUPATEN BOGOR
ANALISIS KESELARASAN PENGGUNAAN LAHAN EKSISTING DAN POLA RUANG DENGAN KEMAMPUAN LAHAN DI WILAYAH BOGOR BARAT KABUPATEN BOGOR
ABSTRAK Wilayah Bogor Barat Kabupaten Bogor merupakan wilayah yang secara pembangunan ekonomi paling tertinggal dibandingkan wilayah kabupaten Bogor lainnya. Untuk mengurangi kete...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS LAHAN DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS LAHAN DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA
Daya dukung lahan merupakan kapasitas atau kemampuan lahan yang berupa lingkungan untuk mendukung kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Kemampuan lahan adalah mutu lahan yan...
EVALUASI PEMANFAATAN RUANG BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DENGAN MENGANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP RENCANA TATA RUANG
EVALUASI PEMANFAATAN RUANG BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DENGAN MENGANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP RENCANA TATA RUANG
Kecamatan Kepanjen sebagai pilot project dalam penelitian ini dimana Kepanjen merupakan kecamatan yang terletak di Kabupaten Malang. Kecamatan Kepanjen merupakan ibukota Kabupaten ...
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
<p>Pertumbuhan penduduk, peningkatan pendapatan, dan pesatnya pembangunan menjadikan permasalahan penggunaan lahan semakin kompleks. Lahan berperan sebagai penyedia pangan, n...
Strategi Pengendalian Pemanfaatan Ruang Pada Kawasan Perumahan Bacukiki Kota Parepare
Strategi Pengendalian Pemanfaatan Ruang Pada Kawasan Perumahan Bacukiki Kota Parepare
Meningkatnya kebutuhan akan lahan tersebut mendorong terjadinya kegiatan alih fungsi lahan, terutama perubahan dari lahan-lahan bervegetasi ke lahan terbangun. Perubahan penggunaan...

