Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMIKIRAN KIAI SHALIH DARAT TENTANG RUKYAH

View through CrossRef
Pemaknaan kata rukyah yang masih dipermasalahankan oleh beberapa ormas Islam, sehingga muncul kelompok hisab yang menggunakan rukyah bil ilmi dan kelompok rukyah yang menggunakan rukyah bil fi’li. Pendapat Kiai Shaleh Darat yang merupakan salah satu ulama Nusantara angkatan abad 18 dalam permasalahan penetapan awal bulan kamariyah khususnya bulan Ramadlan. Hal ini merupakan wujud komitmen dan kepedulian Kiai Shaleh Darat terhadap problematika keagamaan masyarakat awam pada masa itu. Metode penggalian pendapat Kiai Shaleh Darat dengan menelaah karya-karya Kiai Shaleh Darat. Oleh Kiai Shaleh Darat kata rukyah dimaknai secara batin dan secara dzahir yang memberikan makna rukyah menggunakan rukyah bil fi’li. Tidak hanya memaknai kata rukyah, kiai Shalih Darat juga berpendapat dalam menentukan awal puasa orang awan (rakyat) harus mengkuti apa yang telah ditetapkan penghulu (pemerintah).
Sekolah Tinggi Islam Al-Mukmin (STIM) Surakarta
Title: PEMIKIRAN KIAI SHALIH DARAT TENTANG RUKYAH
Description:
Pemaknaan kata rukyah yang masih dipermasalahankan oleh beberapa ormas Islam, sehingga muncul kelompok hisab yang menggunakan rukyah bil ilmi dan kelompok rukyah yang menggunakan rukyah bil fi’li.
Pendapat Kiai Shaleh Darat yang merupakan salah satu ulama Nusantara angkatan abad 18 dalam permasalahan penetapan awal bulan kamariyah khususnya bulan Ramadlan.
Hal ini merupakan wujud komitmen dan kepedulian Kiai Shaleh Darat terhadap problematika keagamaan masyarakat awam pada masa itu.
Metode penggalian pendapat Kiai Shaleh Darat dengan menelaah karya-karya Kiai Shaleh Darat.
Oleh Kiai Shaleh Darat kata rukyah dimaknai secara batin dan secara dzahir yang memberikan makna rukyah menggunakan rukyah bil fi’li.
Tidak hanya memaknai kata rukyah, kiai Shalih Darat juga berpendapat dalam menentukan awal puasa orang awan (rakyat) harus mengkuti apa yang telah ditetapkan penghulu (pemerintah).

Related Results

Figur Kiai di Madura Perspektif Teori Pemikiran Kekuasaan (Politik) Al-Ghazali
Figur Kiai di Madura Perspektif Teori Pemikiran Kekuasaan (Politik) Al-Ghazali
The kiai figure is very important in the daily life of the Madurese people. So far, the kiai has been a figure who has contributed greatly in various fields, thus making the kiai a...
KIAI NU DAN POLITIK (KETERLIBATAN KIAI NU JEMBER DALAM KONTESTASI PILPRES 2019)
KIAI NU DAN POLITIK (KETERLIBATAN KIAI NU JEMBER DALAM KONTESTASI PILPRES 2019)
Kajian tentang dinamika dan kiprah politik kiai selalu menarik untuk terus dikaji dari berbagai sudut pandang berbeda. Pada kontestasi Pilpres 2019, beberapa kiai NU struktural mau...
Tasawuf Dan Perempuan Pemikiran Sufi-Feminisme Kh. Husein Muhammad
Tasawuf Dan Perempuan Pemikiran Sufi-Feminisme Kh. Husein Muhammad
Abstract Husein Muhammad is often classified as a liberal feminist because of his involvement in the thoughts and movements of feminism in Indonesia. Some researchers emphaticall...
Historiografi Hisab Rukyah
Historiografi Hisab Rukyah
The development of Hisab-Rukyah is not widely disclosed academically because Falak Science does not currently have its place in society. The development of Hisab Rukyah, of course,...
PENYEMBUHAN PENYAKIT ROHANI DENGAN METODE TERAPI RUKYAH
PENYEMBUHAN PENYAKIT ROHANI DENGAN METODE TERAPI RUKYAH
Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana proses penyembuhan penyakit rohani pada masyarakat di kecamatan Hulu Palik dengan metode terapi rukyah. Metode penelitian yang diguna...
Tradisi Ijazah Hadis Musalsal bil Muṣāfaḥah di Pesantren Jami’atul Qur’an Grogol Kediri
Tradisi Ijazah Hadis Musalsal bil Muṣāfaḥah di Pesantren Jami’atul Qur’an Grogol Kediri
This research aims to uncover the tradition of granting Ijazah (certificates of authorization) for musalsal bil musafahah Hadith practiced at Jami’atul Qur’an Islamic Boarding Scho...
PENULIS KITAB PEGON DI JAWA ABAD XX: BIOGRAFI KIAI ASRORI AHMAD DAN KARYA-KARYANYA
PENULIS KITAB PEGON DI JAWA ABAD XX: BIOGRAFI KIAI ASRORI AHMAD DAN KARYA-KARYANYA
This article attempts to describe the biography of the prolific kiai writer and translator of the kitab Pegon, Kiai Asrori Ahmad who lived Wonosari, Magelang, Central Java in the t...
SUFISME KH. SHALEH DARAT TERHADAP PENAFSIRAN AYAT-AYAT SHALAT DALAM TAFSI<R FAID{ AL-RAH{MA<N
SUFISME KH. SHALEH DARAT TERHADAP PENAFSIRAN AYAT-AYAT SHALAT DALAM TAFSI<R FAID{ AL-RAH{MA<N
Artikel ini mengungkap corak sufistik penafsiran kiai Shaleh Darat dalam kitab Tafsirnya, Tafsir Faid al-Rahman. Sebagai ulama yang dominan menuliskan karya-karyanya dengan bahasa ...

Back to Top