Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

AKSELERASI PENTAHELIX PENGEMBANGAN DESA WISATA “PANDANSILI” BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT

View through CrossRef
Pengabdian kepada masyarakat dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Sipil yang bekerja sama dengan BAPPEDA Kabupaten Jombang dalam program PPMBK (Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Berbasis Kinerja) Tahun 2022, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam pembuatan paving ramah lingkungan di Desa Ngampungan khususnya dalam pengembangan desa wisata pandansili bermitra dengan POKDARWIS (Kelompok Sadar Wisata), dengan pemanfaatan limbah ampas tebu yang dijadikan sebagai bahan campuran pada produk paving ramah lingkungan sehingga memiliki tingkat porositas tinggi. Pelatihan dan sosialisasi pemanfaatan limbah sebagai bahan paving juga menambah pengetahuan tentang konservasi lingkungan. Metode Mix Design yang digunakan dalam proses percampuran bahan penyusun beton untuk menghasilkan takaran bahan yang sesuai serta dapat menghasilkan kualitas paving yang sesuai dengan (SNI 03-0691-1996) paving block. Selanjutnya dilakukan pengujian paving yaitu uji kuat tekan dan kuat aus, sehingga menghasilkan paving dengan mutu 10.216 MPa (K-123). Hasil tersebut membuktikan bahwa mutu paving meningkat sebesar 0.216 MPa (K-3). Penerapan pada proses produksi menggunakan metode Taguchi dengan komposisi bahan 3.916 (Kg) semen, 9.033(Kg) pasir, 0.120 (Kg) ampas tebu. Kegiatan ini juga menghibahkan alat cetak paving yang telah di desain sedemikian rupa untuk memudahkan produksi paving agar produk tersebut dapat di implementasikan menjadi fasilitas umum yang lain.
Title: AKSELERASI PENTAHELIX PENGEMBANGAN DESA WISATA “PANDANSILI” BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT
Description:
Pengabdian kepada masyarakat dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Sipil yang bekerja sama dengan BAPPEDA Kabupaten Jombang dalam program PPMBK (Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Berbasis Kinerja) Tahun 2022, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam pembuatan paving ramah lingkungan di Desa Ngampungan khususnya dalam pengembangan desa wisata pandansili bermitra dengan POKDARWIS (Kelompok Sadar Wisata), dengan pemanfaatan limbah ampas tebu yang dijadikan sebagai bahan campuran pada produk paving ramah lingkungan sehingga memiliki tingkat porositas tinggi.
Pelatihan dan sosialisasi pemanfaatan limbah sebagai bahan paving juga menambah pengetahuan tentang konservasi lingkungan.
Metode Mix Design yang digunakan dalam proses percampuran bahan penyusun beton untuk menghasilkan takaran bahan yang sesuai serta dapat menghasilkan kualitas paving yang sesuai dengan (SNI 03-0691-1996) paving block.
Selanjutnya dilakukan pengujian paving yaitu uji kuat tekan dan kuat aus, sehingga menghasilkan paving dengan mutu 10.
216 MPa (K-123).
Hasil tersebut membuktikan bahwa mutu paving meningkat sebesar 0.
216 MPa (K-3).
Penerapan pada proses produksi menggunakan metode Taguchi dengan komposisi bahan 3.
916 (Kg) semen, 9.
033(Kg) pasir, 0.
120 (Kg) ampas tebu.
Kegiatan ini juga menghibahkan alat cetak paving yang telah di desain sedemikian rupa untuk memudahkan produksi paving agar produk tersebut dapat di implementasikan menjadi fasilitas umum yang lain.

Related Results

Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Kapasitas pelaku desa wisata di Indonesia umumnya masih rendah terutama para pelaku wisata di desa wisata. Rendahnya kapasitas tersebut dapat dilihat dari pelaku desa wisata yang b...
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
Wisata Bongan saat ini tengah dikembangkan untuk menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Desa wisata ini memiliki beragam potensi wisata, baik itu ...
Upaya Peningkatan Fasilitas Wisata di Desa Wisata Dayeuhkolot, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang
Upaya Peningkatan Fasilitas Wisata di Desa Wisata Dayeuhkolot, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang
Modern lifestyle trends have significantly increased public interest in travel, driving a rise in tourist visits to both regional and international destinations. This growing deman...
STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA MEJONO KABUPATEN KEDIRI BERBASIS EKONOMI KREATIF
STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA MEJONO KABUPATEN KEDIRI BERBASIS EKONOMI KREATIF
Kabupaten Kediri memiliki potensi wisata salah satunya berlokasi di Desa Wisata Mejono. Desa Wisata Mejono memiliki karakteristik khusus sebagai desa wisata meliputi beberapa desti...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...

Back to Top