Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENERAPAN FULL PLATE ARMOR SEBAGAI TEKNOLOGI PANEN SALAK RAMAH LINGKUNGAN DI DESA SUKODONO, DAMPIT, MALANG

View through CrossRef
Abstrak: Proses pemanenan buah salak harus dikerjakan secara teliti untuk memilih buah mana yang layak panen. Untuk buah salak yang telah matang, biasanya dapat dipetik hanya menggunakan tangan. Namun, jika buah salak yang hendak dipanen berada di tengah-tengah pohonnya dan tertutup oleh duri-duri, maka proses panen salak menjadi sulit. Tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat dari Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Malang (UM) menjawab kebutuhan mitra, dengan memberikan solusi Inovasi TTG Full Plate Armor. Untuk mencapai tujuan pengabdian, prosedur yang ditempuh meliputi 1) survey lokasi, 2) pendekatan sosial, 3) pengembangan produk, 4) penyusunan panduan, 5) penerapan ipteks/TTG melalui kegiatan sosialisasi, introduksi alat/TTG dan pelatihan; 6) tindak lanjut melalui percontohan dan pendampingan; 7) monev: presentasi kemajuan dan laporan akhir, dan 8) memenuhi kewajiban luaran. Hasil PKM: 1) produk berfungsi dengan baik serta bermanfaat bagi pemakainya: a) melindungi tubuh dari duri pohon salak, b) memotong buah salak yang terjepit dengan mudah, c) dapat memangkas bagian pohon salak yang sudah tidak ada gunanya; dan 2) meningkatkan efisiensi proses panen salak dari 15 pohon menjadi 20, 23, 25 pohon dalam sehari. Abstract: The process of harvesting salak fruit must be done carefully to choose which fruit is suitable for harvesting. For ripe salak fruit, it can usually be picked only by hand. However, if the salak fruit to be harvested is in the middle of the tree and covered with thorns, then the salak harvesting process becomes difficult. The community service implementation team from the Department of Mechanical Engineering, State University of Malang (UM) answered the needs of partners, by providing TTG Full Plate Armor Innovation solutions. To achieve the goal of service, the procedures taken include 1) site survey, 2) social approach, 3) product development, 4) preparation of guidelines, 5) application of science and technology/TTG through socialization activities, introduction of tools/TTG and training; 6) follow-up through pilots and mentoring; 7) monev: presentation of progress and final reports, and 8) fulfill external obligations. The results of PKM: 1) the product functions properly and is beneficial for the wearer: a) protects the body from the thorns of the salak tree, b) cuts the pinched salak fruit easily, c) can trim the part of the salak tree that is no longer useful; and 2) increasing the efficiency of the salak harvesting process from 15 trees to 20, 23, 25 trees in a day. 
Title: PENERAPAN FULL PLATE ARMOR SEBAGAI TEKNOLOGI PANEN SALAK RAMAH LINGKUNGAN DI DESA SUKODONO, DAMPIT, MALANG
Description:
Abstrak: Proses pemanenan buah salak harus dikerjakan secara teliti untuk memilih buah mana yang layak panen.
Untuk buah salak yang telah matang, biasanya dapat dipetik hanya menggunakan tangan.
Namun, jika buah salak yang hendak dipanen berada di tengah-tengah pohonnya dan tertutup oleh duri-duri, maka proses panen salak menjadi sulit.
Tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat dari Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Malang (UM) menjawab kebutuhan mitra, dengan memberikan solusi Inovasi TTG Full Plate Armor.
Untuk mencapai tujuan pengabdian, prosedur yang ditempuh meliputi 1) survey lokasi, 2) pendekatan sosial, 3) pengembangan produk, 4) penyusunan panduan, 5) penerapan ipteks/TTG melalui kegiatan sosialisasi, introduksi alat/TTG dan pelatihan; 6) tindak lanjut melalui percontohan dan pendampingan; 7) monev: presentasi kemajuan dan laporan akhir, dan 8) memenuhi kewajiban luaran.
Hasil PKM: 1) produk berfungsi dengan baik serta bermanfaat bagi pemakainya: a) melindungi tubuh dari duri pohon salak, b) memotong buah salak yang terjepit dengan mudah, c) dapat memangkas bagian pohon salak yang sudah tidak ada gunanya; dan 2) meningkatkan efisiensi proses panen salak dari 15 pohon menjadi 20, 23, 25 pohon dalam sehari.
 Abstract: The process of harvesting salak fruit must be done carefully to choose which fruit is suitable for harvesting.
For ripe salak fruit, it can usually be picked only by hand.
However, if the salak fruit to be harvested is in the middle of the tree and covered with thorns, then the salak harvesting process becomes difficult.
The community service implementation team from the Department of Mechanical Engineering, State University of Malang (UM) answered the needs of partners, by providing TTG Full Plate Armor Innovation solutions.
To achieve the goal of service, the procedures taken include 1) site survey, 2) social approach, 3) product development, 4) preparation of guidelines, 5) application of science and technology/TTG through socialization activities, introduction of tools/TTG and training; 6) follow-up through pilots and mentoring; 7) monev: presentation of progress and final reports, and 8) fulfill external obligations.
The results of PKM: 1) the product functions properly and is beneficial for the wearer: a) protects the body from the thorns of the salak tree, b) cuts the pinched salak fruit easily, c) can trim the part of the salak tree that is no longer useful; and 2) increasing the efficiency of the salak harvesting process from 15 trees to 20, 23, 25 trees in a day.
 .

