Javascript must be enabled to continue!
Manifestasi Okular pada Pasien dengan Lupus Eritematosus Sistemik (SLE)
View through CrossRef
Abstrak
Lupus Eritematosus Sistemik (LES) merupakan penyakit autoimun multisistemik dengan berbagai manifestasi klinis, termasuk keterlibatan organ penglihatan. Manifestasi okular pada LES dapat berupa keterlibatan segmen anterior hingga posterior, serta menunjukkan korelasi yang signifikan dengan aktivitas sistemik penyakit. Kajian ini bertujuan untuk meninjau secara komprehensif literatur ilmiah terkait manifestasi okular pada pasien LES, mencakup spektrum klinis, teknik diagnostik, hubungan dengan aktivitas penyakit, dan dampak toksisitas terapi, khususnya hidroksiklorokuin. Kajian literatur ini dilakukan secara sistematis terhadap 30 artikel ilmiah yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir dan relevan dengan topik keterlibatan mata pada LES. Seleksi dilakukan berdasarkan kriteria inklusi berupa publikasi peer-reviewed dalam Bahasa Inggris, dengan subjek pasien yang telah terdiagnosis LES. Artikel ditelaah berdasarkan jenis manifestasi okular, metode diagnosis, hubungan dengan parameter sistemik, serta teknologi imaging yang digunakan. Manifestasi yang paling sering ditemukan meliputi retinopati lupus, vaskulitis retina, keratokonjungtivitis sicca, dan makulopati toksik akibat hidroksiklorokuin. Teknologi pencitraan modern seperti Optical Coherence Tomography (OCT) dan Optical Coherence Tomography Angiography (OCTA) memainkan peran penting dalam mendeteksi keterlibatan retina, bahkan dalam kondisi subklinis. Toksisitas hidroksiklorokuin tetap menjadi perhatian utama, terutama pada pasien dengan faktor risiko sistemik dan pemantauan retina yang tidak memadai. Keterlibatan mata pada LES memiliki nilai diagnostik dan prognostik penting. Deteksi dini dan pemantauan berkala dengan teknologi imaging mutakhir merupakan strategi utama dalam mencegah kehilangan penglihatan serta mengidentifikasi aktivitas sistemik lupus. Integrasi antara bidang reumatologi dan oftalmologi mutlak diperlukan dalam penatalaksanaan pasien LES secara komprehensif.
Universitas Kristen Krida Wacana
Title: Manifestasi Okular pada Pasien dengan Lupus Eritematosus Sistemik (SLE)
Description:
Abstrak
Lupus Eritematosus Sistemik (LES) merupakan penyakit autoimun multisistemik dengan berbagai manifestasi klinis, termasuk keterlibatan organ penglihatan.
Manifestasi okular pada LES dapat berupa keterlibatan segmen anterior hingga posterior, serta menunjukkan korelasi yang signifikan dengan aktivitas sistemik penyakit.
Kajian ini bertujuan untuk meninjau secara komprehensif literatur ilmiah terkait manifestasi okular pada pasien LES, mencakup spektrum klinis, teknik diagnostik, hubungan dengan aktivitas penyakit, dan dampak toksisitas terapi, khususnya hidroksiklorokuin.
Kajian literatur ini dilakukan secara sistematis terhadap 30 artikel ilmiah yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir dan relevan dengan topik keterlibatan mata pada LES.
Seleksi dilakukan berdasarkan kriteria inklusi berupa publikasi peer-reviewed dalam Bahasa Inggris, dengan subjek pasien yang telah terdiagnosis LES.
Artikel ditelaah berdasarkan jenis manifestasi okular, metode diagnosis, hubungan dengan parameter sistemik, serta teknologi imaging yang digunakan.
Manifestasi yang paling sering ditemukan meliputi retinopati lupus, vaskulitis retina, keratokonjungtivitis sicca, dan makulopati toksik akibat hidroksiklorokuin.
Teknologi pencitraan modern seperti Optical Coherence Tomography (OCT) dan Optical Coherence Tomography Angiography (OCTA) memainkan peran penting dalam mendeteksi keterlibatan retina, bahkan dalam kondisi subklinis.
Toksisitas hidroksiklorokuin tetap menjadi perhatian utama, terutama pada pasien dengan faktor risiko sistemik dan pemantauan retina yang tidak memadai.
Keterlibatan mata pada LES memiliki nilai diagnostik dan prognostik penting.
Deteksi dini dan pemantauan berkala dengan teknologi imaging mutakhir merupakan strategi utama dalam mencegah kehilangan penglihatan serta mengidentifikasi aktivitas sistemik lupus.
Integrasi antara bidang reumatologi dan oftalmologi mutlak diperlukan dalam penatalaksanaan pasien LES secara komprehensif.
.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Three in One: Systemic Lupus Erythematosus, HELLP Syndrome, and Antiphospholipid Syndrome: A Case Report and Literature Review
Three in One: Systemic Lupus Erythematosus, HELLP Syndrome, and Antiphospholipid Syndrome: A Case Report and Literature Review
Abstract
Introduction
Systemic lupus erythematosus (SLE) is a multisystem autoimmune disease commonly affecting women of reproductive age. Its overlap with HELLP syndrome (Hemolysi...
FREKUENSI PROTEINURIA PADA PENDERITA LUPUS ERITEMATOSUS SISTEMIK (LES)
FREKUENSI PROTEINURIA PADA PENDERITA LUPUS ERITEMATOSUS SISTEMIK (LES)
ABSTRAK
Latar Belakang Lupus Eritematosus Sistemik (LES) merupakan penyakit autoimun multisistem yang mengakibatkan kerusakan organ,jaringan dan sel mediasi karena ko...
Precision medicine and patient perspectives in systemic lupus erythematosus
Precision medicine and patient perspectives in systemic lupus erythematosus
<p dir="ltr">Systemic lupus erythematosus (SLE) is an autoimmune disease (AID) with diverse clinical presentations and complex immunopathogenesis. Its chronic and variable co...
Precision medicine and patient perspectives in systemic lupus erythematosus
Precision medicine and patient perspectives in systemic lupus erythematosus
<p dir="ltr">Systemic lupus erythematosus (SLE) is an autoimmune disease (AID) with diverse clinical presentations and complex immunopathogenesis. Its chronic and variable co...
Pathogenesis of Autoimmunity/Systemic Lupus Erythematosus (SLE)
Pathogenesis of Autoimmunity/Systemic Lupus Erythematosus (SLE)
SLE is characterized by the generation of a variety of autoantibodies including anti-dsDNA autoantibodies, causing damage in various organs. If autoimmunity is defined by the gener...
PENGALAMAN PENGASUHAN SINGLE MOTHER YANG MEMILIKI ANAK PENYANDANG LUPUS ERITEMATOSUS SISTEMIK: INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS
PENGALAMAN PENGASUHAN SINGLE MOTHER YANG MEMILIKI ANAK PENYANDANG LUPUS ERITEMATOSUS SISTEMIK: INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS
Ketidakhadiran suami membuat single mother berjuang sendiri untuk mengasuh anak. Kondisi tersebut semakin berat setelah anak didiagnosis mengidap penyakit kronis yaitu lupus. Penya...
Could rituximab be a silver lining in refractory bone marrow fibrosis caused by lupus?
Could rituximab be a silver lining in refractory bone marrow fibrosis caused by lupus?
Systemic lupus erythematosus (SLE) is a systemic autoimmune disease that can present with a variety of clinical manifestations, ranging from mild skin involvement to multisystemic ...

