Javascript must be enabled to continue!
Implikasi Pendidikan dari Al-Qur’an Surat Ar-Rahman Ayat 1-4 tentang Proses Pengajaran Al-Qur’an terhadap Upaya Menanamkan Karakter Kasih Sayang dan Komunikasi Pembelajaran
View through CrossRef
Abstract. In the world of education, the growth of affection greatly affects the learning outcomes created. Thus, effective learning cannot be created without the love of a teacher to students. This is because love is the essence of teacher-student communication. This verse explains about Allah swt mentioning the most blessings to all mankind. So the first thing that Allah mentions is the blessing of compassion he teaches the Qur'an to His servants. Then the second favor, Allah strengthens with the creation of man. After that, al-bayan's third blessing was Allah teaching him the ability to speak and understand. The formulation of the problem arises: (1) How is the content of Q.S. Ar-Rahman verses 1-4 according to the commentators? (2) How is the essence of Q.S. Ar-Rahman verses 1-4 ? (3) What is the character of love and learning communication according to the experts? (4) What are the educational implications of the Al-Qur'an letter Ar-Rahman verses 1-4 regarding the process of teaching the Qur'an on efforts to instill the character of love and learning communication? The results of this study reveal in Qs Ar-Rahman verses 1-4 that Allah mentions the Qur'an as the most important after that al-insan (humans). Humans are given the potential of al-bayan to be taught in the form of speaking, speaking and expressing thoughts. With this potential, humans can develop and progress rapidly, especially in educational institutions. The implications contained in the Al-Qur'an letter Ar-Rahman verses 1-4 are that love in education is a very urgent matter and the most effective method in education is the affectionate approach. Parents and teachers should ideally be able to work together in building good communication towards the teaching of students.
Abstrak. Dalam dunia pendidikan penumbuhan kasih sayang sangat berdampak terhadap hasil pembelajaran yang diciptakan. Sehingga, pembelajaran efektif tidak mampu diciptakan tanpa adanya kasih sayang dari seorang guru kepada peserta didik. Hal ini disebabkan kasih sayang merupakan inti dari komunikasi guru dan peserta didik. Ayat ini menerangkan tentang Allah swt menyebutkan nikmat – nikmat yang paling banyak kepada seluruh umat manusia. Maka yang lebih dahulu Allah sebutkan yaitu nikmat kasih sayang diajarkannya Al-Qur’an kepada para hamba-Nya. Kemudian nikmat kedua, Allah perkuat dengan penciptaan manusia. Setelah itu, nikmat yang ketiga al-bayan yaitu Allah mengajarinya kemampuan berbicara dan memahami. Munculah rumusan masalah : (1) Bagaimana isi kandungan Q.S. Ar – Rahman ayat 1-4 menurut para mufassir ? (2) Bagaimana esensi Q.S. Ar – Rahman ayat 1-4 ? (3) Bagaimana karakter kasih sayang dan komunikasi pembelajaran menurut para ahli ? (4) Apa implikasi pendidikan dari Al – Qur’an surat Ar-Rahman ayat 1-4 tentang proses pengajaran Al-Qur’an terhadap upaya menanamkan karakter kasih sayang dan komunikasi pembelajaran? Hasil dari penelitian ini mengungkapkan di dalam Qs Ar-Rahman ayat 1-4 bahwa Allah menyebutkan Al-Qur’an paling utama setelah itu al-insan (manusia). Manusia diberi potensi al-bayan untuk diajarinya berupa berbicara, berbahasa serta mengungkapkan pikiran. Dengan potensi ini manusia dapat berkembang dan mengalami kemajuan pesat terkhusus pada lembaga pendidikan. Implikasi yang terdapat dalam Al-Qur’an surat Ar-Rahman ayat 1-4 adalah Kasih sayang dalam pendidikan menjadi suatu hal yang sangat urgent dan metode yang paling efektif dalam pendidikan adalah pendekatan kasih sayang. Orang tua dan guru idealnya dapat bekerjasama dalam membangun komunikasi yang baik terhadap pengajaran peserta didik.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Implikasi Pendidikan dari Al-Qur’an Surat Ar-Rahman Ayat 1-4 tentang Proses Pengajaran Al-Qur’an terhadap Upaya Menanamkan Karakter Kasih Sayang dan Komunikasi Pembelajaran
Description:
Abstract.
In the world of education, the growth of affection greatly affects the learning outcomes created.
Thus, effective learning cannot be created without the love of a teacher to students.
This is because love is the essence of teacher-student communication.
This verse explains about Allah swt mentioning the most blessings to all mankind.
So the first thing that Allah mentions is the blessing of compassion he teaches the Qur'an to His servants.
Then the second favor, Allah strengthens with the creation of man.
After that, al-bayan's third blessing was Allah teaching him the ability to speak and understand.
The formulation of the problem arises: (1) How is the content of Q.
S.
Ar-Rahman verses 1-4 according to the commentators? (2) How is the essence of Q.
S.
Ar-Rahman verses 1-4 ? (3) What is the character of love and learning communication according to the experts? (4) What are the educational implications of the Al-Qur'an letter Ar-Rahman verses 1-4 regarding the process of teaching the Qur'an on efforts to instill the character of love and learning communication? The results of this study reveal in Qs Ar-Rahman verses 1-4 that Allah mentions the Qur'an as the most important after that al-insan (humans).
