Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Plasma Nutfah Jagung sebagai Sumber Gen dalam Program Pemuliaan

View through CrossRef
<p>In December 2005, maize germplasm collection at the institute were 886 accessions consisted of 581 local varieties, 165 introduced varieties, 107 inbred, lines, and 33 old and the present improved varieties. Required traits in varietal improvement or development are drought tolerant, tolerant to Al-toxicity, early maturity, have better quality, resistant to downy mildew disease, resistant to insect Atherigona exigua and high yield. Maize germplasm must be characterized accordingly. Evaluation for Al toxicity was conducted at Tamanbogo, Lampung, 100-200 accessions of maize germplasm and tolerance to drought were conducted in Jakenan and Imogiri Central Java, 63-100 accessions. Evaluation for downy mildew resistance was conducted at Cikeumeuh Bogor, 100-200 accessions. Evaluation for resistance to seedingfly was conducted at Cikeumeuh, 75-100 accessions. The results of evaluation conducted from 1999-2004 were: 30 accessions tolerant to drought, 21 accessions. tolerant to Al-toxicity, 70 accessions resistant to downy mildew disease (Peronosclerospora maydis), 22 accessions resistant to seeding fly (Atherigona exigua), 126 accessions had very early maturity &lt;80 days (consisted of 31 accessions had yellow seed, 35 accessions had white seed, and 60 accessions had other colour seed). Accessions having good characters, need to be further tested prior to their use in the breeding program, particularly the accessions resistant to Atherigona exigua in monoculture test.</p><p> </p><p><strong>Abstrak</strong></p><p>Sampai Desember 2005 koleksi plasma nutfah jagung di bank gen BB-Biogen berjumlah 886 aksesi yang terdiri dari 581 varietas lokal, 165 varietas introduksi, 107 galur inbrida, dan 33 varietas unggul lama dan baru. Sifat-sifat yang diinginkan dalam perakitan varietas antara lain adalah toleran kekeringan dan keracunan Al, berumur genjah, mutu gizi baik, dan tahan terhadap penyakit bulai, hama lalat bibit, dan hasil tinggi. Untuk tujuan tersebut, plasma nutfah perlu dikarakterisasi dan dievaluasi. Uji toleransi keracunan Al dilakukan di Tamanbogo, Lampung terhadap 100-200 aksesi. Uji kekeringan dilakukan di Jakenan dan Imogiri, Jawa Tengah terhadap 63-100 aksesi. Uji ketahanan penyakit bulai dilakukan di Cikeumeuh, Bogor terhadap 100-200 aksesi. Pengujian ketahanan terhadap lalat bibit dilakukan di Cikeumeuh terhadap 75-100 aksesi. Hasil pengujian sejak tahun 1999-2007 diperoleh informasi sebagai berikut: sebanyak 30 aksesi mempunyai sifat toleran terhadap kekeringan, 21 aksesi toleran keracunan Al, 70 aksesi sangat tahan penyakit bulai (Peronosclerospora maydis), dan 22 aksesi tahan terhadap hama lalat bibit (Atherigona exigua), 126 aksesi berumur sangat genjah (&lt;80 hari). Aksesi-aksesi tersebut perlu diuji kembali kemantapan sifatnya sebelum digunakan dalam program pemuliaan, khususnya untuk aksesi yang tahan hama lalat bibit perlu diuji secara monokultur.</p>
Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
Title: Plasma Nutfah Jagung sebagai Sumber Gen dalam Program Pemuliaan
Description:
<p>In December 2005, maize germplasm collection at the institute were 886 accessions consisted of 581 local varieties, 165 introduced varieties, 107 inbred, lines, and 33 old and the present improved varieties.
Required traits in varietal improvement or development are drought tolerant, tolerant to Al-toxicity, early maturity, have better quality, resistant to downy mildew disease, resistant to insect Atherigona exigua and high yield.
Maize germplasm must be characterized accordingly.
Evaluation for Al toxicity was conducted at Tamanbogo, Lampung, 100-200 accessions of maize germplasm and tolerance to drought were conducted in Jakenan and Imogiri Central Java, 63-100 accessions.
Evaluation for downy mildew resistance was conducted at Cikeumeuh Bogor, 100-200 accessions.
Evaluation for resistance to seedingfly was conducted at Cikeumeuh, 75-100 accessions.
The results of evaluation conducted from 1999-2004 were: 30 accessions tolerant to drought, 21 accessions.
tolerant to Al-toxicity, 70 accessions resistant to downy mildew disease (Peronosclerospora maydis), 22 accessions resistant to seeding fly (Atherigona exigua), 126 accessions had very early maturity &lt;80 days (consisted of 31 accessions had yellow seed, 35 accessions had white seed, and 60 accessions had other colour seed).
Accessions having good characters, need to be further tested prior to their use in the breeding program, particularly the accessions resistant to Atherigona exigua in monoculture test.
</p><p> </p><p><strong>Abstrak</strong></p><p>Sampai Desember 2005 koleksi plasma nutfah jagung di bank gen BB-Biogen berjumlah 886 aksesi yang terdiri dari 581 varietas lokal, 165 varietas introduksi, 107 galur inbrida, dan 33 varietas unggul lama dan baru.
Sifat-sifat yang diinginkan dalam perakitan varietas antara lain adalah toleran kekeringan dan keracunan Al, berumur genjah, mutu gizi baik, dan tahan terhadap penyakit bulai, hama lalat bibit, dan hasil tinggi.
Untuk tujuan tersebut, plasma nutfah perlu dikarakterisasi dan dievaluasi.
Uji toleransi keracunan Al dilakukan di Tamanbogo, Lampung terhadap 100-200 aksesi.
Uji kekeringan dilakukan di Jakenan dan Imogiri, Jawa Tengah terhadap 63-100 aksesi.
Uji ketahanan penyakit bulai dilakukan di Cikeumeuh, Bogor terhadap 100-200 aksesi.
Pengujian ketahanan terhadap lalat bibit dilakukan di Cikeumeuh terhadap 75-100 aksesi.
Hasil pengujian sejak tahun 1999-2007 diperoleh informasi sebagai berikut: sebanyak 30 aksesi mempunyai sifat toleran terhadap kekeringan, 21 aksesi toleran keracunan Al, 70 aksesi sangat tahan penyakit bulai (Peronosclerospora maydis), dan 22 aksesi tahan terhadap hama lalat bibit (Atherigona exigua), 126 aksesi berumur sangat genjah (&lt;80 hari).
Aksesi-aksesi tersebut perlu diuji kembali kemantapan sifatnya sebelum digunakan dalam program pemuliaan, khususnya untuk aksesi yang tahan hama lalat bibit perlu diuji secara monokultur.
</p>.

