Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemetaan Wilayah Berdasarkan Minat Baca Masyarakat dengan Algoritma K-Means

View through CrossRef
Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) di Indonesia menunjukkan ketidaksetaraan antarwilayah yang signifikan, namun pola pengelompokannya belum terpetakan secara analitis, sehingga menyulitkan perancangan kebijakan yang efektif. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengelompokkan provinsi-provinsi di Indonesia ke dalam klaster berdasarkan kemiripan karakteristik kegemaran membaca guna menyediakan model segmentasi berbasis data untuk perumusan kebijakan yang lebih strategis. Metode yang digunakan adalah data mining dengan algoritma klasterisasi K-Means. Penelitian ini mengolah data publikasi Perpustakaan Nasional RI tahun 2024, yang mencakup 39 data provinsi. Dua variabel utama yang menjadi dasar analisis adalah skor Tingkat Kegemaran Membaca (skala 1-100) dan Frekuensi Membaca per minggu. Proses klasterisasi dilakukan untuk membentuk dua kelompok, yaitu klaster tinggi dan rendah. Hasil penelitian berhasil mengidentifikasi dua klaster yang berbeda secara statistik. Sebanyak 76.92% provinsi (30 provinsi) terkategori dalam Klaster Tinggi dengan pusat klaster (centroid) TGM pada skor 71.23. Sementara itu, 23.08% provinsi (9 provinsi) masuk ke dalam Klaster Rendah dengan centroid TGM 55.14. Temuan kunci menunjukkan bahwa seluruh anggota Klaster Rendah secara geografis terkonsentrasi di kawasan timur Indonesia, mengonfirmasi adanya kesenjangan literasi regional yang tajam. Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa pendekatan kebijakan literasi yang seragam tidak lagi memadai untuk kondisi Indonesia saat ini. Adanya perbedaan karakteristik yang jelas antar klaster menegaskan perlunya strategi yang berbeda dan terfokus. Penelitian ini merekomendasikan intervensi yang berfokus pada peningkatan aksesibilitas untuk provinsi di Klaster Rendah, dan peningkatan kualitas bacaan untuk Klaster Tinggi, sebagai landasan analitis bagi pemerintah untuk merumuskan kebijakan literasi yang lebih adil dan tepat sasaran.
Title: Pemetaan Wilayah Berdasarkan Minat Baca Masyarakat dengan Algoritma K-Means
Description:
Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) di Indonesia menunjukkan ketidaksetaraan antarwilayah yang signifikan, namun pola pengelompokannya belum terpetakan secara analitis, sehingga menyulitkan perancangan kebijakan yang efektif.
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengelompokkan provinsi-provinsi di Indonesia ke dalam klaster berdasarkan kemiripan karakteristik kegemaran membaca guna menyediakan model segmentasi berbasis data untuk perumusan kebijakan yang lebih strategis.
Metode yang digunakan adalah data mining dengan algoritma klasterisasi K-Means.
Penelitian ini mengolah data publikasi Perpustakaan Nasional RI tahun 2024, yang mencakup 39 data provinsi.
Dua variabel utama yang menjadi dasar analisis adalah skor Tingkat Kegemaran Membaca (skala 1-100) dan Frekuensi Membaca per minggu.
Proses klasterisasi dilakukan untuk membentuk dua kelompok, yaitu klaster tinggi dan rendah.
Hasil penelitian berhasil mengidentifikasi dua klaster yang berbeda secara statistik.
Sebanyak 76.
92% provinsi (30 provinsi) terkategori dalam Klaster Tinggi dengan pusat klaster (centroid) TGM pada skor 71.
23.
Sementara itu, 23.
08% provinsi (9 provinsi) masuk ke dalam Klaster Rendah dengan centroid TGM 55.
14.
Temuan kunci menunjukkan bahwa seluruh anggota Klaster Rendah secara geografis terkonsentrasi di kawasan timur Indonesia, mengonfirmasi adanya kesenjangan literasi regional yang tajam.
Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa pendekatan kebijakan literasi yang seragam tidak lagi memadai untuk kondisi Indonesia saat ini.
Adanya perbedaan karakteristik yang jelas antar klaster menegaskan perlunya strategi yang berbeda dan terfokus.
Penelitian ini merekomendasikan intervensi yang berfokus pada peningkatan aksesibilitas untuk provinsi di Klaster Rendah, dan peningkatan kualitas bacaan untuk Klaster Tinggi, sebagai landasan analitis bagi pemerintah untuk merumuskan kebijakan literasi yang lebih adil dan tepat sasaran.

Related Results

Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Minat Baca di Indonesia: Systematic Literature Review
Minat Baca di Indonesia: Systematic Literature Review
Reviu literatur minat baca di Indonesia dilakukan sebagai bahan kajian komprehensif dan menjadi referensi untuk upaya meningkatkan minat baca di Indonesia. Penelitian ini bertujuan...
Akulturasi Islam Terhadap Tradisi Ma’baca Baca Suku Bugis
Akulturasi Islam Terhadap Tradisi Ma’baca Baca Suku Bugis
Abstract: Ma'baca baca is a traditional practice of the Bugis community that existed long before the arrival of Islam in the Indonesian archipelago. This research explores the accu...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Perbandingan Kinerja Algoritma Naïve Bayes Dan C.45 Dalam Klasifikasi Spam Email
Perbandingan Kinerja Algoritma Naïve Bayes Dan C.45 Dalam Klasifikasi Spam Email
Antispam dengan algoritma tertentu yang dapat memisahkan antara spam-mail dengan non spam mail. Perbandingan kinerja antara algoritma naïve bayes, dan decision tree yang memakai al...
ARTIKEL ALGORITMA PEMROGRAMAN SERI MINTA UBA HASIBUAN
ARTIKEL ALGORITMA PEMROGRAMAN SERI MINTA UBA HASIBUAN
Algoritma merupakan akar dari sebuah sistem yang terbentuk dalam dunia pemrograman.Melalui serangkaian cara yang masuk akal dan teratur, sebuah algoritma dapat menyelesaikan suatu ...
Peran Rumah Baca Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Sekolah Dasar
Peran Rumah Baca Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Sekolah Dasar
Kesenjangan kualitas pendidikan dan terbatasnya akses bahan bacaan di Indonesia mendorong pentingnya kehadiran rumah baca sebagai sarana pembelajaran nonformal untuk meningkatkan m...
Keefektifan Readathon Terhadap Minat Baca Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama
Keefektifan Readathon Terhadap Minat Baca Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan readathon terhadap minat baca pada siswa kelas 8 SMP Negeri 2 Sumber Cirebon. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian k...

Back to Top