Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Risk Factors of Chronic Energy Deficiency among Pregnant Women in Minahasa

View through CrossRef
Chronic Energy Deficiency (CED) remains a major public health concern among pregnant women and is associated with adverse maternal and neonatal outcomes. This study aimed to analyze the risk factors for CED and identify the dominant predictors among pregnant women in Minahasa. A cross-sectional analytical design was employed involving 246 pregnant women. Data were collected using structured questionnaires, dietary assessments, and Mid-Upper Arm Circumference (MUAC) measurements. Bivariate analysis was performed using the Chi-square test, and multivariate analysis was conducted using logistic regression. The prevalence of CED was 41.5%. Significant factors associated with CED included maternal age (p=0.012; OR=3.9), parity (p=0.004; OR=4.7), knowledge (p<0.001; OR=14.8), and dietary patterns (p=0.002; OR=2.9). Multivariate analysis revealed that maternal knowledge was the strongest predictor of CED (aOR=15.25; 95% CI: 3.80–61.20), followed by parity, age, and dietary diversity. Education and antenatal care (ANC) visits were not significantly associated with CED prevalence. These findings indicate that knowledge gaps and poor dietary diversity are key determinants of CED. Strengthening culturally sensitive nutrition education within antenatal care services is essential for improving maternal nutrition and supporting stunting reduction strategies. Defisiensi Energi Kronis (CED) tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di kalangan ibu hamil dan dikaitkan dengan hasil kehamilan yang buruk bagi ibu dan bayi baru lahir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko CED dan mengidentifikasi prediktor utama di kalangan ibu hamil di Minahasa. Desain penelitian analitik cross-sectional digunakan dengan melibatkan 246 ibu hamil. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur, penilaian pola makan, dan pengukuran Lingkar Lengan Atas Tengah (MUAC). Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-square, sedangkan analisis multivariat dilakukan menggunakan regresi logistik. Prevalensi CED sebesar 41,5%. Faktor-faktor signifikan yang terkait dengan CED meliputi usia ibu (p=0,012; OR=3,9), paritas (p=0,004; OR=4,7), pengetahuan (p<0,001; OR=14,8), dan pola makan (p=0,002; OR=2,9). Analisis multivariat menunjukkan bahwa pengetahuan ibu merupakan prediktor terkuat CED (aOR=15,25; 95% CI: 3,80–61,20), diikuti oleh paritas, usia, dan keragaman makanan. Pendidikan dan kunjungan perawatan antenatal (ANC) tidak secara signifikan terkait dengan CED. Temuan ini menunjukkan bahwa kesenjangan pengetahuan dan keragaman pola makan yang buruk merupakan faktor penentu utama CED. Memperkuat pendidikan gizi yang sensitif terhadap budaya dalam layanan perawatan antenatal sangat penting untuk meningkatkan gizi ibu dan mendukung strategi pengurangan stunting.
Title: Risk Factors of Chronic Energy Deficiency among Pregnant Women in Minahasa
Description:
Chronic Energy Deficiency (CED) remains a major public health concern among pregnant women and is associated with adverse maternal and neonatal outcomes.
This study aimed to analyze the risk factors for CED and identify the dominant predictors among pregnant women in Minahasa.
A cross-sectional analytical design was employed involving 246 pregnant women.
Data were collected using structured questionnaires, dietary assessments, and Mid-Upper Arm Circumference (MUAC) measurements.
Bivariate analysis was performed using the Chi-square test, and multivariate analysis was conducted using logistic regression.
The prevalence of CED was 41.
5%.
Significant factors associated with CED included maternal age (p=0.
012; OR=3.
9), parity (p=0.
004; OR=4.
7), knowledge (p<0.
001; OR=14.
8), and dietary patterns (p=0.
002; OR=2.
9).
Multivariate analysis revealed that maternal knowledge was the strongest predictor of CED (aOR=15.
25; 95% CI: 3.
80–61.
20), followed by parity, age, and dietary diversity.
Education and antenatal care (ANC) visits were not significantly associated with CED prevalence.
These findings indicate that knowledge gaps and poor dietary diversity are key determinants of CED.
Strengthening culturally sensitive nutrition education within antenatal care services is essential for improving maternal nutrition and supporting stunting reduction strategies.
