Javascript must be enabled to continue!
Pemberdayaan Kader dan Lansia melalui Terapi Butterfly Hug dalam Menurunkan Kecemasan dengan Hipertensi di Posyandu Lansia Mojosongo Surakarta
View through CrossRef
Latar Belakang: Tingginya kasus hipertensi pada lansia sering disertai kecemasan yang dapat memperburuk kondisi kesehatan. Terapi Butterfly hug diterapkan sebagai solusi intervensi mandiri yang sederhana dan efektif untuk menurunkan tingkat kecemasan tersebut.. Tujuan pengabdian ini aadalah mengurangi kecemasan pada lansia penderita hipertensi di Posyandu Lansia melalui terapi butterfly hug. Metode Pengabdian ini dilaksanakan dalam tiga tahap meliputi 1)persiapan yaitu pembuatan modul pelatihan dan koordinasi dengan Mitra, 2)Pelaksanaan yang terdiri dari pemberian materi tentang terapi Butterfly hug dan demonstrasi, serta 3) evaluasi, dilakukan dengan observasi dan tanya jawab dan kuesioner HARS untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan ketranpilan peserta. Jumlah peserta 74 lansia hypertensi dengan kecemasan. Hasil Intervensi Butterfly Hug berhasil menurunkan kecemasan pada 74 lansia, dengan proporsi tidak cemas meningkat menjadi 70%, sementara kecemasan ringan 27%, kecemasan sedang 2% dan berat 1% menurun drastis. Kader dan lansia menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu mempraktikkan teknik secara mandiri.. Kesimpulan: Terapi Butterfly hug terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan pada lansia penderita hipertensi, dan dapat dilakukan secara mandiri di rumah dengan biaya yang rendah, rekomendasi penggunaan terapi butterfly hug dapat dijadikan metode non farmakologis dalam mengurangi kecemasan pada lansia dengan hipertensi, dan program ini dapat diterapkan lebih luas diberbagai wilayah.
PT. Junior Management Indonesia
Title: Pemberdayaan Kader dan Lansia melalui Terapi Butterfly Hug dalam Menurunkan Kecemasan dengan Hipertensi di Posyandu Lansia Mojosongo Surakarta
Description:
Latar Belakang: Tingginya kasus hipertensi pada lansia sering disertai kecemasan yang dapat memperburuk kondisi kesehatan.
Terapi Butterfly hug diterapkan sebagai solusi intervensi mandiri yang sederhana dan efektif untuk menurunkan tingkat kecemasan tersebut.
Tujuan pengabdian ini aadalah mengurangi kecemasan pada lansia penderita hipertensi di Posyandu Lansia melalui terapi butterfly hug.
Metode Pengabdian ini dilaksanakan dalam tiga tahap meliputi 1)persiapan yaitu pembuatan modul pelatihan dan koordinasi dengan Mitra, 2)Pelaksanaan yang terdiri dari pemberian materi tentang terapi Butterfly hug dan demonstrasi, serta 3) evaluasi, dilakukan dengan observasi dan tanya jawab dan kuesioner HARS untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan ketranpilan peserta.
Jumlah peserta 74 lansia hypertensi dengan kecemasan.
Hasil Intervensi Butterfly Hug berhasil menurunkan kecemasan pada 74 lansia, dengan proporsi tidak cemas meningkat menjadi 70%, sementara kecemasan ringan 27%, kecemasan sedang 2% dan berat 1% menurun drastis.
Kader dan lansia menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu mempraktikkan teknik secara mandiri.
Kesimpulan: Terapi Butterfly hug terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan pada lansia penderita hipertensi, dan dapat dilakukan secara mandiri di rumah dengan biaya yang rendah, rekomendasi penggunaan terapi butterfly hug dapat dijadikan metode non farmakologis dalam mengurangi kecemasan pada lansia dengan hipertensi, dan program ini dapat diterapkan lebih luas diberbagai wilayah.
.
Related Results
PEMBERDAYAAN KADER DALAM SISTEM MANAJEMEN PELAYANAN KESEHATAN POSYANDU INTEGRASI LAYANAN PRIMER (ILP)
PEMBERDAYAAN KADER DALAM SISTEM MANAJEMEN PELAYANAN KESEHATAN POSYANDU INTEGRASI LAYANAN PRIMER (ILP)
Abstrak
Dalam pelaksanaan Posyandu fokus utama dalam pelaksanaan transformasi layanan primer salah satunya melalui edukasi penduduk melalui penguatan peran kader. Kader posyandu IL...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
HUBUNGAN KARAKTERISTIK KADER DENGAN KEHADIRAN DALAM PENGELOLAAN POSYANDU
HUBUNGAN KARAKTERISTIK KADER DENGAN KEHADIRAN DALAM PENGELOLAAN POSYANDU
Pada wilayah kerja Puskesmas klangenan terdapat 195 orang kader yang tersebar di 5 Desa dan 39 Posyandu yang terdiri atas posyandu madya 27 dan purnama 12. Upaya peningkatan efe...
Gerakan Kolaborasi Pemberdayaan Kader TP Posyandu di Desa Cikakak : mewujudkan lansia potensial dalam meningkatkan nilai gaya hidup slow living Banyumas
Gerakan Kolaborasi Pemberdayaan Kader TP Posyandu di Desa Cikakak : mewujudkan lansia potensial dalam meningkatkan nilai gaya hidup slow living Banyumas
Dukungan kesehatan untuk lanjut usia oleh Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas lansia. Terdapat 9-13 kader posyandu di tingkat RW, dan deng...
HUBUNGAN ANTARA KREDIBILTAS KADER DENGAN TINGKAT KUNJUNGAN DI POSYANDU
HUBUNGAN ANTARA KREDIBILTAS KADER DENGAN TINGKAT KUNJUNGAN DI POSYANDU
Background : Posyandu (Integrated Service Post in Indonesian) activities are highly dependent on its cadre, in which they play a pivotal role in helping the Posyandu activities. Po...
GAMBARAN KARAKTERISTIK KADER POSYANDU DI DESA CIKUNIR KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2012
GAMBARAN KARAKTERISTIK KADER POSYANDU DI DESA CIKUNIR KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2012
Cakupan D/S sebesar 39,20 %, cakupan K/S 100 %, dan cakupan N/S 26,47 % . Pencapaian indikator Posyandu di Desa Singaparna tidak terlepas dari peran kader posyandu yang ada di des...
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA
Salah satu terapi pengobatan non farmakologis untuk hipertensi yaitu dengan pemberian seduhan daun sungkai. Daun sungkai (Peronema Canescens Jack) merupakan etnobotani Indonesia da...

