Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Strategi pengembangan BUMDes di Kecamatan Pangkalan Lesung Kabupaten Pelalawan, Riau

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan BUMDes di Kecamatan Pangkalan Lesung. Hasil penelitian diketahui bahwa kekuatan pengelolaan BUMDes di Kecamatan Pangkalan Lesung sudah baik, motivasi yang tinggi oleh anggota untuk berbisnis, SDM cukup banyak karena di pedesaan, sarana dan prasarana gratis yang digunakan BUMDes, lokasi strategis di tengah masyarakat. Sisi negatifnya adalah kurangnya tenaga ahli tentang BUMDes, kualitas sumber daya manusia yang kurang, sarana dan prasarana yang masih kurang memadai, serta keterbatasan infrastruktur. Peluangnya adalah perkembangan teknologi yang semakin maju, dukungan dari pemerintah daerah, memiliki potensi desa yang sangat bagus untuk dikembangkan, pasokan barang semakin lengkap dan persepsi BUMDes di Kecamatan Pangkalan Lesung cukup baik. Hasil analisis matriks SWOT diperoleh rumusan strategi pengembangan BUMDes di Kecamatan Pangkalan Lesung yaitu: (1) Meningkatkan penjualan dengan cara meningkatkan pasokan barang yang lebih lengkap; (2) Menjalin kerjasama dengan mitra bisnis: dan (3) Meningkatkan pelayanan kepada anggota sesuai kebutuhannya.This research aims to formulate a BUMDes development strategy in Pangkalan Lesung sub-district. The results of the research, it is known that the strength is BUMDes management in Pangkalan Lesung subdistrict has been good, high motivation by members for business, human resources quite a lot because in the countryside, free facilities and Infrastructure used by BUMDes, strategic location in the middle of the community. The downside is the lack of experts about BUMDes, the lack of quality of human resources, facilities and infrastructure is still not adequate, and infrastructure limitations. Opportunity is the development of increasingly advanced technology, support from local governments, has excellent village potential to be developed, the supply of goods is more complete and the perception of BUMDes in Pangkalan Lesung Subdistrict is quite good.  The results of the SWOT matrix analysis show that the BUMDes development strategy is: 1) Increase sales by increasing the supply of more complete goods; 2) Establish cooperation with business partners: and 3) Improve services to members according to their needs.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau
Title: Strategi pengembangan BUMDes di Kecamatan Pangkalan Lesung Kabupaten Pelalawan, Riau
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan BUMDes di Kecamatan Pangkalan Lesung.
Hasil penelitian diketahui bahwa kekuatan pengelolaan BUMDes di Kecamatan Pangkalan Lesung sudah baik, motivasi yang tinggi oleh anggota untuk berbisnis, SDM cukup banyak karena di pedesaan, sarana dan prasarana gratis yang digunakan BUMDes, lokasi strategis di tengah masyarakat.
Sisi negatifnya adalah kurangnya tenaga ahli tentang BUMDes, kualitas sumber daya manusia yang kurang, sarana dan prasarana yang masih kurang memadai, serta keterbatasan infrastruktur.
Peluangnya adalah perkembangan teknologi yang semakin maju, dukungan dari pemerintah daerah, memiliki potensi desa yang sangat bagus untuk dikembangkan, pasokan barang semakin lengkap dan persepsi BUMDes di Kecamatan Pangkalan Lesung cukup baik.
Hasil analisis matriks SWOT diperoleh rumusan strategi pengembangan BUMDes di Kecamatan Pangkalan Lesung yaitu: (1) Meningkatkan penjualan dengan cara meningkatkan pasokan barang yang lebih lengkap; (2) Menjalin kerjasama dengan mitra bisnis: dan (3) Meningkatkan pelayanan kepada anggota sesuai kebutuhannya.
This research aims to formulate a BUMDes development strategy in Pangkalan Lesung sub-district.
The results of the research, it is known that the strength is BUMDes management in Pangkalan Lesung subdistrict has been good, high motivation by members for business, human resources quite a lot because in the countryside, free facilities and Infrastructure used by BUMDes, strategic location in the middle of the community.
The downside is the lack of experts about BUMDes, the lack of quality of human resources, facilities and infrastructure is still not adequate, and infrastructure limitations.
Opportunity is the development of increasingly advanced technology, support from local governments, has excellent village potential to be developed, the supply of goods is more complete and the perception of BUMDes in Pangkalan Lesung Subdistrict is quite good.
  The results of the SWOT matrix analysis show that the BUMDes development strategy is: 1) Increase sales by increasing the supply of more complete goods; 2) Establish cooperation with business partners: and 3) Improve services to members according to their needs.

Related Results

STRATEGI PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DI KABUPATEN SINJAI
STRATEGI PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DI KABUPATEN SINJAI
Pengembangan kawasan pedesaan memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan nasional. oleh karena itu, pengembangan diarahkan dalam pemanfaatan sumber daya yang ada. Diharapka...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Proses Pemugaran Istana Sayap (2003-2016)
Proses Pemugaran Istana Sayap (2003-2016)
Istana Sayap merupakan peninggalan Kerajaan Pelalawan yang terletak di Kelurahan Pelalawan, Kecamatan Pelalawan dan Kabupaten Pelalawan. Pada penelitian ini membahas proses pemugar...
PENGUATAN DAN PENGGERAK EKONOMI DESA MELALUI BUMDES GELORA 45 DESA GEMA KAMPAR KIRI HULU RIAU
PENGUATAN DAN PENGGERAK EKONOMI DESA MELALUI BUMDES GELORA 45 DESA GEMA KAMPAR KIRI HULU RIAU
ABSTRAK Desa Gema memiliki badan usaha milik desa atau BumDes yang bernama Bumdes Gelora 45. Bumdes Gelora 45 resmi dibentuk pada tahun 2019 oleh kepala Desa Gema Kampar Kiri...
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) DI KABUPATEN BIMA
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) DI KABUPATEN BIMA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kinerja keuangan BUMDes di Kabupaten Bima tahun 2019-2020 dilihat dari rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas dan akt...
Menilai Dampak BUMDES Bersama Danar terhadap Masyarakat di Kecamatan Leles Kabupaten Garut
Menilai Dampak BUMDES Bersama Danar terhadap Masyarakat di Kecamatan Leles Kabupaten Garut
Abstract. After Village Law was published in 2014,  formation of BUMDes enforcement in each village became one of the strategic solutions for welfare of the village community. The ...
ANALISIS IMPLEMENTASI SAK ETAP PADA LAPORAN KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA
ANALISIS IMPLEMENTASI SAK ETAP PADA LAPORAN KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan SAK ETAP dalam penyusunan laporan keuangan BUMDes di Kecamatan Lambu Kabupaten Bima. Teknik analisis data dalam penelitian ini a...
Pemberdayaan Bumdes Desa Cibubuan Guna Peningkatan UMK (Usaha Mikro dan Kecil) Menuju Kemandirian Ekonomi Masyarakat Desa
Pemberdayaan Bumdes Desa Cibubuan Guna Peningkatan UMK (Usaha Mikro dan Kecil) Menuju Kemandirian Ekonomi Masyarakat Desa
Abstract. BUMdes (Village-Owned Enterprise) is a village business institution managed by the community and village government in an effort to strengthen the village economy and is ...

Back to Top