Javascript must be enabled to continue!
PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DAMPAK PERNIKAHAN DINI BAGI KESEHATAN REPRODUKSI
View through CrossRef
Pendahuluan Di era sekarang masih banyak kita jumpai pernikahan dini (pernikahan pada remaja di bawah usia 20 tahun). Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan tentang dampak pernikahan dini bagi kesehatan reproduksi. Tanpa mereka sadari bahwa pernikahan dini dapat berdampak besar bagi kesehatan reproduksi (khususnya rahim) belum sempurna, sehingga memicu terjadinya abortus atau keguguran. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan remaja putri tentang dampak pernikahan dini bagi kesehatan reproduksi. Metode Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif yang dilakukan di RW 07 Kelurahan Pandanwangi Kota Malang pada tanggal 11 – 20 Desember 2020 dengan populasi sejumlah 65 remaja putri dan sampel sejumlah 40 remaja putri. Sampling yang digunakan accidental sampling. Analisa data menggunakan analisis univariat. Alat ukur kuesioner serta pengolahan data berupa editing, coding, scoring, tabulating, dan presentase. Hasil penelitian menunjukkan setengahnya memiliki pengetahuan kurang tentang dampak pernikahan dini bagi kesehatan reproduksi sebanyak 20 responden (50%), hampir setengahnya memiliki pengetahuan baik sebanyak 12 responden (30%), dan sebagian kecil memiliki pengetahuan cukup sebanyak 8 responden (20%). Hasil tersebut kemungkinan besar dikarenakan faktor yang mempengaruhi pengetahuan yaitu usia, pendidikan, dan sumber informasi. Kesimpulan Melihat hasil penelitian ini, diharapkan remaja putri lebih aktif mengikuti kegiatan penyuluhan agar dapat meningkatkan pengetahuan tentang dampak pernikahan dini bagi kesehatan reproduksi.
Kata Kunci: Pengetahuan Remaja Putri, Pernikahan Dini, Kesehatan Reproduksi
Title: PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DAMPAK PERNIKAHAN DINI BAGI KESEHATAN REPRODUKSI
Description:
Pendahuluan Di era sekarang masih banyak kita jumpai pernikahan dini (pernikahan pada remaja di bawah usia 20 tahun).
Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan tentang dampak pernikahan dini bagi kesehatan reproduksi.
Tanpa mereka sadari bahwa pernikahan dini dapat berdampak besar bagi kesehatan reproduksi (khususnya rahim) belum sempurna, sehingga memicu terjadinya abortus atau keguguran.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan remaja putri tentang dampak pernikahan dini bagi kesehatan reproduksi.
Metode Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif yang dilakukan di RW 07 Kelurahan Pandanwangi Kota Malang pada tanggal 11 – 20 Desember 2020 dengan populasi sejumlah 65 remaja putri dan sampel sejumlah 40 remaja putri.
Sampling yang digunakan accidental sampling.
Analisa data menggunakan analisis univariat.
Alat ukur kuesioner serta pengolahan data berupa editing, coding, scoring, tabulating, dan presentase.
Hasil penelitian menunjukkan setengahnya memiliki pengetahuan kurang tentang dampak pernikahan dini bagi kesehatan reproduksi sebanyak 20 responden (50%), hampir setengahnya memiliki pengetahuan baik sebanyak 12 responden (30%), dan sebagian kecil memiliki pengetahuan cukup sebanyak 8 responden (20%).
Hasil tersebut kemungkinan besar dikarenakan faktor yang mempengaruhi pengetahuan yaitu usia, pendidikan, dan sumber informasi.
Kesimpulan Melihat hasil penelitian ini, diharapkan remaja putri lebih aktif mengikuti kegiatan penyuluhan agar dapat meningkatkan pengetahuan tentang dampak pernikahan dini bagi kesehatan reproduksi.
Kata Kunci: Pengetahuan Remaja Putri, Pernikahan Dini, Kesehatan Reproduksi.
Related Results
PENGETAHUAN TENTANG KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI
PENGETAHUAN TENTANG KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI
ABSTRACT KNOWLEDGE ABOUT FLUOR ALBUS IN ADOLESCENT Backgroud Fluor albus is a non-bloody and not ordinary discharge coming out from vaginal passage, either it is smelly or not, d...
Persepsi Remaja Mengenai Pernikahan Dini Yang Terjadi Di Kecamatan Kabawo Kab. Muna Tahun 2022
Persepsi Remaja Mengenai Pernikahan Dini Yang Terjadi Di Kecamatan Kabawo Kab. Muna Tahun 2022
Latar Belakang: Pernikahan dini menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) adalah pernikahan yang berlangsung pada umur di bawah usia reproduktif yaitu kurang dari 2...
DETERMINAN SIKAP REMAJA PUTRI TERHADAP PERNIKAHAN DINI DI BANTEN
DETERMINAN SIKAP REMAJA PUTRI TERHADAP PERNIKAHAN DINI DI BANTEN
Pernikahan dini dapat menimbulkan banyak dampak negatif bagi kesehatan pasangan. Berdasarkan Laporan Kajian Perkawinan Umur Anak di Indonesia, tingginya angka pernikahan umur dini ...
Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Dampak Pernikahan Dini Pada Kesehatan Reproduksi Di Dusun VI Desa Telaga Sari Tahun 2023
Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Dampak Pernikahan Dini Pada Kesehatan Reproduksi Di Dusun VI Desa Telaga Sari Tahun 2023
Pernikahan dini yang berkembang dikalangan masyarakat Indonesia, dipandang sebagai sebuah komitmen untuk mengikat dua insan lawan jenis yang masih remaja dalam suatu ikatan keluarg...
Pengaruh Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi dalam Program Pik-Krr (Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja) Terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi Remaja 2020
Pengaruh Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi dalam Program Pik-Krr (Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja) Terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi Remaja 2020
Kesehatan reproduksi remaja tidak hanya mencakup kondisi fisik seperti penyakit atau kelainan pada organ reproduksi, tetapi juga kesehatan mental dan sosial yang terkait. Faktor-fa...
Optimalisasi Pengetahuan Remaja Putri tentang Kesehatan Reproduksi
Optimalisasi Pengetahuan Remaja Putri tentang Kesehatan Reproduksi
Kesehatan reproduksi remaja adalah kondisi sehat baik secara fisik, psikologis maupun sosial yang tidak hanya bebas dari penyakit atau kecacatan akan tetapi semua hal yang berkaita...
TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI KELAS VIII TENTANG DAMPAK PERNIKAHAN DINI PADA KESEHATAN REPRODUKSI DI SMP NEGERI 2 PAKIS KABUPATEN MAGELANG
TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI KELAS VIII TENTANG DAMPAK PERNIKAHAN DINI PADA KESEHATAN REPRODUKSI DI SMP NEGERI 2 PAKIS KABUPATEN MAGELANG
Latar Belakang : Pernikahan dini di Kabupaten Magelang masih tergolongsangat tinggi, dari 21 Kecamatan di Kabupaten Magelang, Kecamatan pakismemiliki presentase tertinggi yaitu seb...
Penyuluhan Kesehatan Mengenai Dampak Pernikahan Dini pada Siswi SMP Negeri 30 Kabupaten Tebo
Penyuluhan Kesehatan Mengenai Dampak Pernikahan Dini pada Siswi SMP Negeri 30 Kabupaten Tebo
Pernikahan usia anak atau lebih dikenal dengan istilah pernikahan di bawah umur merupakan salah satu fenomena sosial yang banyak terjadi di berbagai tempat di tanah air, baik di pe...