Humans are given the potential of al-bayan to be taught in the form of speaking, speaking and expressing thoughts.
With this potential, humans can develop and progress rapidly, especially in educational institutions.
The implications contained in the Al-Qur'an letter Ar-Rahman verses 1-4 are that love in education is a very urgent matter and the most effective method in education is the affectionate approach.
Parents and teachers should ideally be able to work together in building good communication towards the teaching of students.
Abstrak.
Dalam dunia pendidikan penumbuhan kasih sayang sangat berdampak terhadap hasil pembelajaran yang diciptakan.
Sehingga, pembelajaran efektif tidak mampu diciptakan tanpa adanya kasih sayang dari seorang guru kepada peserta didik.
Hal ini disebabkan kasih sayang merupakan inti dari komunikasi guru dan peserta didik.
Ayat ini menerangkan tentang Allah swt menyebutkan nikmat – nikmat yang paling banyak kepada seluruh umat manusia.
Maka yang lebih dahulu Allah sebutkan yaitu nikmat kasih sayang diajarkannya Al-Qur’an kepada para hamba-Nya.
Kemudian nikmat kedua, Allah perkuat dengan penciptaan manusia.
Setelah itu, nikmat yang ketiga al-bayan yaitu Allah mengajarinya kemampuan berbicara dan memahami.
Munculah rumusan masalah : (1) Bagaimana isi kandungan Q.
S.
Ar – Rahman ayat 1-4 menurut para mufassir ? (2) Bagaimana esensi Q.
S.
Ar – Rahman ayat 1-4 ? (3) Bagaimana karakter kasih sayang dan komunikasi pembelajaran menurut para ahli ? (4) Apa implikasi pendidikan dari Al – Qur’an surat Ar-Rahman ayat 1-4 tentang proses pengajaran Al-Qur’an terhadap upaya menanamkan karakter kasih sayang dan komunikasi pembelajaran? Hasil dari penelitian ini mengungkapkan di dalam Qs Ar-Rahman ayat 1-4 bahwa Allah menyebutkan Al-Qur’an paling utama setelah itu al-insan (manusia).
Manusia diberi potensi al-bayan untuk diajarinya berupa berbicara, berbahasa serta mengungkapkan pikiran.
Dengan potensi ini manusia dapat berkembang dan mengalami kemajuan pesat terkhusus pada lembaga pendidikan.
Implikasi yang terdapat dalam Al-Qur’an surat Ar-Rahman ayat 1-4 adalah Kasih sayang dalam pendidikan menjadi suatu hal yang sangat urgent dan metode yang paling efektif dalam pendidikan adalah pendekatan kasih sayang.
Orang tua dan guru idealnya dapat bekerjasama dalam membangun komunikasi yang baik terhadap pengajaran peserta didik.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Coping Stress Dalam Perspektif Al Qur’an
Coping Stress Dalam Perspektif Al Qur’an
Dalam kehidupan sehari-hari tentu kita pernah mengalami stres, yang mendorong kita untuk melakukan coping stres supaya kita tidak terjebak dan terpuruk karenanya. Kajian coping str...
ANALISA ASPEK MUNĀSABAH DALAM AL-QUR’AN: STUDI TERHADAP KITAB ȘAFWAH TAFĀSĪR KARYA MUḤAMMAD ‘ĀLĪ AL-ȘĀBŪNĪ (1930-2021 M)
ANALISA ASPEK MUNĀSABAH DALAM AL-QUR’AN: STUDI TERHADAP KITAB ȘAFWAH TAFĀSĪR KARYA MUḤAMMAD ‘ĀLĪ AL-ȘĀBŪNĪ (1930-2021 M)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam dan komperhensif konsep munāsabahterkait dengan pola dan pendekatan munāsabah antar ayat dalam satu surat yang digunakanMu...
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
Abstract: Munāsabah al-Qur’ān is a part of ‘Ulūm al-Qur’ān which presents pros and contrast. The pros ulama makes munāsabah as a method to reveal enigma system of Quran verses and ...
Hak dan Kewajiban Istri dalam Rumah Tangga Menurut Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Qurthubi
Hak dan Kewajiban Istri dalam Rumah Tangga Menurut Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Qurthubi
Menurut Al-Qur`an pernikahan bertujuan untuk membentuk rumah tangga yang harmonis (sakinah) yang dilandasi oleh rasa kasih sayang (mawaddah wa rahmah). Di sisi lain, Al-Qur`an juga...
THE CHARACTER EDUCATION VALUES IN QUR’ANIC VERSES
THE CHARACTER EDUCATION VALUES IN QUR’ANIC VERSES
Character education is one of the main goals of education. Character education is important due to the common believe that there is the degeneration of ethic and moral of the learn...
SISTEM INFORMASI PENDATAAN SURAT PADA INSTANSI PEMERINTAHAN
SISTEM INFORMASI PENDATAAN SURAT PADA INSTANSI PEMERINTAHAN
Sebuah instansi membutuhkan sistem informasi yang dapat membantu dalam pengelolaan surat. Pengelolaan surat di instansi yang menggunakan manual sering terjadi kesalahan dalam penyi...

