Javascript must be enabled to continue!
PERSEPSI MASYARAKAT KOTA PEKANBARU TERHADAP LAYANAN DIGITAL PERBANKAN SYARIAH
View through CrossRef
Perkembangan perbankan syariah di Indonesia terkesan lamban karena pengelolaan yang kurang profesional dan pengembangan perbankan syariah oleh masyarakatnya sendiri, karena masih ada umat Islam yang belum memahami ekonomi syariah atau belum mempraktekkannya dalam transaksi bisnis dan keuangan sehari-hari. . Pesatnya perkembangan teknologi mempengaruhi perubahan perilaku masyarakat dan pelayanan publik termasuk perbankan memberikan kemudahan dalam bentuk layanan digital. Namun, kendala modal dan regulasi menyebabkan terbatasnya layanan digital yang tersedia di perbankan syariah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis layanan digital apa saja yang ada di perbankan syariah, layanan digital perbankan syariah apa saja yang banyak digunakan, dan bagaimana tanggapan masyarakat terhadap layanan tersebut Layanan digital di perbankan syariah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif, objek penelitiannya adalah penduduk kota Pekanbaru kecamatan Binawidya yang berjumlah 203.238 orang dengan sampel menggunakan metode slovin dengan teknik random sampling, data meliputi primer dan sekunder. data. teknik pengumpulan melalui observasi, wawancara dan kuesioner serta menggunakan teknik analisis data kuantitatif dengan analisis kualitatif dengan metode SEM-PLS. Dari hasil penelitian diketahui bahwa bentuk perbankan digital dalam Syariah meliputi phone banking, SMS banking, mobile banking, ATM. Layanan digital yang dominan digunakan adalah Mobile Banking. Untuk persepsi warga Pekanbaru terhadap layanan perbankan syariah digital berbasis data pada hasil nilai konvergen, nilai diskriminan, rentang akar kuadrat, Cronbach Alpha, composite reliability, R squared, R squared adjusted, baik. Hasil ini sesuai dengan uji SEM-PLS, yang diperoleh nilai koefisien pengalaman (0,190) t-statistik (2,319) nilai p (0,020), nilai koefisien permintaan satu arah (0,212) t-statistik (2,628) p ( 0,009), nilai koefisien minat sebesar (0,210) t-statistik (3,155) nilai p-value (0,002), nilai koefisien minat sebesar (0,214) nilai t-statistik (2,110) nilai p (0,035), nilai koefisien fisiologis sebesar (0,252) ) t-statistik (3,033) nilai p (0,002). Oleh karena itu, dapat dibayangkan bahwa pengalaman, kebutuhan searah, preferensi, perhatian dan fisiologi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap layanan digital di perbankan syariah.
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Imam Asy Syafii
Title: PERSEPSI MASYARAKAT KOTA PEKANBARU TERHADAP LAYANAN DIGITAL PERBANKAN SYARIAH
Description:
Perkembangan perbankan syariah di Indonesia terkesan lamban karena pengelolaan yang kurang profesional dan pengembangan perbankan syariah oleh masyarakatnya sendiri, karena masih ada umat Islam yang belum memahami ekonomi syariah atau belum mempraktekkannya dalam transaksi bisnis dan keuangan sehari-hari.
.
Pesatnya perkembangan teknologi mempengaruhi perubahan perilaku masyarakat dan pelayanan publik termasuk perbankan memberikan kemudahan dalam bentuk layanan digital.
Namun, kendala modal dan regulasi menyebabkan terbatasnya layanan digital yang tersedia di perbankan syariah.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis layanan digital apa saja yang ada di perbankan syariah, layanan digital perbankan syariah apa saja yang banyak digunakan, dan bagaimana tanggapan masyarakat terhadap layanan tersebut Layanan digital di perbankan syariah.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif, objek penelitiannya adalah penduduk kota Pekanbaru kecamatan Binawidya yang berjumlah 203.
238 orang dengan sampel menggunakan metode slovin dengan teknik random sampling, data meliputi primer dan sekunder.
data.
teknik pengumpulan melalui observasi, wawancara dan kuesioner serta menggunakan teknik analisis data kuantitatif dengan analisis kualitatif dengan metode SEM-PLS.
