Javascript must be enabled to continue!
Pemanfaatan Media Sosial Instagram sebagai Sarana Promosi Perpustakaan Jalanan Nganjuk
View through CrossRef
Sejauh ini, perpustakaan dikenal dengan banyak orang sebagai tempat tumpukan buku. Padahal perpustakaan memiliki fungsi tersendiri, salah satunya akses untuk memenuhi sumber informasi dan sebagai sara pembelajaran bagi masyarakat. Seperti halnya adanya perpustakaan jalanan (Perjal), di mana menjadi wadah untuk melayani keperluan yang berkaitan dengan bahan pustaka bagi masyarakat. Perjal merupakan perpustakaan yang begitu dengan masyarakat karena konsepnya yang sederhana dan dapat langsung membaur kepada lingkungan sekitar. Di Nganjuk terdapat Perpustakaan Jalanan Kabupaten Nganjuk, di mana konsep adalah lapak buku yang dilakukan setiap minggu di tempat yang mudah dijangkau oleh masyarakat. Perjal ini mengenalkan perpustakaan lewat media sosial instagram. Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan media sosial instagram sebagai sarana promosi perpustakaan jalanan Nganjuk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan sumber data primer dan sekunder. sumber data primer di dapat dari observasi dan wawancara, sedangkan sumber data sekunder didapat dari dokumentasi dan kajian pustaka. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa perpustakaan jalanan Nganjuk menggunakan instagram sebagai sarana promosi untuk mengenalkan perpustakaan itu sendiri dan produk yang berkaitan dengan literasi yang mudah dijangkau oleh masyarakat sekitar. Adanya konsep lapak buku sederhana dan terbuka untuk siapa pun yang memanfaatkannya, Perjal Nganjuk kini dikenal oleh banyak masyarakat sekitar. Oleh sebab itu, fungsi perpustakaan sebagai tempat pembelajaran dan rekreasi kultural telah tercapai. Di mana masyarakat dapat membaca dan mengakses sumber informasi yang ringan dan bersifat menghibur.
So far, the library is known to many as a place of stacks of books. Even though the library has its own function, one of which is access to meet sources of information and as a means of learning for the community. Like the existence of a street library (Perjal), which is a place to serve needs related to library materials for the community. Perjal is a library that is like the community because of its simple concept and can immediately blend into the surrounding environment. In Nganjuk there is the Nganjuk District Street Library, where the concept is a book stall that is held every week in a place easily accessible by the community. Perjal introduces the library via Instagram social media. Therefore, the purpose of this research is to find out the use of social media Instagram as a means of promoting the Nganjuk street library. The method used in this research is descriptive qualitative. Data collection uses primary and secondary data sources. Primary data sources are obtained from observation and interviews, while secondary data sources are obtained from documentation and literature review. The results of this study showed that the Nganjuk street library uses Instagram as a promotional tool to introduce the library itself and products related to literacy that are easily accessible to the surrounding community. With the concept of a simple and open bookstore for anyone who uses it, Perjal Nganjuk is now well known by many local people. Therefore, the function of the library as a place for learning and cultural recreation has been achieved. Where people can read and access information sources that are light and entertaining.
State Islamic University (UIN) Mataram
Title: Pemanfaatan Media Sosial Instagram sebagai Sarana Promosi Perpustakaan Jalanan Nganjuk
Description:
Sejauh ini, perpustakaan dikenal dengan banyak orang sebagai tempat tumpukan buku.
Padahal perpustakaan memiliki fungsi tersendiri, salah satunya akses untuk memenuhi sumber informasi dan sebagai sara pembelajaran bagi masyarakat.
Seperti halnya adanya perpustakaan jalanan (Perjal), di mana menjadi wadah untuk melayani keperluan yang berkaitan dengan bahan pustaka bagi masyarakat.
Perjal merupakan perpustakaan yang begitu dengan masyarakat karena konsepnya yang sederhana dan dapat langsung membaur kepada lingkungan sekitar.
Di Nganjuk terdapat Perpustakaan Jalanan Kabupaten Nganjuk, di mana konsep adalah lapak buku yang dilakukan setiap minggu di tempat yang mudah dijangkau oleh masyarakat.
Perjal ini mengenalkan perpustakaan lewat media sosial instagram.
Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan media sosial instagram sebagai sarana promosi perpustakaan jalanan Nganjuk.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif.
Pengumpulan data menggunakan sumber data primer dan sekunder.
sumber data primer di dapat dari observasi dan wawancara, sedangkan sumber data sekunder didapat dari dokumentasi dan kajian pustaka.
Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa perpustakaan jalanan Nganjuk menggunakan instagram sebagai sarana promosi untuk mengenalkan perpustakaan itu sendiri dan produk yang berkaitan dengan literasi yang mudah dijangkau oleh masyarakat sekitar.
Adanya konsep lapak buku sederhana dan terbuka untuk siapa pun yang memanfaatkannya, Perjal Nganjuk kini dikenal oleh banyak masyarakat sekitar.
Oleh sebab itu, fungsi perpustakaan sebagai tempat pembelajaran dan rekreasi kultural telah tercapai.
Di mana masyarakat dapat membaca dan mengakses sumber informasi yang ringan dan bersifat menghibur.
So far, the library is known to many as a place of stacks of books.
Even though the library has its own function, one of which is access to meet sources of information and as a means of learning for the community.
Like the existence of a street library (Perjal), which is a place to serve needs related to library materials for the community.
Perjal is a library that is like the community because of its simple concept and can immediately blend into the surrounding environment.
In Nganjuk there is the Nganjuk District Street Library, where the concept is a book stall that is held every week in a place easily accessible by the community.
Perjal introduces the library via Instagram social media.
Therefore, the purpose of this research is to find out the use of social media Instagram as a means of promoting the Nganjuk street library.
The method used in this research is descriptive qualitative.
Data collection uses primary and secondary data sources.
Primary data sources are obtained from observation and interviews, while secondary data sources are obtained from documentation and literature review.
The results of this study showed that the Nganjuk street library uses Instagram as a promotional tool to introduce the library itself and products related to literacy that are easily accessible to the surrounding community.
With the concept of a simple and open bookstore for anyone who uses it, Perjal Nganjuk is now well known by many local people.
Therefore, the function of the library as a place for learning and cultural recreation has been achieved.
Where people can read and access information sources that are light and entertaining.
Related Results
Analisis Livelihood Street Children Dalam Penanggulangan Anak Jalanan Di Kota Pekanbaru
Analisis Livelihood Street Children Dalam Penanggulangan Anak Jalanan Di Kota Pekanbaru
Anak jalanan ini menjadi fenomena yang sangat di perhatikan karena hak-hak anak masih belum sepenuhnya terwujud. Anak-anak jalanan yang seharusnya bersekolah, mendapatkan pendidika...
PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL OLEH PERPUSTAKAAN
PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL OLEH PERPUSTAKAAN
<p>Information and communication technology has affected people’s daily behavior, including library users. Users of the library using information technology for various purpo...
PERAN LAYANAN SOSIAL DALAM MENGELOLA ANAK JALANAN DI BANJARMASIN
PERAN LAYANAN SOSIAL DALAM MENGELOLA ANAK JALANAN DI BANJARMASIN
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Pengumpulan data berdasarkan observasi, wawancara dan studi pustaka. Analisis kualitatif digunakan dalam analis...
Analisis Peran Media Sosial Instagram Sebagai Media Promosi Kopilikasi Dalam Menarik Minat Beli Konsumen
Analisis Peran Media Sosial Instagram Sebagai Media Promosi Kopilikasi Dalam Menarik Minat Beli Konsumen
Currently, there are many Instagram social media users. Currently, the use of Instagram as a promotional media plays an important role in building a company's business. Especially ...
Pemanfaatan Media Sosial Instagram Puffy_Id sebagai Sarana Promosi
Pemanfaatan Media Sosial Instagram Puffy_Id sebagai Sarana Promosi
Abstract. Social media is one of the platforms that are often used in marketing products. Social media is used to facilitate communication and buying and selling transactions betwe...
Penggunaan Aplikasi Instagram Sebagai Media Promosi Perpustakaan : Studi Pada Unit Pelaksana Teknis (Upt) Perpustakaan Universitas Lancang Kuning
Penggunaan Aplikasi Instagram Sebagai Media Promosi Perpustakaan : Studi Pada Unit Pelaksana Teknis (Upt) Perpustakaan Universitas Lancang Kuning
Artikel ini berisi bagaimana promosi perpustakaan lewat media sosial Instagram. Interaksi antara pustakawan dengan pemustaka saat ini bisa dilakukan secara virtual dengan memanfaat...
Analisis Social Media Marketing Scarlett Whitening di Instagram
Analisis Social Media Marketing Scarlett Whitening di Instagram
The rise of the internet today has led to social media which is one of the online media created to communicate, apart from communicating social media can also be used as a means of...
Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
Abstrak . Pesannya pengguna media sosial saat ini berpotensi untuk dimanfaatkan oleh semua profesi termasuk penyuluh sebagai sumber belajar dan media informasi pertanian. Melalui p...