Related Results

Preferensi dan Kesediaan Konsumen Membayar Salak Pondoh Organik
Preferensi dan Kesediaan Konsumen Membayar Salak Pondoh Organik
Abstract – Salak Pondoh Sleman has received Geographical Indication protection. Geographical Indication is part of Intellectual Property Rights (IPR) which is a universal concept s...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PRODUK KERIPIK SALAK UMKM SALAK CRISTAL DI KECAMATAN TURI KABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTA
ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PRODUK KERIPIK SALAK UMKM SALAK CRISTAL DI KECAMATAN TURI KABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTA
UMKM Salak Cristal is an agro-industry that is engaged in processing salak into various processed salak products. UMKM Salak Cristal has offline and online sales, but less consumer...
EFEKTIVITAS KULIT SALAK DAN BIJI SALAK (Salacca zalacca) SEBAGAI BIOADSORBEN LOGAM Pb DARI LIMBAH CAIR LABORATORIUM FARMASI
EFEKTIVITAS KULIT SALAK DAN BIJI SALAK (Salacca zalacca) SEBAGAI BIOADSORBEN LOGAM Pb DARI LIMBAH CAIR LABORATORIUM FARMASI
Salak (Salacca zalacca) merupakan salah satu komoditi tanaman buah – buahan yang dibudidayakan. Buah salak mengandung banyak karbohidrat dan memiliki antioksidan yang tinggi. Kulit...
Pengolahan Salak Menjadi Dodol Salak Dan Nilai Tambah Untuk Kesejateraan Masyarakat
Pengolahan Salak Menjadi Dodol Salak Dan Nilai Tambah Untuk Kesejateraan Masyarakat
Salak farmers in South Tapanuli Regency, North Sumatra, face the challenge of low prices during harvest season. To overcome this, they developed salak fruit processing into salak d...
Pelatihan Perumpukan Limbah Pelepah dan Penjarangan Buah Salak Pada Petani di Marancar
Pelatihan Perumpukan Limbah Pelepah dan Penjarangan Buah Salak Pada Petani di Marancar
Tanaman Salak merupakan komoditi lokal dan tanaman unggulan kota Padangsidimpuan. Salak Sidimpuan (Salacca sumatrana Becc.) merupakan salah satu jenis buah yang sangat digemari kar...
PKM Petani Tanaman Salak Dalam Upaya Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Masyarakat di Desa Muara Danau Kabupaten Kampar
PKM Petani Tanaman Salak Dalam Upaya Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Masyarakat di Desa Muara Danau Kabupaten Kampar
Salak (Salacca zalacca) merupakan salah satu komoditi tanaman buah-buahan yang dibudidayakan. Buah salak mengandung banyak karbohidrat dan memiliki antidioksidan yang tinggi. Indon...

Back to Top