Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Relativisme Budaya Dalam Penerapan HAM di Iran Analisis Kewajiban Berhijab

View through CrossRef
HAM merupakan hak kodrati yang diberikan Tuhan bagi tiap manusia. Namun perbedaan pandangan antara Islam dan Barat menjadikan negara-negara di dunia memiliki standar tersendiri terkait HAM. Jika HAM Barat menjadikan manusia sebagai pusat dari HAM, berbeda dengan negara-negara Islam. Mereka memusatkan HAM pada Tuhan, di mana Tuhan memiliki otoritas mutlak atas manusia. Prinsip yang dipegang negara-negara Islam ini didukung pendapat yang menyatakan bahwa HAM sifatnya fleksibel bergantung pada budaya, agama, maupun tradisi negara-negara tersebut. Sebagai tandingan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, negara-negara Islam membentuk koalisi untuk menyusun deklarasi HAM versi Islam. Dan salah satu negara yang ikut berkontribusi dalam penyusunan deklarasi tersebut adalah Iran. Iran pasca revolusi yang dipimpin Ayatullah Khomeini tahun 1979, berubah menjadi negara Republik Islam. Mereka menjadikan Wilayatul Fakih sebagai sistem pemerintah. Konstitusi dan hukum Iran diadopsi dari prinsip dan hukum-hukum Islam, termasuk nilai-nilai HAM yang mereka pegang. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya nilai-nilai HAM seperti hak kodrati, kebebasan individu senantiasa berpolemik jika dihadapakan pada nilai-nilai agama terutama Islam. Karena nilai-nilai HAM secara tidak langsung diambil dari nilai-nilai barat yang bercorak kristiani. Adapun bagi negara-negara Islam, yang menjadikan dasar-dasar keagamaan sebagai konstitusi maka nilai-nilai HAM selalunya dipangaruhi oleh kebudayaan setempat. Penelitian ini menggnunakan penelitian kualitatif, dimana  syarat deskripsi, yang hasil penelitiannya berisi sintesis dan kesimpulan-kesimpulan abstraksi.
Title: Relativisme Budaya Dalam Penerapan HAM di Iran Analisis Kewajiban Berhijab
Description:
HAM merupakan hak kodrati yang diberikan Tuhan bagi tiap manusia.
Namun perbedaan pandangan antara Islam dan Barat menjadikan negara-negara di dunia memiliki standar tersendiri terkait HAM.
Jika HAM Barat menjadikan manusia sebagai pusat dari HAM, berbeda dengan negara-negara Islam.
Mereka memusatkan HAM pada Tuhan, di mana Tuhan memiliki otoritas mutlak atas manusia.
Prinsip yang dipegang negara-negara Islam ini didukung pendapat yang menyatakan bahwa HAM sifatnya fleksibel bergantung pada budaya, agama, maupun tradisi negara-negara tersebut.
Sebagai tandingan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, negara-negara Islam membentuk koalisi untuk menyusun deklarasi HAM versi Islam.
Dan salah satu negara yang ikut berkontribusi dalam penyusunan deklarasi tersebut adalah Iran.
Iran pasca revolusi yang dipimpin Ayatullah Khomeini tahun 1979, berubah menjadi negara Republik Islam.
Mereka menjadikan Wilayatul Fakih sebagai sistem pemerintah.
Konstitusi dan hukum Iran diadopsi dari prinsip dan hukum-hukum Islam, termasuk nilai-nilai HAM yang mereka pegang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya nilai-nilai HAM seperti hak kodrati, kebebasan individu senantiasa berpolemik jika dihadapakan pada nilai-nilai agama terutama Islam.
Karena nilai-nilai HAM secara tidak langsung diambil dari nilai-nilai barat yang bercorak kristiani.
Adapun bagi negara-negara Islam, yang menjadikan dasar-dasar keagamaan sebagai konstitusi maka nilai-nilai HAM selalunya dipangaruhi oleh kebudayaan setempat.
Penelitian ini menggnunakan penelitian kualitatif, dimana  syarat deskripsi, yang hasil penelitiannya berisi sintesis dan kesimpulan-kesimpulan abstraksi.

Related Results

PENDIDIKAN HAK ASASI MANUSIA (HAM)
PENDIDIKAN HAK ASASI MANUSIA (HAM)
HAM adalah hak-hak dasar yang dimiliki oleh manusia sesuai dengan kiprahnya. Setiap individu mempunyai keinginan agar HAM-nya terpenuhi, tapi satu hal yang perlu kita ingat bahwa J...
Pengalaman Komunikasi dan Konsep Diri Perempuan Berhijab Pengguna Vaporizer Di Kota Pekanbaru
Pengalaman Komunikasi dan Konsep Diri Perempuan Berhijab Pengguna Vaporizer Di Kota Pekanbaru
Tulisan ini bertujuan mengkaji fenomena penggunaan vaporizer di kalangan perempuan berhijab di Kota Pekanbaru. Secara normatif, perempuan berhijab dianggap merepresentasikan wanita...
Gambaran Kejadian Dandruff pada Wanita Berhijab di Desa Maen Kecamatan Likupang Timur
Gambaran Kejadian Dandruff pada Wanita Berhijab di Desa Maen Kecamatan Likupang Timur
Scalp health problems such as dandruff are a common complaint, especially among women who wear the hijab. Prolonged hijab use can increase humidity and temperature in the scalp are...
ANALISIS NILAI BUDAYA DALAM HIKAYAT BANTA AMAT JILID I DAN II KARYA T. A. SAKTI
ANALISIS NILAI BUDAYA DALAM HIKAYAT BANTA AMAT JILID I DAN II KARYA T. A. SAKTI
This study aims to describe the cultural values ​​contained in the Hikayat Banta Amat Volume I and II by T. A. Sakti. Cultural value is very important to be studied in order to pre...
Problematika Proses Peradilan Perkara Pelanggaran Ham Di Indonesia
Problematika Proses Peradilan Perkara Pelanggaran Ham Di Indonesia
Abstract: The settlement of human rights violations in Indonesia is based on the Law on the Human Rights Court, that any person and/or group who has a strong reason that their huma...
Perkawinan Beda Agama Perspektif HAM Barat dan HAM Islam
Perkawinan Beda Agama Perspektif HAM Barat dan HAM Islam
Pernikahan merupakan suatu janji perikatan yang sakral yang dilakukan oleh seorang laki-laki dengan pasangan menjadi sepasang suami-isteri. Pada dasarnya setiap agama memiliki kete...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Inversi Moral dan Relativisme Etika Sosial di Era Pos Modern
Inversi Moral dan Relativisme Etika Sosial di Era Pos Modern
Fenomena pembalikan moral dan relativisme berkembang pesat dan menciptakan ambiguitas, di mana batas-batas antara benar dan salah menjadi kabur. Beberapa penelitian telah berfokus ...

Back to Top