Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Peran Sektor Pariwisata Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Nusa Tenggara Barat

View through CrossRef
Sektor pariwisata mempunyai peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di kawasan yang memiliki banyak daya tarik wisata, seperti Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Seringkali masih terdapat berbagai masalah yang menghambat perkembangannya, seperti kurangnya investasi yang optimal, terbatasnya jumlah wisatawan, dan terbatasnya jumlah hotel yang memadai. Permasalahan tersebut memerlukan perhatian khusus karena dapat menghambat pertumbuhan sektor pariwisata secara berkelanjutan. Tujuan dilakukannya peneltian ini guna mengidentifikasi variabel-variabel pengaruh seperti Penanaman modal dalam negeri (PMDN) Sektor Pariwisata, Jumlah wisatawan, dan Jumlah hotel. Pada penelitian ini sampel diambil dari 10 Kabupaten/Kota selama 10 tahun, dari tahun 2014 hingga 2023. Total sampel yang digunakan sebanyak 100 data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Satu Indonesia serta Dinas Pariwisata Provinsi NTB. Stata 17 merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk menerapkan analisis regresi data panel untuk memproses data dalam penelitian ini. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Penanaman modal dalam negeri (PMDN) Sektor pariwisata, Jumlah wisatawan, serta Jumlah hotel mempunyai efek positif yang substansial terhadap Pertumbuhan ekonomi sektor pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2014-2023. Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Sektor Pariwisata, Penanaman Modal Dalam Negeri, Jumlah Wisatawan, Jumlah Hotel. Abstract The tourism sector has a strategic role in driving economic growth, especially in areas that have many tourist attractions, such as West Nusa Tenggara (NTB) Province. Often there are still various problems that hinder its development, such as the lack of optimal investment, fluctuations in the number of tourists, and the limited number of adequate hotels. These problems require special attention because they can hinder the growth of the tourism sector in a sustainable manner. The purpose of this research is to identify the influence of variables such as domestic investment (PMDN) in the tourism sector, the number of tourists, and the number of hotels. In this study, samples were taken from 10 regencies/cities for 10 years, from 2014 to 2023. The total sample used was 100 data obtained from the Central Bureau of Statistics (BPS), Satu Indonesia and the NTB Provincial Tourism Office. Stata 17 is the software used to apply panel data regression analysis to process the data in this study. The findings of the study show that partially, domestic investment (PMDN) in the tourism sector, the number of tourists, and the number of hotels have a substantial positive effect on economic growth in the tourism sector in West Nusa Tenggara (NTB) Province in 2014-2023. Keywords: Economic Growth, Tourism Sector, Domestic Investment, Number of Tourists, Number of Hotels.  
Faculty of Economics and Business, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Title: Analisis Peran Sektor Pariwisata Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Nusa Tenggara Barat
Description:
Sektor pariwisata mempunyai peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di kawasan yang memiliki banyak daya tarik wisata, seperti Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Seringkali masih terdapat berbagai masalah yang menghambat perkembangannya, seperti kurangnya investasi yang optimal, terbatasnya jumlah wisatawan, dan terbatasnya jumlah hotel yang memadai.
Permasalahan tersebut memerlukan perhatian khusus karena dapat menghambat pertumbuhan sektor pariwisata secara berkelanjutan.
Tujuan dilakukannya peneltian ini guna mengidentifikasi variabel-variabel pengaruh seperti Penanaman modal dalam negeri (PMDN) Sektor Pariwisata, Jumlah wisatawan, dan Jumlah hotel.
Pada penelitian ini sampel diambil dari 10 Kabupaten/Kota selama 10 tahun, dari tahun 2014 hingga 2023.
Total sampel yang digunakan sebanyak 100 data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Satu Indonesia serta Dinas Pariwisata Provinsi NTB.
Stata 17 merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk menerapkan analisis regresi data panel untuk memproses data dalam penelitian ini.
Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Penanaman modal dalam negeri (PMDN) Sektor pariwisata, Jumlah wisatawan, serta Jumlah hotel mempunyai efek positif yang substansial terhadap Pertumbuhan ekonomi sektor pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2014-2023.
Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Sektor Pariwisata, Penanaman Modal Dalam Negeri, Jumlah Wisatawan, Jumlah Hotel.
Abstract The tourism sector has a strategic role in driving economic growth, especially in areas that have many tourist attractions, such as West Nusa Tenggara (NTB) Province.
Often there are still various problems that hinder its development, such as the lack of optimal investment, fluctuations in the number of tourists, and the limited number of adequate hotels.
These problems require special attention because they can hinder the growth of the tourism sector in a sustainable manner.
The purpose of this research is to identify the influence of variables such as domestic investment (PMDN) in the tourism sector, the number of tourists, and the number of hotels.
In this study, samples were taken from 10 regencies/cities for 10 years, from 2014 to 2023.
The total sample used was 100 data obtained from the Central Bureau of Statistics (BPS), Satu Indonesia and the NTB Provincial Tourism Office.
Stata 17 is the software used to apply panel data regression analysis to process the data in this study.
The findings of the study show that partially, domestic investment (PMDN) in the tourism sector, the number of tourists, and the number of hotels have a substantial positive effect on economic growth in the tourism sector in West Nusa Tenggara (NTB) Province in 2014-2023.
Keywords: Economic Growth, Tourism Sector, Domestic Investment, Number of Tourists, Number of Hotels.
 .

