Javascript must be enabled to continue!
EVALUASI KEGIATAN BELAJAR DAN MENGAJAR BAHASA INGGRIS MARITIM MENGGUNAKAN NEED ANALYSIS APPROACH
View through CrossRef
<p><em>The cadets need to master Maritime English skills to communicate between ship and shore, between crew members, between crew and captain, between crew and passangers. So, the cadets’ efficiency in English is highly expected. Therefore, the purpose of this research are to find out the the needs of maritime cadets in English for Specific Purposes class and problem/s faced by Nautical cadets in Maritime English class</em><em>. Population sampling for this research is</em> <em>Nautical cadets of </em>STIMART "AMNI" Semarang on <em>English for Specific Purpose</em> <em>in Maritime English class.</em> <em>This research uses need analysis approach to interpret the data and using qualitative approach to describe the data. The results of this research are the language abilities that the maritime cadets mostly needed is speaking with 75%. And current problems that faced by cadets toward Maritime English course is</em> <em>cadets find difficulties to master in pronunciation and speaking skill because of their anxiety to make a mistake also lack of time allocation in Maritime English course</em><em>.</em> <em>Need analysis is important thing in teaching learning process, especially in English for Specific Purposes. By conducting need analysis, the lecturer can get some information about the cadets’ need which plays an important role in designing the materials that will be given to the cadets.</em></p><p><strong><em>K</em></strong><strong><em>ey</em></strong><strong><em>w</em></strong><strong><em>o</em></strong><strong><em>rds</em></strong><strong><em> </em></strong><em>: Need Analysis Approach, teaching and learning, English for Specific Purposes, </em><em>Maritime English</em></p><p><em><br /></em></p><p>Taruna sangat perlu untuk menguasai keterampilan Bahasa Inggris maritime untuk berkomunikasi antara kapal dan kapal, kapal dan stasiun pantai, antara kru dan kapten antar kru serta antara kru dan penumpang. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan taruna akademi maritim akan <em>English for Specific Purposes</em> di kelas Bahasa Inggris Maritim. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah taruna Program Studi D3 Nautika STIMART "AMNI" Semarang di kelas <em>English for Specific Purpose</em> Bahasa Inggris Maritim. Penelitian ini menggunakan <em>Need Analysis Approach</em> untuk menginterpretasikan data dan menggunakan pendekatan kualitatif untuk menjelaskan data. Hasil dari penelitian ini adalah kemampuan bahasa yang paling dibutuhkan oleh taruna akademi maritim yaitu berbicara dengan 75%. Dan masalah yang dihadapi taruna dalam kegiatan belajar dan mengajar di kelas Bahasa Inggris Maritim yaitu menemukan kesulitan untuk menguasai keterampilan pengucapan dan berbicara karena kecemasan untuk membuat kesalahan juga kurangnya alokasi waktu dalam mata kuliah Bahasa Inggris Maritim. Analisis kebutuhan adalah hal yang penting dalam proses belajar mengajar, terutama dalam <em>English for Specific Purposes</em>. Dengan melakukan analisis kebutuhan, dosen dapat memperoleh informasi tentang kebutuhan taruna sehingga merancang materi yang akan diberikan kepada taruna.</p><strong>Kata kunci :<em> </em></strong><em>Need Analysis Approach, </em>Pengajaran, Pembelajaran<em>, English for Specific Purposes</em>
Title: EVALUASI KEGIATAN BELAJAR DAN MENGAJAR BAHASA INGGRIS MARITIM MENGGUNAKAN NEED ANALYSIS APPROACH
Description:
<p><em>The cadets need to master Maritime English skills to communicate between ship and shore, between crew members, between crew and captain, between crew and passangers.
So, the cadets’ efficiency in English is highly expected.
Therefore, the purpose of this research are to find out the the needs of maritime cadets in English for Specific Purposes class and problem/s faced by Nautical cadets in Maritime English class</em><em>.
Population sampling for this research is</em> <em>Nautical cadets of </em>STIMART "AMNI" Semarang on <em>English for Specific Purpose</em> <em>in Maritime English class.
</em> <em>This research uses need analysis approach to interpret the data and using qualitative approach to describe the data.
The results of this research are the language abilities that the maritime cadets mostly needed is speaking with 75%.
And current problems that faced by cadets toward Maritime English course is</em> <em>cadets find difficulties to master in pronunciation and speaking skill because of their anxiety to make a mistake also lack of time allocation in Maritime English course</em><em>.
</em> <em>Need analysis is important thing in teaching learning process, especially in English for Specific Purposes.
By conducting need analysis, the lecturer can get some information about the cadets’ need which plays an important role in designing the materials that will be given to the cadets.
