Javascript must be enabled to continue!
DEIKSIS DALAM NOVEL ELENA KARYA ELLYA NINGSIH
View through CrossRef
This research focuses on the deixis of persona, place, and time contained in Elena by Ellya Ningsih’s novel published in July 2018. This paper aims to describe the forms and intentions of the use of the persona, place, and time existed in the novel. This research type is qualitative using descriptive methods. Data were analyzed by applying some steps; reducing, classifying, and interpreting. The results of this study indicate that the form and meaning of deixis used is the form of the first single person deixis in the form of the words aku and saya, the first plural persona deviation in the form of our word, kami and kita and the meaning of the role as speaker. The second single person deixis is the word kau, kamu, and anda, the second person person is the deixis, the meaning of the role as the other person. Deixis of the third singular person are ia and dia, the third plural person is mereka, the meaning of the role is what is discussed. Deixis of a place in the form of phrases here and there and their meaning to find out where the speaker is. Time deviation is in the form of phrases this weekend and two more years and their meaning is to show the distance of time when a speaker says. AbstrakPenelitian ini difokuskan pada deiksis persona, tempat, dan waktu yang terdapat pada Novel Elena karya Ellya Ningsih yang diterbitkan pada Juli 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk dan maksud pemakaian deiksis persona, tempat, dan waktu yang terdapat dalam novel tersebut. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data dianalisis dengan langkah-langkah; mereduksi, mengklasifikasi, dan menginterpretasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk dan makna deiksis yang digunakan berupa bentuk deiksis persona pertama tunggal berupa kata aku dan saya, deiksis persona pertama jamak berupa kata kami, kita, dan makna perannya sebagai pembicara. Deiksis persona kedua tunggal berupa kata kau, kamu, dan anda, deiksis persona kedua jamak adalah kalian, makna perannya sebagai lawan bicara. Deiksis persona ketiga tunggal adalah ia dan dia, deiksis persona ketiga jamak adalah mereka, makna perannya adalah yang dibicarakan. Deiksis tempat berupa frasa di sini dan di sana, dan maknanya untuk mengetahui tempat pembicara. Deiksis waktu berupa frasa akhir pekan ini dan dua tahun lagi, dan maknanya untuk menunjukkan jarak waktu pandang saat seorang penutur berujar.Kata Kunci: deiksis, bentuk deiksis, makna deiksis, novel Elena
Kantor Bahasa Kepulauan Riau
Title: DEIKSIS DALAM NOVEL ELENA KARYA ELLYA NINGSIH
Description:
This research focuses on the deixis of persona, place, and time contained in Elena by Ellya Ningsih’s novel published in July 2018.
This paper aims to describe the forms and intentions of the use of the persona, place, and time existed in the novel.
This research type is qualitative using descriptive methods.
Data were analyzed by applying some steps; reducing, classifying, and interpreting.
The results of this study indicate that the form and meaning of deixis used is the form of the first single person deixis in the form of the words aku and saya, the first plural persona deviation in the form of our word, kami and kita and the meaning of the role as speaker.
The second single person deixis is the word kau, kamu, and anda, the second person person is the deixis, the meaning of the role as the other person.
Deixis of the third singular person are ia and dia, the third plural person is mereka, the meaning of the role is what is discussed.
Deixis of a place in the form of phrases here and there and their meaning to find out where the speaker is.
Time deviation is in the form of phrases this weekend and two more years and their meaning is to show the distance of time when a speaker says.
AbstrakPenelitian ini difokuskan pada deiksis persona, tempat, dan waktu yang terdapat pada Novel Elena karya Ellya Ningsih yang diterbitkan pada Juli 2018.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk dan maksud pemakaian deiksis persona, tempat, dan waktu yang terdapat dalam novel tersebut.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif.
Data dianalisis dengan langkah-langkah; mereduksi, mengklasifikasi, dan menginterpretasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk dan makna deiksis yang digunakan berupa bentuk deiksis persona pertama tunggal berupa kata aku dan saya, deiksis persona pertama jamak berupa kata kami, kita, dan makna perannya sebagai pembicara.
Deiksis persona kedua tunggal berupa kata kau, kamu, dan anda, deiksis persona kedua jamak adalah kalian, makna perannya sebagai lawan bicara.
