Javascript must be enabled to continue!
METODE PENAFSIRAN IBNU AL-QAYYIM AL-JAUZIYYAH
View through CrossRef
Ibnu Al-Qayyim Al-Jauziyyah merupakan salah seorang ulama abad ke-7 yang dikenal memiliki kemampuan berbagai ilmu dan tumbuh menjadi ulama yang produktif. Salah satunya adalah hasil pemikirannya terhadap penafsiran al-Quran. Namun penafsiranya tidak dituliskan secara terpisah dan utuh, dan hanya ditemukan dalam tulisan-tulisannya yang tersebar dari berbagai kitab. Pengumpulan penafsiran Ibnu Al-Qayyim yang diambil dari berbagai kitab ini telah dilakukan oleh Muhammad Uwais al Nadwiydalam Tafsir al-Qayyim, yang kemudian disempurnakan oleh Yusri Al-Sayyid Muhammad dalam Badâi’ al Tafsir. Dalam penelitian ini, akan dibahas tentang metode dan corak pemikiran Ibnu Al-Qayyim dalam menafsirkan al-Quran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka (library research) dengan menela’ah kitab Tafsir al-Qayyim dan Badâi’ al Tafsir. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dalam menafsirkan Al-Quran, Ibnu Al-Qayyim menerapkan berbagai metode dalam menafsirkan al-Quran, seperti maudhû’i, tahlîli dan muqâran.
Title: METODE PENAFSIRAN IBNU AL-QAYYIM AL-JAUZIYYAH
Description:
Ibnu Al-Qayyim Al-Jauziyyah merupakan salah seorang ulama abad ke-7 yang dikenal memiliki kemampuan berbagai ilmu dan tumbuh menjadi ulama yang produktif.
Salah satunya adalah hasil pemikirannya terhadap penafsiran al-Quran.
Namun penafsiranya tidak dituliskan secara terpisah dan utuh, dan hanya ditemukan dalam tulisan-tulisannya yang tersebar dari berbagai kitab.
Pengumpulan penafsiran Ibnu Al-Qayyim yang diambil dari berbagai kitab ini telah dilakukan oleh Muhammad Uwais al Nadwiydalam Tafsir al-Qayyim, yang kemudian disempurnakan oleh Yusri Al-Sayyid Muhammad dalam Badâi’ al Tafsir.
Dalam penelitian ini, akan dibahas tentang metode dan corak pemikiran Ibnu Al-Qayyim dalam menafsirkan al-Quran.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka (library research) dengan menela’ah kitab Tafsir al-Qayyim dan Badâi’ al Tafsir.
Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dalam menafsirkan Al-Quran, Ibnu Al-Qayyim menerapkan berbagai metode dalam menafsirkan al-Quran, seperti maudhû’i, tahlîli dan muqâran.
Related Results
Pendidikan Anak Perspektif Ibn Qayyim Al Jauziyyah
Pendidikan Anak Perspektif Ibn Qayyim Al Jauziyyah
Fitrah manusia terlahir dengan membawa ke-Islaman dan ketauhidan, serta potensi-potensi sebagai makhluk ciptaan Allah. Potensi dasar yang dimiliki anak ini,menjadikan bimbingan dan...
Sufistic Phsycoteraphy; Telaah Metode Psikoterapi Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Sufistic Phsycoteraphy; Telaah Metode Psikoterapi Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penelitian ini berangkat dari fenomena nir-kebahagiaan, kegersangan hati, kehampaan, dan sakitnya jiwa manusia yang belum mampu disembuhkan oleh dunia medis maupun psikologi dengan...
Metode Sejarah dalam Perspektif Ibnu Khaldun (Telaah Kitab Mukaddimah)
Metode Sejarah dalam Perspektif Ibnu Khaldun (Telaah Kitab Mukaddimah)
Tulisan ini bertujuan untuk menelaah dan menjelaskan Metode Sejarah dalam Perspektif Ibnu Khaldun dalam kitab mukaddimah yang merupakan pendahuluan dari kitab al-Ibar. Untuk mengur...
PERSPEKTIF AL-SYAWKANI TENTANG PENTARJIHAN PERBEDAAN PENAFSIRAN
PERSPEKTIF AL-SYAWKANI TENTANG PENTARJIHAN PERBEDAAN PENAFSIRAN
<p class="05Abstrak">Tarjîh dalam penafsiran dihasilkan dari adanya berbagai perbedaan pendapat para mufassir dalam menafsirkan ayat-ayat al-Qur’an. Tujuannya adalah mengeta...
METODOLOGI TAFSIR
METODOLOGI TAFSIR
Tulisan ini tentang metode penulisan, yang menitik beratkan pada metodologi/metode-metode tafsir, dan metode penelitian tafsir. Dalam kajian tafsir (interpretation) terhadap teks A...
Corak dan Gaya Penafsiran
Corak dan Gaya Penafsiran
Abstrak ini membahas tentang corak dan gaya penafsiran Al-Qur'an yang telah berkembang dari periode klasik hingga kontemporer. Penafsiran Al-Qur'an melibatkan berbagai pendekatan, ...
DERADIKALISAI PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF SAYYID MUHAMMAD ALAWI AL MALIKI
DERADIKALISAI PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF SAYYID MUHAMMAD ALAWI AL MALIKI
Deradikalisai itu sangat penting terutama melalui pendidikan agama Islam dengan menanamkan nilai-nilai toleransi dalam berinteraksi terhadap orang lain, sehingga tidak terjadi lagi...
Populisme Mahkamah Konstitusi dalam Penafsiran Perkara-Perkara pada Wilayah Open Legal Policy
Populisme Mahkamah Konstitusi dalam Penafsiran Perkara-Perkara pada Wilayah Open Legal Policy
In the past seven years, the striking characteristic of cases filed before the Constitutional Court (MK) has developed into cases at the open legal policy level. In open legal case...

