Javascript must be enabled to continue!
TRANSFORMASI MISI DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI ERA SOCIETY 5.0 DALAM MENATA PENGABARAN INJIL UNTUK MASA DEPAN
View through CrossRef
Dalam artikel ini, penulis mengangkat transformasi pendidikan agama Kristen dalam misi untuk memperoleh pengetahuan teologis atau kerohanian melalui pengabaran injil di era sekarang yang mengarah kemasa depan dimana tantangan seorang penginjil di negara minoritas ditambah kabar-kabar mengenai iman yang mulai goyah karena penganiayaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui definisi pendidikan agama Kristen dan misi kristen dan pengabaran injil, kemudian dinamika-dinamika yang terjadi seputar pengabaran injil, langkah yang dialami di era society 5.0 dalam menata pengabaran injil untuk masa depan. Metode yang dipakai adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil yang diperoleh adalah Pendidikan Agma maupun misi Kristen merupakan sebuah tugas gereja/pengikut Kristus sebagai perintah langsung Yesus Kristus untuk memulihkan hubungan Allah Bapa dengan manusia, membawa orang-orang untuk mengenal satu-satunya Allah dan memuliakan-Nya, sedangkan pengabaran injil adalah perintah memuridkan. Dinamika perjalanan seorang misi kristen hampir semua mengalami tantangan, baik tantangan era kekristenan masuk ke Indonesia maupun tantangan era modern dan langkah menata pengabaran injil untuk masa depan: (1) Memahami panggilan dan tanggung jawab; (2) Misi penginjilan dapat dicapai melalui karakteristik masyarakat sekitar, menginjil secara efektif; (3) Kolaborasi dan kemitraan; (4) Misionaris modern hendaknya selain melakukan pelayanan juga dapat merangkap konseling yang komprehensif.In this article, the author raises the transformation of Christian religious education in the mission to gain theological or spiritual knowledge through evangelism in the current era that leads to the future where the challenges of an evangelist in a minority country are added to the news of faith that is starting to waver due to persecution. The purpose of this study is to determine the definition of Christian religious education and Christian mission and evangelism, then the dynamics that occur around evangelism, the steps experienced in the era of society 5.0 in organizing evangelism for the future. The method used is a qualitative method with a literature study approach. The results obtained are that Religious Education and Christian missions are a task of the church/followers of Christ as a direct command from Jesus Christ to restore the relationship between God the Father and humans, bring people to know the one and only God and glorify Him, while evangelism is a command to make disciples. The dynamics of a Christian mission's journey almost all experience challenges, both challenges of the era of Christianity entering Indonesia and challenges of the modern era and steps to organize evangelism for the future: (1) Understanding the calling and responsibility; (2) The mission of evangelism can be achieved through the characteristics of the surrounding community, evangelizing effectively; (3) Collaboration and partnership; (4) Modern missionaries should not only provide services but also provide comprehensive counseling.
Title: TRANSFORMASI MISI DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI ERA SOCIETY 5.0 DALAM MENATA PENGABARAN INJIL UNTUK MASA DEPAN
Description:
Dalam artikel ini, penulis mengangkat transformasi pendidikan agama Kristen dalam misi untuk memperoleh pengetahuan teologis atau kerohanian melalui pengabaran injil di era sekarang yang mengarah kemasa depan dimana tantangan seorang penginjil di negara minoritas ditambah kabar-kabar mengenai iman yang mulai goyah karena penganiayaan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui definisi pendidikan agama Kristen dan misi kristen dan pengabaran injil, kemudian dinamika-dinamika yang terjadi seputar pengabaran injil, langkah yang dialami di era society 5.
0 dalam menata pengabaran injil untuk masa depan.
Metode yang dipakai adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan.
Hasil yang diperoleh adalah Pendidikan Agma maupun misi Kristen merupakan sebuah tugas gereja/pengikut Kristus sebagai perintah langsung Yesus Kristus untuk memulihkan hubungan Allah Bapa dengan manusia, membawa orang-orang untuk mengenal satu-satunya Allah dan memuliakan-Nya, sedangkan pengabaran injil adalah perintah memuridkan.