Deiksis persona ketiga tunggal adalah ia dan dia, deiksis persona ketiga jamak adalah mereka, makna perannya adalah yang dibicarakan.
Deiksis tempat berupa frasa di sini dan di sana, dan maknanya untuk mengetahui tempat pembicara.
Deiksis waktu berupa frasa akhir pekan ini dan dua tahun lagi, dan maknanya untuk menunjukkan jarak waktu pandang saat seorang penutur berujar.
Kata Kunci: deiksis, bentuk deiksis, makna deiksis, novel Elena.
Related Results
Analisis Deiksis Dalam Novel “Teluk Alaska” Karya Eka Aryani
Analisis Deiksis Dalam Novel “Teluk Alaska” Karya Eka Aryani
Deiksis yang ada dalam novel “Teluk Alaska” Karya Eka Aryani yaitu deiksis persona, deiksis tempat, deiksis waktu, deiksis wacana, deiksis sosial. Deiksis persona yaitu topeng, ber...
ANALISIS DEIKSIS DALAM NOVEL TELUK ALASKA KARYA EKA ARYANI
ANALISIS DEIKSIS DALAM NOVEL TELUK ALASKA KARYA EKA ARYANI
Deiksis yang ada dalam novel “Teluk Alaska” Karya Eka Aryani yaitu deiksis persona, deiksis tempat, deiksis waktu, deiksis wacana, deiksis sosial. Deiksis persona yaitu topeng, ber...
ANALISIS KALIMAT DIALOG DALAM NASKAH DRAMA �PADA SUATU HARI� KARYA ARIFIN C. NOER
ANALISIS KALIMAT DIALOG DALAM NASKAH DRAMA �PADA SUATU HARI� KARYA ARIFIN C. NOER
Judul penelitian ini adalah Analisis Kalimat Dialog dalam Naskah Drama �Pada Suatu Hari� Karya Arifin C. Noer (Sebuah Analisis Pragmatik tentang Deiksis dan Praanggapan). Rumusan m...
DEIKSIS PERSONA, DEIKSIS TEMPAT, DEIKSIS WAKTU DALAM NOVEL KIDUNG RINDU di TAPAL BATAS KARYA AGUK IRAWAN MN
DEIKSIS PERSONA, DEIKSIS TEMPAT, DEIKSIS WAKTU DALAM NOVEL KIDUNG RINDU di TAPAL BATAS KARYA AGUK IRAWAN MN
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan deiksis persona, deiksis tempat, dan deiksis waktu dalam novel Kidung Rindu di Tapal Batas karya Aguk Irawan MN. Metode pe...
Memperjelas Tindak Tutur Asertif melalui Penggunaan Deiksis dalam Webseries Imperfect 2 Episode 1-3
Memperjelas Tindak Tutur Asertif melalui Penggunaan Deiksis dalam Webseries Imperfect 2 Episode 1-3
Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan penggunaan deiksis dan mendeskripsikan teknik memperjelas tindak tutur asertif melalui penggunaan deiksis dalam webseries Imperfec...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
DEIKSIS PERSONA DALAM KUMPULAN PUISI MEDITASI RINDU KARYA MICKY HIDAYAT (PERSON DEIXIS IN MEDITASI RINDU ANTHOLOGY BY MICKY HIDAYAT)
DEIKSIS PERSONA DALAM KUMPULAN PUISI MEDITASI RINDU KARYA MICKY HIDAYAT (PERSON DEIXIS IN MEDITASI RINDU ANTHOLOGY BY MICKY HIDAYAT)
Deiksis Persona dalam Kumpulan Puisi Meditasi Rindu karya Micky Hidayat. Penelitianmengkaji isi kandungan teks dari kumpulan puisi Meditasi Rindu karya Micky Hidayat secarakeseluru...
Deiksis Persona Pertama dalam Anime The Journey (Ar Rihlah) Karya Peter Cooper Tinjauan Pragmatik
Deiksis Persona Pertama dalam Anime The Journey (Ar Rihlah) Karya Peter Cooper Tinjauan Pragmatik
Persona Deiksis pertama di gunakan sebagai bentuk perwakilan diri. Deiksis memiliki sifat bahwa referensi dapat diubah. Dalam bahasa Arab, kata ganti orang adalah Dhamir. Damir a...


