Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH KECEPARTAN POTONG TERHADAP TINGKAT KEKASARAN PERMUKAAN HASIL PEMBUBUTAN MATERIAL ST-90 MENGGUNAKAN PAHAT KARBIDA DENGAN METODE PEMBUBUTAN KERING

View through CrossRef
Proses permesinan kering (dry machining) menggunakan mesin bubut merupakan salah satu alternatif yang digunakan dalam penelitian ini untuk untuk pengerjaan pembubutan yang berorientasi pada proses produksi. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi dari hasil pembubutan tersebut. Pencapaian kualiatas suatu peoduk pada proses bubut yaitu dengan melihat tingkat kekasaran permukaan yang diperoleh pada kondisi pemotongan. Pada penelitaian ini mengungkap pengaruh kecepatan potong (cutting speed) terhadap tingkat kekasaran permukaan material ST-90 pada proses pembubutan kering (dry turning) secara eksperimental menggunakan mata pahat karbida (carbide). Metode pengukuran kekasaran permukaan dengan alat surface terster mitutoyo SJ-310 menghasilkan nilai kekasaran permukaan rata-rata terbesar (kasar) diperoleh Ra= 1,544 μm, Rq= 2,040 μm, dan Rz= 11,021 μm yang terjadi pada kecepatan potong 110,658 m/menit. Nilai kekasaran permukaan rata -rata terkecil (halus) di peroleh Ra= 0,954μm, Rq= 1,210 μm, Rz= 6,606 μm yang terjadi pada kecepatan potong 66,411 m/menit. Dari hasil penelitian yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa semakin cepat kecepatan potong (cutting speed) yang digunakan pada pembubutan kering material ST-90 maka nilai kekasaran permukaan hasil pembubutan yang diperoleh besar.
Title: PENGARUH KECEPARTAN POTONG TERHADAP TINGKAT KEKASARAN PERMUKAAN HASIL PEMBUBUTAN MATERIAL ST-90 MENGGUNAKAN PAHAT KARBIDA DENGAN METODE PEMBUBUTAN KERING
Description:
Proses permesinan kering (dry machining) menggunakan mesin bubut merupakan salah satu alternatif yang digunakan dalam penelitian ini untuk untuk pengerjaan pembubutan yang berorientasi pada proses produksi.
Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi dari hasil pembubutan tersebut.
Pencapaian kualiatas suatu peoduk pada proses bubut yaitu dengan melihat tingkat kekasaran permukaan yang diperoleh pada kondisi pemotongan.
Pada penelitaian ini mengungkap pengaruh kecepatan potong (cutting speed) terhadap tingkat kekasaran permukaan material ST-90 pada proses pembubutan kering (dry turning) secara eksperimental menggunakan mata pahat karbida (carbide).
Metode pengukuran kekasaran permukaan dengan alat surface terster mitutoyo SJ-310 menghasilkan nilai kekasaran permukaan rata-rata terbesar (kasar) diperoleh Ra= 1,544 μm, Rq= 2,040 μm, dan Rz= 11,021 μm yang terjadi pada kecepatan potong 110,658 m/menit.
Nilai kekasaran permukaan rata -rata terkecil (halus) di peroleh Ra= 0,954μm, Rq= 1,210 μm, Rz= 6,606 μm yang terjadi pada kecepatan potong 66,411 m/menit.
Dari hasil penelitian yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa semakin cepat kecepatan potong (cutting speed) yang digunakan pada pembubutan kering material ST-90 maka nilai kekasaran permukaan hasil pembubutan yang diperoleh besar.

Related Results

Pengaruh Cara Pengeringan Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Pada Penyulingan Terhadap Hasil Minyak Nilam
Pengaruh Cara Pengeringan Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Pada Penyulingan Terhadap Hasil Minyak Nilam
Minyak atsiri yang diperoleh dari penyulingan tanaman nilam disebut minyak nilam. Minyak nilam berperan penting sebagai bahan baku dalam industri pewangi dan kosmetika. Indonesia s...
Analisa Cacat Permukaan Akibat Proses Permesinan Friction Drilling Dengan Pahat Tungsten
Analisa Cacat Permukaan Akibat Proses Permesinan Friction Drilling Dengan Pahat Tungsten
Salah satu bagian komponen utama kereta api adalah dinding kereta (side wall). Salah satu proses pembuatan lubang yang digunakan untuk penyambungan komponen carbody kereta api deng...
ANALISA PENGARUH KEKERASAN PERMUKAAN TERHADAP KAPASITAS ALIRAN VISKOSITAS DAN TINGGI ALIRAN DALAM PIPA
ANALISA PENGARUH KEKERASAN PERMUKAAN TERHADAP KAPASITAS ALIRAN VISKOSITAS DAN TINGGI ALIRAN DALAM PIPA
Setiap fluida yang mengalir melalui pipa akan menghasilkan gesekan yang dapat mengakibatkan suatu kerugian berupa kerugian penurunan tekanan. Untuk menangani masalah ini diperlukan...
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
Biji kakao kering ditingkat petani sebagian besar dihasilkan tanpa fermentasiyang mempunyai beberapa kelemahan diantaranya tidak menghasilkan prekursorflavour khas kakao. Upaya unt...
KAJIAN RISIKO BENCANA TANAH LONGSOR DAN GEMPA BUMI KABUPATEN PRINGSEWU PROVINSI LAMPUNG
KAJIAN RISIKO BENCANA TANAH LONGSOR DAN GEMPA BUMI KABUPATEN PRINGSEWU PROVINSI LAMPUNG
Potensi bencana pada daerah Kabupaten Pringsewu berdasarkan RTRW daerah tersebut diantaranya tanah longsor dan gempa bumi, sehingga diperlukannya Kajian Risiko Bencana terhadap dua...
Rancang Bangun Mesin Spinning Flame Hardening Semi Otomatis
Rancang Bangun Mesin Spinning Flame Hardening Semi Otomatis
<p><em>Pengerasan permukaan dengan api adalah proses perlakuan panas dengan menggunakan nyala api langsung yang dihasilkan dari gas oxy-acetylen dimana permukaan dari b...

Back to Top