Defisiensi Energi Kronis (CED) tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di kalangan ibu hamil dan dikaitkan dengan hasil kehamilan yang buruk bagi ibu dan bayi baru lahir.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko CED dan mengidentifikasi prediktor utama di kalangan ibu hamil di Minahasa.
Desain penelitian analitik cross-sectional digunakan dengan melibatkan 246 ibu hamil.
Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur, penilaian pola makan, dan pengukuran Lingkar Lengan Atas Tengah (MUAC).
Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-square, sedangkan analisis multivariat dilakukan menggunakan regresi logistik.
Prevalensi CED sebesar 41,5%.
Faktor-faktor signifikan yang terkait dengan CED meliputi usia ibu (p=0,012; OR=3,9), paritas (p=0,004; OR=4,7), pengetahuan (p<0,001; OR=14,8), dan pola makan (p=0,002; OR=2,9).
Analisis multivariat menunjukkan bahwa pengetahuan ibu merupakan prediktor terkuat CED (aOR=15,25; 95% CI: 3,80–61,20), diikuti oleh paritas, usia, dan keragaman makanan.
Pendidikan dan kunjungan perawatan antenatal (ANC) tidak secara signifikan terkait dengan CED.
Temuan ini menunjukkan bahwa kesenjangan pengetahuan dan keragaman pola makan yang buruk merupakan faktor penentu utama CED.
Memperkuat pendidikan gizi yang sensitif terhadap budaya dalam layanan perawatan antenatal sangat penting untuk meningkatkan gizi ibu dan mendukung strategi pengurangan stunting.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pregnant Prisoners in Shackles
Pregnant Prisoners in Shackles
Photo by niu niu on Unsplash ABSTRACT Shackling prisoners has been implemented as standard procedure when transporting prisoners in labor and during childbirth. This procedure ensu...
Playing Pregnancy: The Ludification and Gamification of Expectant Motherhood in Smartphone Apps
Playing Pregnancy: The Ludification and Gamification of Expectant Motherhood in Smartphone Apps
IntroductionLike other forms of embodiment, pregnancy has increasingly become subject to representation and interpretation via digital technologies. Pregnancy and the unborn entity...
The Women Who Don’t Get Counted
The Women Who Don’t Get Counted
Photo by Hédi Benyounes on Unsplash ABSTRACT The current incarceration facilities for the growing number of women are depriving expecting mothers of adequate care cruci...
Tracing Hematological Shifts in Pregnancy: How Anemia and Thrombocytopenia Evolve Across Trimesters
Tracing Hematological Shifts in Pregnancy: How Anemia and Thrombocytopenia Evolve Across Trimesters
Abstract Introduction Given pregnancy's significant impact on hematological parameters, monitoring these changes across trimesters is crucial. This study aims to evaluate hematolog...
KAJIAN EFEKTIFITAS DAN KONTRIBUSI PAJAK TERHADAP PAD KABUPATEN MINAHASA UTARA
KAJIAN EFEKTIFITAS DAN KONTRIBUSI PAJAK TERHADAP PAD KABUPATEN MINAHASA UTARA
KAJIAN EFEKTIFITAS DAN KONTRIBUSI PAJAK TERHADAP PAD KABUPATEN MINAHASA UTARA Daysi S.M.Engka, Steeva Y.L.Tumangkeng Ekonomi Pembangunan-Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas S...
VITAMIN D INSUFFICIENCY IN FOUR MAJOR HOSPITALS OF PUNJAB
VITAMIN D INSUFFICIENCY IN FOUR MAJOR HOSPITALS OF PUNJAB
Objective: To demonstrate vitamin D deficiency in the general population of Punjab Study Design: Observational, Cross-Sectional Place and Duration: Multicentre study co...
Aplikasi Pemetaan Potensi Desa di Kabupaten Minahasa Selatan
Aplikasi Pemetaan Potensi Desa di Kabupaten Minahasa Selatan
Abstrak-Saat ini perkembangan teknologi yang begitu pesat serta kebutuhan manusia yang meningkat dalam pengolahan data mengharuskan setiap instansi membangun sebuah sistem informas...

Back to Top