Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SITUASI DIGLOSIA SUKU BONAI DI PROVINSI RIAU

View through CrossRef
Suku Bonai (suku terasing dan minoritas di Provinsi Riau) merupakan masyarakat yang dwi/multilingual. Mereka berpotensi menjadi masyarakat yang diglosik  karena menguasai dan menggunakan lebih dari satu bahasa dalam komunikasi. Untuk mengetahui potensi tersebut, kajian ini difokuskan pada kediglosiaan suku Bonai. Tujuannya adalah untuk menentukan dan mendeskripsikan status kediglosiaan suku Bonai dari segi fungsi, prestise, warisan budaya, pemerolehan, standardisasi, stabilitas, leksikon, dan sistem fonologis. Kajian ini bersifat kuantitatif dan kualitatif. Data diperoleh melalui survei dengan menggunakan kuesioner dan studi kepustakaan. Sampel berjumlah 78 orang, ditarik dengan teknik acak bertujuan. Data kuantitatif diolah dengan program Excel dan SPSS sedangkan data kualitatif dengan diolah dengan analisis wacana. Dari analisis data, suku Bonai dapat dikategorikan sebagai masyarakat yang diglosik sekaligus bilingualisme. Simpulan tersebut didasari oleh aspek fungsi, prestise, pemerolehan, standardisasi, leksikon, dan sistem fonologis. Dari analisis data juga terungkap bahwa bahasa Indonesia merupakan kode H (high) sementara bahasa suku Bonai merupakan kode L (low). Walaupun demikian, situasi diglosia pada suku Bonai belum mantap dari segi stabilitas karena belum berlangsung dalam masa ratusan tahun. Di samping itu, juga terjadi ketirisan diglosia (diglossia leaked), yaitu penyusupan kode L ke ranah-ranah kode H atau sebaliknya.
Title: SITUASI DIGLOSIA SUKU BONAI DI PROVINSI RIAU
Description:
Suku Bonai (suku terasing dan minoritas di Provinsi Riau) merupakan masyarakat yang dwi/multilingual.
Mereka berpotensi menjadi masyarakat yang diglosik  karena menguasai dan menggunakan lebih dari satu bahasa dalam komunikasi.
Untuk mengetahui potensi tersebut, kajian ini difokuskan pada kediglosiaan suku Bonai.
Tujuannya adalah untuk menentukan dan mendeskripsikan status kediglosiaan suku Bonai dari segi fungsi, prestise, warisan budaya, pemerolehan, standardisasi, stabilitas, leksikon, dan sistem fonologis.
Kajian ini bersifat kuantitatif dan kualitatif.
Data diperoleh melalui survei dengan menggunakan kuesioner dan studi kepustakaan.
Sampel berjumlah 78 orang, ditarik dengan teknik acak bertujuan.
Data kuantitatif diolah dengan program Excel dan SPSS sedangkan data kualitatif dengan diolah dengan analisis wacana.
Dari analisis data, suku Bonai dapat dikategorikan sebagai masyarakat yang diglosik sekaligus bilingualisme.
Simpulan tersebut didasari oleh aspek fungsi, prestise, pemerolehan, standardisasi, leksikon, dan sistem fonologis.
Dari analisis data juga terungkap bahwa bahasa Indonesia merupakan kode H (high) sementara bahasa suku Bonai merupakan kode L (low).
Walaupun demikian, situasi diglosia pada suku Bonai belum mantap dari segi stabilitas karena belum berlangsung dalam masa ratusan tahun.
Di samping itu, juga terjadi ketirisan diglosia (diglossia leaked), yaitu penyusupan kode L ke ranah-ranah kode H atau sebaliknya.

Related Results

BUNYI /t/ DAN /k/: KARAKTERISTIK BAHASA BONAI ULAK PATIAN
BUNYI /t/ DAN /k/: KARAKTERISTIK BAHASA BONAI ULAK PATIAN
The research regarding the phonology of  Bonai language  has not much done. This causes lack  of  knowledge  about  the  characteristic  of  Bonai  language,  especially  Ulak  Pat...
PENGGUNAAN BAHASA DAN IDENTITAS SUKU BONAI (THE LANGUAGE USE AND THE IDENTITY OF BONAI TRIBE)
PENGGUNAAN BAHASA DAN IDENTITAS SUKU BONAI (THE LANGUAGE USE AND THE IDENTITY OF BONAI TRIBE)
Ranah penggunaannya bahasa suku Bonai  (salah satu suku asli/ terasing di Provinsi Riau) sedang terancam (Yance dkk., 2017). Padahal, bahasa bagi kelompok linguistik minoritas sepe...
ASIMILASI DALAM ISOLEK BONAI ULAKPATIAN
ASIMILASI DALAM ISOLEK BONAI ULAKPATIAN
This study aims at describing the assimilation of Bonai Ulakpatian isolect in Riau Province. This study is a linguistics research about sound changing that occurs on the different ...
SISTEM PEREKONOMIAN MASYARAKAT MELAYU SUKU BONAI DI KECAMATAN BONAI DARUSSALAM KABUPATEN ROKAN HULU
SISTEM PEREKONOMIAN MASYARAKAT MELAYU SUKU BONAI DI KECAMATAN BONAI DARUSSALAM KABUPATEN ROKAN HULU
This article discusses the economic system in Bonai, Bonai Darussalam sub-district, Rokan Hulu Regency. The purpose of this article is to discuss the economic issues and challenges...
Pembinaan Tari Cegak oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Rokan Hulu
Pembinaan Tari Cegak oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Rokan Hulu
ABSTRAKManusia tidak pernah lepas dari kebudayaan dan adat istiadat, kebudayaan berfungsi sebagai identitas dan ciri khas masing-masing daerah. Kebudayaan bersifat turun-temurun, d...
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
Bahasa merupakan aspek terpenting dalam hidup setiap individu. Bahasa adalah sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi antara satu individu dengan individu lainnya. Dengan m...
Revitalisasi Sastra Bonai
Revitalisasi Sastra Bonai
Mitos globalisasi yang muncul selama ini merupakan proses globalisasi yang akan membuat dunia seragam (homogen). Globalisasi dicurigai tidak hanya membentuk cara pandang masyarakat...
Efektivitas Proses Pembelajaran Akidah Akhlak Terhadap Peserta Didik di MIUT Tanjung Bonai Aur
Efektivitas Proses Pembelajaran Akidah Akhlak Terhadap Peserta Didik di MIUT Tanjung Bonai Aur
MIUT Tanjung Bonai Aur is the first madrasah established in Nagari Tanjung Bonai Aur, Sumpur Kudus subdistrict, Sijunjung district, West Sumatra, Indonesia. The geographical condit...

Back to Top