Dinamika perjalanan seorang misi kristen hampir semua mengalami tantangan, baik tantangan era kekristenan masuk ke Indonesia maupun tantangan era modern dan langkah menata pengabaran injil untuk masa depan: (1) Memahami panggilan dan tanggung jawab; (2) Misi penginjilan dapat dicapai melalui karakteristik masyarakat sekitar, menginjil secara efektif; (3) Kolaborasi dan kemitraan; (4) Misionaris modern hendaknya selain melakukan pelayanan juga dapat merangkap konseling yang komprehensif.
In this article, the author raises the transformation of Christian religious education in the mission to gain theological or spiritual knowledge through evangelism in the current era that leads to the future where the challenges of an evangelist in a minority country are added to the news of faith that is starting to waver due to persecution.
The purpose of this study is to determine the definition of Christian religious education and Christian mission and evangelism, then the dynamics that occur around evangelism, the steps experienced in the era of society 5.
0 in organizing evangelism for the future.
The method used is a qualitative method with a literature study approach.
The results obtained are that Religious Education and Christian missions are a task of the church/followers of Christ as a direct command from Jesus Christ to restore the relationship between God the Father and humans, bring people to know the one and only God and glorify Him, while evangelism is a command to make disciples.
The dynamics of a Christian mission's journey almost all experience challenges, both challenges of the era of Christianity entering Indonesia and challenges of the modern era and steps to organize evangelism for the future: (1) Understanding the calling and responsibility; (2) The mission of evangelism can be achieved through the characteristics of the surrounding community, evangelizing effectively; (3) Collaboration and partnership; (4) Modern missionaries should not only provide services but also provide comprehensive counseling.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Komparasi Eskatologi Injil Lukas dengan Injil Sinoptik Lainnya
Komparasi Eskatologi Injil Lukas dengan Injil Sinoptik Lainnya
“Komparasi Eskatologi Injil Lukas dengan Injil Sinoptik Lainnya,” adalah subyek penelitian memberikan eksplanatori mengenai pemikiran-pemikiran teologis dari Lukas selaku penulis I...
Analisis misi apologetika Kristen untuk menjadikan gereja sebagai pekabaran injil
Analisis misi apologetika Kristen untuk menjadikan gereja sebagai pekabaran injil
menurut konsep dan pemahaman Kristus, Pekabaran Injil adalah bagian dari Misi Allah (Missio Dei) untuk memperluas Kerajaan-Nya. Misi tersebut dapat dilakukan dalam bentuk pertanggu...
Peran GKII di Kalimantan Barat dalam Pengentasan Kemiskinan Melalui Pendidikan
Peran GKII di Kalimantan Barat dalam Pengentasan Kemiskinan Melalui Pendidikan
Studi ini menganalisis peran Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) di Kalimantan Barat dalam pengentasan kemiskinan melalui pendidikan. Kemiskinan menjadi masalah serius yang dihadap...
Menuju Misi Kristen yang Mengedepankan Dialog Antariman
Menuju Misi Kristen yang Mengedepankan Dialog Antariman
This paper uses library research to several kinds of literature that address issues of Christian mission. This paper shows that the early Christian mission came together and was us...
KELUARGA SEBAGAI PUSAT MISI MASA KINI
KELUARGA SEBAGAI PUSAT MISI MASA KINI
Kajian Alkitab selalu menempatkan misi sebagai denyut nadi pemberitaan danmandat yang terus dikerjakan oleh tokoh-tokoh Alkitab dari masa ke masa.Keluarga telah menempati peran sen...
INTEGRASI KECERDASAN MAJEMUK (MULTIPLE INTELLIGENCES) DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN PADA JENJANG SEKOLAH DASAR
INTEGRASI KECERDASAN MAJEMUK (MULTIPLE INTELLIGENCES) DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN PADA JENJANG SEKOLAH DASAR
Pendidikan agama Kristen berbasis multiple intelligences merupakan model pembelajaran pendidikan Kristen di sekolah dasar yang memberikan pendekatan pembelajaran dengan meman...