Related Results

ANALISIS POTENSI EKONOMI PADA SETIAP KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN LOMBOK UTARA
ANALISIS POTENSI EKONOMI PADA SETIAP KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN LOMBOK UTARA
Identifikasi potensi ekonomi pada setiap kecamatan di Kabupaten Lombok Utara sangat penting untuk dapat membuat perencanaan pembangunan yang tepat sehingga pengembangan pembangunan...
ANALISIS POTENSI EKONOMI KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2011-2016
ANALISIS POTENSI EKONOMI KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2011-2016
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa sektor manakah yang menjadi sektor unggulan di KabupatenSumbawa tahun 2011-2016, mengetahui struktur ekonomi (National Share, Proportiona...
INDEKS PEMBANGUNAN/PERTUMBUHAN EKONOMI INKLUSIF DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DI NUSA TENGGARA BARAT
INDEKS PEMBANGUNAN/PERTUMBUHAN EKONOMI INKLUSIF DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DI NUSA TENGGARA BARAT
Penelitian ini bertujuan untuk melihat indeks pembangunan/pertumbuhan ekonomi Inklusif provinsi Nusa Tenggara Barat selama tahun 2013-2020 dikaitkan dengan Indeks Pembangunan Manus...
Pengaruh Pendapatan Sektor Pariwisata Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Majene
Pengaruh Pendapatan Sektor Pariwisata Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Majene
Penelitian ini di lakukan dengan bertujuan: (1). mengetahui pengaruh pendapatan sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Majene. (2). Untuk mengetahui pengaruh j...
KETIMPANGAN SPASIAL DAN SEKTOR UNGGULAN DALAM ARUS EKONOMI DIGITAL DAN EKONOMI HIJAU: STUDI KASUS DELAPAN PROVINSI DI INDONESIA
KETIMPANGAN SPASIAL DAN SEKTOR UNGGULAN DALAM ARUS EKONOMI DIGITAL DAN EKONOMI HIJAU: STUDI KASUS DELAPAN PROVINSI DI INDONESIA
Transformasi digital dan transisi hijau semakin menjadi fokus pembangunan ekonomi nasional tetapi penyebaran manfaatnya belum merata di seluruh wilayah Indonesia. Dengan mempertimb...
ANALISIS PENGARUH ALOKASI BELANJA MODAL DAN INVESTASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
ANALISIS PENGARUH ALOKASI BELANJA MODAL DAN INVESTASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Salah satu tolak ukur dalam menentukan keberhasilan pembangunan ekonomi adalah pertumbuhan ekonomi. Suatu negara dapat dikatakan mengalami pertumbuhan ekonomi apabila terjadi kenai...
Kombinasi QFD Dan Nigel Cross untuk Perancangan Halal Tourism di Danau Toba
Kombinasi QFD Dan Nigel Cross untuk Perancangan Halal Tourism di Danau Toba
Kabupaten Simalungun merupakan salah satu kabupaten terbesar di Sumatera Utara yang memiliki pemasukan daerah berupa sektor pariwisata danau toba. Sebelum pandemi covid19, Kabupate...
Analisis Penentuan Sektor Ekonomi Unggulan Provinsi Sumatera Barat
Analisis Penentuan Sektor Ekonomi Unggulan Provinsi Sumatera Barat
Penelitian ini bertujuan untuk menemukenali sektor ekonomi unggulan Provinsi Sumatera Barat dengan menggunakan kombinasi dan pembobotan dari beberapa alat analisis yaitu Tipologi K...

Back to Top