Related Results

KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
<p>Feasibility Study of Hybrid Maize Farming in Muna District Southeast Sulawesi Province. Maize harvest area in 2015 in Muna District was 13,159 ha with the production by 32...
Estrategias de transmisión de digeneos parásitos que utilizan gasterópodos como hospedadores intermediarios en la costa patagónica
Estrategias de transmisión de digeneos parásitos que utilizan gasterópodos como hospedadores intermediarios en la costa patagónica
En el siguiente trabajo se describieron los estadios larvales de los digeneos parásitos presentes en los gasterópodos más abundantes de los intermareales de Puerto Madryn, Chubut (...
A Analisis Komparatif Pendapatan Usaha Tani Jagung Manis Dan Usaha Tani Jagung Pipil Di Kecamatan Singkawang Selatan
A Analisis Komparatif Pendapatan Usaha Tani Jagung Manis Dan Usaha Tani Jagung Pipil Di Kecamatan Singkawang Selatan
Jagung memiliki peran yang penting bagi ekonomi nasional tidak hanya di perdesaan tetapi juga di perkotaan. Pemilihan lokasi dalam usahtani jagung manis dan usahatani jagung pipil ...
Analisis Pertumbuhan Produktivitas Jagung di Kabupaten Tanah Laut
Analisis Pertumbuhan Produktivitas Jagung di Kabupaten Tanah Laut
Jagung merupakan salah satu komoditas penting, karena kebutuhannya yang meningkat setiap tahunnya. Salah satu daerah yang menghasilkan jagung dengan hasil tinggi adalah Kabupaten T...
ANALISIS USAHATANI JAGUNG MANIS (Zea mays) DI DESA DALUNG KECAMATAN KUTA UTARA KABUPATEN BADUNG
ANALISIS USAHATANI JAGUNG MANIS (Zea mays) DI DESA DALUNG KECAMATAN KUTA UTARA KABUPATEN BADUNG
Salah satu komoditas yang diusahakan oleh petani sejak lima tahun terakhir di Desa Dalung Kecamatan Kuta Utara Kabupaten Badung dalam upaya mewujudkan ketahan pangan  seperti tertu...
Ekosofi Hindu Pada Pemuliaan Air di Pura Sakti Desa Pejarakan Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng
Ekosofi Hindu Pada Pemuliaan Air di Pura Sakti Desa Pejarakan Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng
Pemanfaatan sumber daya air serta melaksanakan beberapa tindakan perlindungan serta pelestarian terhadap sumber daya air merupakan salah satu bentuk dari pelaksanaan pemuliaan air ...
Penerapan Mesin Pemipil Jagung Berbahan Bakar Gas
Penerapan Mesin Pemipil Jagung Berbahan Bakar Gas
Abtsrak. Tujuan diseminasi teknologi ini adalah kelompok petani jagung Tala dan Ballo Pattallasang, Takalar agar memiliki: (1) pengetahuan tentang pengembangan mesin pemipil jagung...
Hibah Desain Rumah Bonggol Jagung bagi Masyarakat Pamekaran, Rancakalong, Sumedang
Hibah Desain Rumah Bonggol Jagung bagi Masyarakat Pamekaran, Rancakalong, Sumedang
Desa Pamekaran, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, dengan bentang alam yang berbukit-bukit dan ladang jagung yang luas mempunyai potensi untuk dapat dikembangkan menjadi tu...

Back to Top