Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KOMPLEKSITAS TABUH KREASI BARU GONG KEBYAR SANG NYOMAN PUTRA ARSA WIJAYA

View through CrossRef
ABSTRACTThe complexity indicates the main characteristics of karawitan art as the meaning of the word “rawit” which means refined and complicated. Composing the complexity on Tabuh Kreasi Baru Gong Kebyar is not considered easily if it is not balanced by the good knowledge related to gamelan and its musical elements. Similarly, it is considered as the ways of the idea actualization which manifested into a music compostion. A talented composer namely Sang Nyoman Putra Arsa Wijaya is currently being a point of interest related to his musicality “Tabuh-Tabuh Kreasi Baru”  which seems too complicated. This Research tries to investigate the cases which construct the complexity of  musucality on Tabuh Kreasi Baru created by Sang Nyoman with textual ethomusicology approach. Based on the result of inductive, interpretative, and garap analysis, it can be assumed that (1) the complexity of Tabuh Kreasi Baru by Sang Nyoman is influenced by his art behaviours. (2) all off structure, achievement of technical play, and the work system of instruments are designed by the concepts witch have the complicated sound to guess and attracting audiences to think of it. (3) some of material which have been processed are the musical elements of Gong Kebyar that never used by most musicians. Then, (4) some of instruments on his garap are the manifestation of interescting style of western music composition. Basically, Sang Nyoman considers the complexity on his desire in case to contribute the new insight related to the aesthetics of a composition and persuades the art lovers to do not think passively, otherwise they are able to develop their ability of imagination and intellegence in apreciating an art work.Keyword : Complexity, Sang Nyoman, Tabuh Kreasi Baru, Gong Kebyar ABSTRAKKompleksitas  merupakan ciri pokok seni karawitan sebagaimana arti kata “rawit” yang berarti halus dan rumit. Mencipta kompleksitas pada Tabuh Kreasi Baru Gong Kebyar, bukan perkara mudah jika tidak diimbangi dengan pengetahuan yang cukup terkait gamelan beserta unsur-unsur musikalnya. Begitu juga dengan cara mengaktualisasikan ide dan gagasan ke dalam wujud komposisi. Seorang komposer  bernama Sang Nyoman Putra Arsa Wijaya belakangan tengah menjadi sorotan terkait musikalitas Tabuh-tabuh Kreasi Baru-nya yang dipandang  begitu komplek. Penelitian ini berupaya mengungkap hal-hal yang mengkonstruksi kompleksitas musikal Tabuh Kreasi Baru Sang Nyoman dengan pendekatan tekstual etnomusikologi. Berdasarkan hasil analisa induktif, interpretatif dan garap, maka dapat diketahui bahwa; (1) kompleksitas Tabuh Kreasi Baru Sang Nyoman dilatar belakangi oleh pola-laku kesenimananya. (2) segala bentuk struktur, capaian teknik permainan dan  sistem kerja instrumen didesain sedemikian rupa oleh konsep yang bunyinya “susah ditebak” dan “ikut berpikir”. (3) sebagian materi yang diolah merupakan unsur-unsur musikal Gong Kebyar yang jarang digunakan oleh seniman  kebanyakan. Begitu juga dengan (4)  prabot garapnya yang sebagian merupakan hasil silang gaya komposisi musik barat. Pada intinya Sang Nyoman mempertimbangkan kompleksitas itu atas keinginan untuk memberi wawasan baru terkait estetika komposisi, dan mengajak penikmat seni untuk tidak pasif, melainkan dapat mengembangkan kemampuan imajinasi dan intelekstual dalam berapresiasi seni.Kata kunci : Kompleksitas, Sang Nyoman, Tabuh Kreasi Baru, Gong Kebyar.
Title: KOMPLEKSITAS TABUH KREASI BARU GONG KEBYAR SANG NYOMAN PUTRA ARSA WIJAYA
Description:
ABSTRACTThe complexity indicates the main characteristics of karawitan art as the meaning of the word “rawit” which means refined and complicated.
Composing the complexity on Tabuh Kreasi Baru Gong Kebyar is not considered easily if it is not balanced by the good knowledge related to gamelan and its musical elements.
Similarly, it is considered as the ways of the idea actualization which manifested into a music compostion.
A talented composer namely Sang Nyoman Putra Arsa Wijaya is currently being a point of interest related to his musicality “Tabuh-Tabuh Kreasi Baru”  which seems too complicated.
This Research tries to investigate the cases which construct the complexity of  musucality on Tabuh Kreasi Baru created by Sang Nyoman with textual ethomusicology approach.
Based on the result of inductive, interpretative, and garap analysis, it can be assumed that (1) the complexity of Tabuh Kreasi Baru by Sang Nyoman is influenced by his art behaviours.
(2) all off structure, achievement of technical play, and the work system of instruments are designed by the concepts witch have the complicated sound to guess and attracting audiences to think of it.
(3) some of material which have been processed are the musical elements of Gong Kebyar that never used by most musicians.
Then, (4) some of instruments on his garap are the manifestation of interescting style of western music composition.
Basically, Sang Nyoman considers the complexity on his desire in case to contribute the new insight related to the aesthetics of a composition and persuades the art lovers to do not think passively, otherwise they are able to develop their ability of imagination and intellegence in apreciating an art work.
Keyword : Complexity, Sang Nyoman, Tabuh Kreasi Baru, Gong Kebyar ABSTRAKKompleksitas  merupakan ciri pokok seni karawitan sebagaimana arti kata “rawit” yang berarti halus dan rumit.
Mencipta kompleksitas pada Tabuh Kreasi Baru Gong Kebyar, bukan perkara mudah jika tidak diimbangi dengan pengetahuan yang cukup terkait gamelan beserta unsur-unsur musikalnya.
Begitu juga dengan cara mengaktualisasikan ide dan gagasan ke dalam wujud komposisi.
Seorang komposer  bernama Sang Nyoman Putra Arsa Wijaya belakangan tengah menjadi sorotan terkait musikalitas Tabuh-tabuh Kreasi Baru-nya yang dipandang  begitu komplek.
Penelitian ini berupaya mengungkap hal-hal yang mengkonstruksi kompleksitas musikal Tabuh Kreasi Baru Sang Nyoman dengan pendekatan tekstual etnomusikologi.
Berdasarkan hasil analisa induktif, interpretatif dan garap, maka dapat diketahui bahwa; (1) kompleksitas Tabuh Kreasi Baru Sang Nyoman dilatar belakangi oleh pola-laku kesenimananya.
(2) segala bentuk struktur, capaian teknik permainan dan  sistem kerja instrumen didesain sedemikian rupa oleh konsep yang bunyinya “susah ditebak” dan “ikut berpikir”.
(3) sebagian materi yang diolah merupakan unsur-unsur musikal Gong Kebyar yang jarang digunakan oleh seniman  kebanyakan.
Begitu juga dengan (4)  prabot garapnya yang sebagian merupakan hasil silang gaya komposisi musik barat.
Pada intinya Sang Nyoman mempertimbangkan kompleksitas itu atas keinginan untuk memberi wawasan baru terkait estetika komposisi, dan mengajak penikmat seni untuk tidak pasif, melainkan dapat mengembangkan kemampuan imajinasi dan intelekstual dalam berapresiasi seni.
Kata kunci : Kompleksitas, Sang Nyoman, Tabuh Kreasi Baru, Gong Kebyar.

