Javascript must be enabled to continue!
Perbandingan Kecepatan Pada Bundaran Dengan Menggunakan PTV VISSIM
View through CrossRef
Perkembangan Ibukota memainkan peran krusial dalam membentuk dinamika sistem lalu lintas. Jakarta, sebagai pusat kegiatan dan ibukota negara, menanggung dampak signifikan dari pertumbuhan dan perubahan. Pertumbuhan tersebut dan perekonomian akan dipengaruhi oleh transportasi yang menitikberatkan salah satunya pada kecepatan kendaraan. Dalam analisanya diperlukan beberapa data yang akan diinput ke program PTV VISSIM untuk melihat kecepatan kendaraan yang terjadi pada masing-masing bundaran tersebut. Pada pengumpulan data yang dilakukan dengan mengumpulkan data selama beberapa hari pada 2 bundaran yang ditinjau. Bundaran yang ditinjau berada didaerah Jakarta pusat dan Jakarta utara. Pengumpulan data dilakukan dengan merujuk pada kondisi jam pagi, siang dan malam. Analisa yang dilakukan menggunakan data primer yang dimasukkan ke dalam PTV VISSIM. Datanya berupa volume kendaraan dan geometrik jalan yang ada di lokasi tersebut. Geometrik yaitu berupa ukuran lebar jalan pada bundaran termasuk jalan yang masuk ke bundaran dan yang keluar bundaran. Untuk pemodelan PTV VISSIM dengan kondisi yang terjadi pada bundaran yang terdapat di daerah Jakarta Utara didapatkan nilai r2 sebesar 0,9949. Pemodelan PTV VISSIM dengan kondisi yang terjadi pada bundaran yang terdapat di daerah Jakarta Pusat didapatkan nilai r2 sebesar 0,9728. Pada bundaran yang ada di Jakarta Pusat kecepatan rata-rata yang didapat sebesar 35,73 km/jam. Pada bundaran yang terjadi di Jakarta Utara lengannya hanya 4 lengan dengan volume yang relatif rendah. Pada kecepatan kendaraan yang ada di Jakarta Utara didapat rata-rata sebesar 57,70 km/jam.
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Title: Perbandingan Kecepatan Pada Bundaran Dengan Menggunakan PTV VISSIM
Description:
Perkembangan Ibukota memainkan peran krusial dalam membentuk dinamika sistem lalu lintas.
Jakarta, sebagai pusat kegiatan dan ibukota negara, menanggung dampak signifikan dari pertumbuhan dan perubahan.
Pertumbuhan tersebut dan perekonomian akan dipengaruhi oleh transportasi yang menitikberatkan salah satunya pada kecepatan kendaraan.
Dalam analisanya diperlukan beberapa data yang akan diinput ke program PTV VISSIM untuk melihat kecepatan kendaraan yang terjadi pada masing-masing bundaran tersebut.
Pada pengumpulan data yang dilakukan dengan mengumpulkan data selama beberapa hari pada 2 bundaran yang ditinjau.
Bundaran yang ditinjau berada didaerah Jakarta pusat dan Jakarta utara.
Pengumpulan data dilakukan dengan merujuk pada kondisi jam pagi, siang dan malam.
Analisa yang dilakukan menggunakan data primer yang dimasukkan ke dalam PTV VISSIM.
Datanya berupa volume kendaraan dan geometrik jalan yang ada di lokasi tersebut.
Geometrik yaitu berupa ukuran lebar jalan pada bundaran termasuk jalan yang masuk ke bundaran dan yang keluar bundaran.
Untuk pemodelan PTV VISSIM dengan kondisi yang terjadi pada bundaran yang terdapat di daerah Jakarta Utara didapatkan nilai r2 sebesar 0,9949.
Pemodelan PTV VISSIM dengan kondisi yang terjadi pada bundaran yang terdapat di daerah Jakarta Pusat didapatkan nilai r2 sebesar 0,9728.
Pada bundaran yang ada di Jakarta Pusat kecepatan rata-rata yang didapat sebesar 35,73 km/jam.
Pada bundaran yang terjadi di Jakarta Utara lengannya hanya 4 lengan dengan volume yang relatif rendah.
Pada kecepatan kendaraan yang ada di Jakarta Utara didapat rata-rata sebesar 57,70 km/jam.
Related Results
ANALISIS DAN EVALUASI KINERJA BUNDARAN SARONDE KOTA GORONTALO
ANALISIS DAN EVALUASI KINERJA BUNDARAN SARONDE KOTA GORONTALO
Abstrak: Analisis Dan Evaluasi Kinerja Bundaran Saronde Kota Gorontalo. Dengan semakin banyaknya pembangunan yang terjadi di Kota Gorontalo, maka perlu adanya tinjauan ulang atau e...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL
ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL
Bundaran Cibiru merupakan simpang tak bersinyal yang berada di dekat perbatasan Kota Bandung dengan Kabupaten Bandung. Tercatat tingginya volume lalu lintas yang melewati bundaran ...
PROYEKSI KINERJA TUNDAAN PADA BUNDARAN MONUMEN SELAMAT DATANG, JAKARTA
PROYEKSI KINERJA TUNDAAN PADA BUNDARAN MONUMEN SELAMAT DATANG, JAKARTA
Kepadatan atau kemacetan di DKI Jakarta merupakan isu yang sampai saat ini belum terselesaikan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat tundaan yang terjadi di bundaran tersebut. PT...
Kecepatan rotasi dan angular
Kecepatan rotasi dan angular
Kecepatan rotasi adalah tentang seberapa lambat atau seberapa cepat suatu benda bergerak. Kita telah mendengar tentang kecepatan tetapi tahukah kita apa yang sedang kita bicarakan ...
Analisis Penerapan Jalan Satu Arah di Ruas Jalan Raya Leles-Jalan Lingkar Leles
Analisis Penerapan Jalan Satu Arah di Ruas Jalan Raya Leles-Jalan Lingkar Leles
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kemacetan yang sering terjadi di ruas Jalan Raya Leles pada saat jam-jam sibuk dan mengetahui dampak penerapan jalan satu arah te...
Perancangan Penggerak Pada Robot Pemotong Rumput
Perancangan Penggerak Pada Robot Pemotong Rumput
<p><em>The use of robotics to cut grass has been widely used to make it easier and reduce the risk of danger from being hit by cutting blades. Robotic lawn mowers can r...