</em></p><p><strong><em>K</em></strong><strong><em>ey</em></strong><strong><em>w</em></strong><strong><em>o</em></strong><strong><em>rds</em></strong><strong><em> </em></strong><em>: Need Analysis Approach, teaching and learning, English for Specific Purposes, </em><em>Maritime English</em></p><p><em><br /></em></p><p>Taruna sangat perlu untuk menguasai keterampilan Bahasa Inggris maritime untuk berkomunikasi antara kapal dan kapal, kapal dan stasiun pantai, antara kru dan kapten antar kru serta antara kru dan penumpang.
Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan taruna akademi maritim akan <em>English for Specific Purposes</em> di kelas Bahasa Inggris Maritim.
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah taruna Program Studi D3 Nautika STIMART "AMNI" Semarang di kelas <em>English for Specific Purpose</em> Bahasa Inggris Maritim.
Penelitian ini menggunakan <em>Need Analysis Approach</em> untuk menginterpretasikan data dan menggunakan pendekatan kualitatif untuk menjelaskan data.
Hasil dari penelitian ini adalah kemampuan bahasa yang paling dibutuhkan oleh taruna akademi maritim yaitu berbicara dengan 75%.
Dan masalah yang dihadapi taruna dalam kegiatan belajar dan mengajar di kelas Bahasa Inggris Maritim yaitu menemukan kesulitan untuk menguasai keterampilan pengucapan dan berbicara karena kecemasan untuk membuat kesalahan juga kurangnya alokasi waktu dalam mata kuliah Bahasa Inggris Maritim.
Analisis kebutuhan adalah hal yang penting dalam proses belajar mengajar, terutama dalam <em>English for Specific Purposes</em>.
Dengan melakukan analisis kebutuhan, dosen dapat memperoleh informasi tentang kebutuhan taruna sehingga merancang materi yang akan diberikan kepada taruna.
</p><strong>Kata kunci :<em> </em></strong><em>Need Analysis Approach, </em>Pengajaran, Pembelajaran<em>, English for Specific Purposes</em>.
Related Results
PROGRAM IPTEK BAGI MASYARAKAT (IbM) SD GMIM BOYONGPANTE
PROGRAM IPTEK BAGI MASYARAKAT (IbM) SD GMIM BOYONGPANTE
Keberlangsungan suatu bangsa bergantung pada generasi penerusnya. Generasi muda yang berkualitas dan memiliki daya saing merupakan salah satu kunci keberhasilan bangsa. Namun demik...
MOTIVASI DAN SIKAP BAHASA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS UNDIKSHA
MOTIVASI DAN SIKAP BAHASA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS UNDIKSHA
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui orientasi motivasi dan sikap bahasa mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Pendidikan Ganesha terhadap bahasa Ing...
SISTEM INVERSI DALAM BAHASA INGGRIS
SISTEM INVERSI DALAM BAHASA INGGRIS
Penelitian ini membahas masalah-masalah pokok yang terkait dengan struktur inversi dalam bahasa inggris yaitu: 1. Ada berapa jenis inversi?, 2. Kalimat-kalimat yang bagaimana yang ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM PROSES PENGAJARAN BAHASA INDONESIA
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM PROSES PENGAJARAN BAHASA INDONESIA
Alih kode dan campur kode merupakan salah satu fenomena di lingkungan sekolah berbasis kurikulum internasional saat ini.Alih kode dan campur kode tidak hanya terjadi di luar kelas ...
ANALISIS TERHADAP PEMBELAJARAN DENGAN METODE DWIBAHASA ANTARA BAHASA IBU DENGAN BAHASA INDONESIA DAN BAHASA INDONESIA DENGAN BAHASA INGGRIS
ANALISIS TERHADAP PEMBELAJARAN DENGAN METODE DWIBAHASA ANTARA BAHASA IBU DENGAN BAHASA INDONESIA DAN BAHASA INDONESIA DENGAN BAHASA INGGRIS
Penelitian ini dilakukan berdasarkan perkembangan pendidikan di Jawa Barat yang semakin berkembangnya sekolah-sekolah berstandar internasional sebagai implikasi dari globalisasi. K...
Pengenalan pembelajaran bahasa Inggris dasar untuk anak-anak di masa pandemi Covid-19
Pengenalan pembelajaran bahasa Inggris dasar untuk anak-anak di masa pandemi Covid-19
[Bahasa]: Saat ini Bahasa Inggris tidak menjadi pelajaran wajib di level sekolah dasar melainkan hanya sebagai salah satu mata pelajaran muatan lokal. Sedangkan pada kenyataannya k...
PEMETAAN LANSKAP LINGUISTIK DI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
PEMETAAN LANSKAP LINGUISTIK DI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
Lanskap Linguistik ( LL) merujuk pada objek penggunaan bahasa di ruang publik. Menurut Landry and Bourhis (1997) yang termasuk dalam LL adalah bahasa di ruang-ruang publik seperti ...