Related Results

Ghumi Uttara: A New Music Creation | Ghumi Uttara: Sebuah Karya Musik Baru
Ghumi Uttara: A New Music Creation | Ghumi Uttara: Sebuah Karya Musik Baru
Karya musik tabuh kreasi “Ghumi Uttara mengangkat ide penciptaan yang lahir dari pengalaman pribadi penulis dalam memainkan tabuh-tabuh yang mengidentitaskan Kabupaten Buleleng. Ka...
New Creation Music Jaladi Merta Ayu | Tabuh Kreasi Baru Jaladi Merta Ayu
New Creation Music Jaladi Merta Ayu | Tabuh Kreasi Baru Jaladi Merta Ayu
Karya komposisi karawitan tabuh kreasi yang berjudul “Jaladi Merta Ayu” ini merupakan karya komposisi baru atau karya komposisi karawitan tabuh kreasi yang menawarkan atau menonjol...
Konsep Musikal Instrumen Kendang dalam Gamelan Gong Kebyar
Konsep Musikal Instrumen Kendang dalam Gamelan Gong Kebyar
Memegang peranan sebagai seorang pengendang Bali di dalam sebuah barungan gamelan gong kebyar, ternyata tidak sesederhana yang terlihat. Menjadi seorang pengendang di dalam sebuah ...
SAMIRATA a Musical Art Composition Creative Percusion | SAMIRATA Sebuah Karya Komposisi Seni Karawitan Tabuh Kreasi
SAMIRATA a Musical Art Composition Creative Percusion | SAMIRATA Sebuah Karya Komposisi Seni Karawitan Tabuh Kreasi
Abstrak Penciptaan karya tabuh kreasi akhir ini mulai berkurang khususnya di Buleleng. Lima (5) tahun kebelakang ini, belum adanya tabuh kreasi yang dalam kemasan pola permainan y...
Musical Composition Sandyaning Rang-Rang | Komposisi Musik Sandyaning Rang-Rang
Musical Composition Sandyaning Rang-Rang | Komposisi Musik Sandyaning Rang-Rang
Tabuh kreasi Pepanggulan Sandyaning Rang-Rang this work is created from the amalgamation of the Sounth Balinese style and the North Balinese style. The uniqueness found in this wor...
GAMELAN GONG KEBYAR SEMBILAN BILAH DI DESA KELECUNG
GAMELAN GONG KEBYAR SEMBILAN BILAH DI DESA KELECUNG
Gamelan merupakan salah satu kebudayaan asli Indonesia yang telah berkembang sebagai musik sejak jaman prasejarah hingga saat ini. Perkembangan gamelan di Bali...
Megat Asih: A New Music Composition | Megat Asih: Sebuah Komposisi Musik Baru
Megat Asih: A New Music Composition | Megat Asih: Sebuah Komposisi Musik Baru
Komposisi tabuh kreasi yang berjudul Megat Asih merupakan sebuah tabuh yang telah di kreasikan dengan kenyamanan penata saat membuat suatu lagu-lagu, penciptaan karya komposisi tab...
Aberrant right subclavian artery in Down syndrome fetuses
Aberrant right subclavian artery in Down syndrome fetuses
ABSTRACTObjectivesThe aim of this study is to determine the frequency of aberrant right subclavian artery (ARSA) in trisomic and normal fetuses during the routine detailed ultrason...

Back to Top