Dari hasil penelitian diketahui bahwa bentuk perbankan digital dalam Syariah meliputi phone banking, SMS banking, mobile banking, ATM.
Layanan digital yang dominan digunakan adalah Mobile Banking.
Untuk persepsi warga Pekanbaru terhadap layanan perbankan syariah digital berbasis data pada hasil nilai konvergen, nilai diskriminan, rentang akar kuadrat, Cronbach Alpha, composite reliability, R squared, R squared adjusted, baik.
Hasil ini sesuai dengan uji SEM-PLS, yang diperoleh nilai koefisien pengalaman (0,190) t-statistik (2,319) nilai p (0,020), nilai koefisien permintaan satu arah (0,212) t-statistik (2,628) p ( 0,009), nilai koefisien minat sebesar (0,210) t-statistik (3,155) nilai p-value (0,002), nilai koefisien minat sebesar (0,214) nilai t-statistik (2,110) nilai p (0,035), nilai koefisien fisiologis sebesar (0,252) ) t-statistik (3,033) nilai p (0,002).
Oleh karena itu, dapat dibayangkan bahwa pengalaman, kebutuhan searah, preferensi, perhatian dan fisiologi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap layanan digital di perbankan syariah.
Related Results
Persepsi Masyarakat Terhadap Produk perbankan Syariah di Bandar Lor Kota Kediri
Persepsi Masyarakat Terhadap Produk perbankan Syariah di Bandar Lor Kota Kediri
Persepsi masyarakat merupakan suatu potensi dimana persepsi orang yang mencari dan mendalami berbagai macam ilmu, baik umum ataupun agama dalam kehidupan bermasyarakat itu sangat p...
Persepsi Generasi Z terhadap Efektivitas Mobile Banking Syariah dalam Transaksi Digital
Persepsi Generasi Z terhadap Efektivitas Mobile Banking Syariah dalam Transaksi Digital
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam industri perbankan, termasuk pada sektor perbankan syariah. Mobile banking syariah hadir sebagai inovasi layanan ...
Indonesia Islamic Banking Stability in The Shadow of Covid-19 Outbreak
Indonesia Islamic Banking Stability in The Shadow of Covid-19 Outbreak
ABSTRACT:
The Covid-19 pandemic that has occurred in the world has harmed economies since 2020, especially Indonesia. Therefore, it is very important to study the impact of this ...
A Twitter Sentimen Analysis on Islamic Banking Using Drone Emprit Academic (DEA): Evidence from Indonesia
A Twitter Sentimen Analysis on Islamic Banking Using Drone Emprit Academic (DEA): Evidence from Indonesia
ABSTRACT
The research aimed to identify and collect issues discussed regarding Islamic banking from user activity, sentimen, and content on Twitter. This study used a qualitative a...
PERSEPSI MAHASISWA FAKULTAS AGAMA ISLAM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA TERHADAP PERBANKAN SYARIAH
PERSEPSI MAHASISWA FAKULTAS AGAMA ISLAM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA TERHADAP PERBANKAN SYARIAH
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui apa saja penyebab kurangnya kepercayaan mahasiswa terhadap perbankan syariah, mengetahui mengapa mahasiswa belum me...
Hierarki Hukum Perbankan Syariah Di Indonesia
Hierarki Hukum Perbankan Syariah Di Indonesia
Tujuan - Penelitian ini membahas tentang hierarki hukum pada perbankan syariah. Permasalahan yang sering terjadi yakni efektifitas peran hierarki hukum dalam tatanan hukum perbanka...
Determinants of Islamic Banking Profitability: A Comparative Analysis of Indonesia and Malaysia
Determinants of Islamic Banking Profitability: A Comparative Analysis of Indonesia and Malaysia
ABSTRACT
Islamic banking in Indonesia and Malaysia experienced differences in asset growth and market share, potentially causing dissimilarity in profitability performance. This st...
Hubungan Kualitas Audit, Komite Audit, dan Dewan Pengawas Syariah terhadap Kinerja Bank Umum Syariah di Indonesia
Hubungan Kualitas Audit, Komite Audit, dan Dewan Pengawas Syariah terhadap Kinerja Bank Umum Syariah di Indonesia
ABSTRAK
Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui hubungan kualitas audit, komite audit, dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) terhadap kinerja Bank Umum Syariah di Indonesia pada tahun...

