Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Sosial Movement Berbasis Religiusitas: Studi Kasus Gerakan Aksi Bela Islam 212

View through CrossRef
Gerakan aksi bela islam 212 merupakan salah satu implementasi dari politik identitas di Indonesia. Gerakan 212 ini dimulai sebagai reaksi atas pernyataan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau yang kerap disebut Ahok di Jakarta saat itu, yang mana beliau mendesak orang-orang untuk menolak terpengaruh oleh ayat 51 di dalam Surat Al-Maidah. Hal itu menimbulkan gejolak di dalam diri umat muslim di Indonesia, karena Ahok dinilai penistaan agama oleh umat muslim. Adanya gerakan sosial umat muslim tersebut menunjukkan bahwa Gerakan 212 menjadi perwujudan akan perjuangan untuk membela aspek religi di dalam agama Islam yang dihancurkan oleh seorang gubernur Jakarta pada tahun 2016. Adapun tujuan dalam artikel jurnal berikut yaitu untuk menganalisis sejauh mana gerakan aksi bela islam 212 sebagai gerakan social yang mempengaruhi dinamika partisipasi masyarakat. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif, adapun prosedur pengumpulan data untuk artikel jurnal yaitu melalui studi dokumen dan literatur. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu bahwasannya gerakan ini berhasil menggalang partisipasi masyarakat melalui mobilisasi yang efektif melalui retorika religius. Solidaritas di antara peserta gerakan muncul karena adanya panggilan moral untuk membela ajaran agama yang dianggap terancam. Penyadaran terhadap isu-isu agama juga menjadi salah satu dampak positif dari partisipasi dalam Gerakan 212, menciptakan masyarakat yang lebih sadar terhadap nilai-nilai keagamaan dan isu- isu yang berkaitan.
Title: Sosial Movement Berbasis Religiusitas: Studi Kasus Gerakan Aksi Bela Islam 212
Description:
Gerakan aksi bela islam 212 merupakan salah satu implementasi dari politik identitas di Indonesia.
Gerakan 212 ini dimulai sebagai reaksi atas pernyataan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau yang kerap disebut Ahok di Jakarta saat itu, yang mana beliau mendesak orang-orang untuk menolak terpengaruh oleh ayat 51 di dalam Surat Al-Maidah.
Hal itu menimbulkan gejolak di dalam diri umat muslim di Indonesia, karena Ahok dinilai penistaan agama oleh umat muslim.
Adanya gerakan sosial umat muslim tersebut menunjukkan bahwa Gerakan 212 menjadi perwujudan akan perjuangan untuk membela aspek religi di dalam agama Islam yang dihancurkan oleh seorang gubernur Jakarta pada tahun 2016.
Adapun tujuan dalam artikel jurnal berikut yaitu untuk menganalisis sejauh mana gerakan aksi bela islam 212 sebagai gerakan social yang mempengaruhi dinamika partisipasi masyarakat.
Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif, adapun prosedur pengumpulan data untuk artikel jurnal yaitu melalui studi dokumen dan literatur.
Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu bahwasannya gerakan ini berhasil menggalang partisipasi masyarakat melalui mobilisasi yang efektif melalui retorika religius.
Solidaritas di antara peserta gerakan muncul karena adanya panggilan moral untuk membela ajaran agama yang dianggap terancam.
Penyadaran terhadap isu-isu agama juga menjadi salah satu dampak positif dari partisipasi dalam Gerakan 212, menciptakan masyarakat yang lebih sadar terhadap nilai-nilai keagamaan dan isu- isu yang berkaitan.

Related Results

ANALISIS BINGKAI PEMBERITAAN AKSI BELA ISLAM 2 DESEMBER 2016 (AKSI 212) DI MEDIA MASSA BBC (INDONESIA) & REPUBLIKA
ANALISIS BINGKAI PEMBERITAAN AKSI BELA ISLAM 2 DESEMBER 2016 (AKSI 212) DI MEDIA MASSA BBC (INDONESIA) & REPUBLIKA
This article presents a framing analysis of news about Aksi Bela Islam 2 Desember 2016 (Aksi 212) which were reported by two local media: BBC Indonesia and Republika. Aksi 212 refe...
Konstruksi “Islam Moderat” Pasca Aksi Bela Islam 212
Konstruksi “Islam Moderat” Pasca Aksi Bela Islam 212
This study aimed at finding the existence of moderate Islam in the dynamics of Islamic politics in Indonesia after “Aksi Bela Islam”. The focus of this paper comes from two questio...
DAKWAH DAN FENOMENA GERAKAN ISLAM LIBERAL
DAKWAH DAN FENOMENA GERAKAN ISLAM LIBERAL
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memahami fenomena gerakan Islam liberal dan peran dakwah dalam gerakan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman...
Pemaknaan Aksi Super Damai 212 dan Gerakan Kebangkitan Ekonomi Umat Islam di Indonesia
Pemaknaan Aksi Super Damai 212 dan Gerakan Kebangkitan Ekonomi Umat Islam di Indonesia
Aksi Bela Islam Super Damai 212 diselenggarakan di Monumen Nasional, Jakarta diikuti oleh umat muslim dari berbagai wilayah Indonesia. Peristiwa ini menimbulkan semangat persatuan ...
Perancangan Penggerak Pada Robot Pemotong Rumput
Perancangan Penggerak Pada Robot Pemotong Rumput
<p><em>The use of robotics to cut grass has been widely used to make it easier and reduce the risk of danger from being hit by cutting blades. Robotic lawn mowers can r...
HUBUNGAN RELIGIUSITAS ISLAM DAN REGULASI EMOSI MAHASISWA UNTUK TERCAPAINYA SDGS KE-3
HUBUNGAN RELIGIUSITAS ISLAM DAN REGULASI EMOSI MAHASISWA UNTUK TERCAPAINYA SDGS KE-3
Religiusitas Islam merupakan hal penting untuk diperhatikan, khususnya pada seorang muslim. Hal ini karena religiusitas Islam berperan terhadap seluruh aspek kehidupan manusia, tid...
Effects of WIN 55,212 cannabinoid and SMA-WIN 55,212 on the expression of cannabinoid receptors in different glioma cell lines.
Effects of WIN 55,212 cannabinoid and SMA-WIN 55,212 on the expression of cannabinoid receptors in different glioma cell lines.
Abstract Background: Glioblastoma (GBM) is a highly invasive primary malignancy of the brain that is prone to acquiring resistance to chemotherapy. Given the limited therap...
PENGARUH SOSIALISASI BELA NEGARA TERHADAP SIKAP BELA NEGARA GURU SEKOLAH DASAR DI JAKARTA
PENGARUH SOSIALISASI BELA NEGARA TERHADAP SIKAP BELA NEGARA GURU SEKOLAH DASAR DI JAKARTA
<p>Penelitian ini bertujuan mengetahui seberapa besar pengaruh kegiatan sosialisasi bela negara yang diselenggarakan Direktorat Bela Negara Kementerian Pertahanan Republik In...

Back to Top