Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Sistem Informasi Pengelolaan Destinasi Wisata Menggunakan Metode User Centered Design

View through CrossRef
Desa Penatahan merupakan desa wisata yang menawarkan potensi destinasi unggul bagi Wisatawan, seperti pemandian air panas alami dan keindahan alam yang memukau. Pengelolaan informasi destinasi wisata desa ini masih mempunyai masalah akan kurangnya penyebaran informasi destinasi wisata di desa penatahan, sehingga menyulitkan wisatawan memperoleh informasi yang akurat dan terkini. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi pengelolaan destinasi wisata berbasis web menggunakan Metode User Centered Design (UCD). Metode User Centered Design diterapkan untuk memfokuskan pada kebutuhan pengguna. Sistem yang dihasilkan mencakup fitur-fitur seperti data destinasi wisata, transaksi, dan informasi dasboard guna meningkatkan pengalaman pengguna. Dari hasil pengujian Usability didapatkan keseluruhan menunjukkan bahwa sistem ini memenuhi fungsionalitas mempunyai tingkat kegunaan yang cukup baik dan efektif dengan nilai 94,29%. Hasil Blackbox Testing juga menunjukkan bahwa sistem informasi pariwisata ini telah berfungsi sesuai dengan kebutuhan fungsional yang diinginkan. Penalahan Village is a tourist village that offers potential superior destinations for tourists, such as natural hot springs and stunning natural beauty. However, the management of information on tourist destinations in this village still lacks knowledge about tourist destinations in Penetahan Village, especially hot springs, making it difficult for tourists to obtain accurate and up-to-date information. This research aims to design and build a web-based tourist destination management information system using the User Centered Design (UCD) method. The User Centered Design method is applied to focus on user needs. The resulting system includes features such as tourist destination data, transactions and dashboard information. to improve user experience. From the results of the usability test, it was found that the system fulfills the functionality and has a fairly good and effective level of usability with a value of 94.29%. The results of Blackbox Testing also show that this tourism information system has functioned in accordance with the desired functional requirements
Title: Sistem Informasi Pengelolaan Destinasi Wisata Menggunakan Metode User Centered Design
Description:
Desa Penatahan merupakan desa wisata yang menawarkan potensi destinasi unggul bagi Wisatawan, seperti pemandian air panas alami dan keindahan alam yang memukau.
Pengelolaan informasi destinasi wisata desa ini masih mempunyai masalah akan kurangnya penyebaran informasi destinasi wisata di desa penatahan, sehingga menyulitkan wisatawan memperoleh informasi yang akurat dan terkini.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi pengelolaan destinasi wisata berbasis web menggunakan Metode User Centered Design (UCD).
Metode User Centered Design diterapkan untuk memfokuskan pada kebutuhan pengguna.
Sistem yang dihasilkan mencakup fitur-fitur seperti data destinasi wisata, transaksi, dan informasi dasboard guna meningkatkan pengalaman pengguna.
Dari hasil pengujian Usability didapatkan keseluruhan menunjukkan bahwa sistem ini memenuhi fungsionalitas mempunyai tingkat kegunaan yang cukup baik dan efektif dengan nilai 94,29%.
Hasil Blackbox Testing juga menunjukkan bahwa sistem informasi pariwisata ini telah berfungsi sesuai dengan kebutuhan fungsional yang diinginkan.
Penalahan Village is a tourist village that offers potential superior destinations for tourists, such as natural hot springs and stunning natural beauty.
However, the management of information on tourist destinations in this village still lacks knowledge about tourist destinations in Penetahan Village, especially hot springs, making it difficult for tourists to obtain accurate and up-to-date information.
This research aims to design and build a web-based tourist destination management information system using the User Centered Design (UCD) method.
The User Centered Design method is applied to focus on user needs.
The resulting system includes features such as tourist destination data, transactions and dashboard information.
to improve user experience.
From the results of the usability test, it was found that the system fulfills the functionality and has a fairly good and effective level of usability with a value of 94.
29%.
The results of Blackbox Testing also show that this tourism information system has functioned in accordance with the desired functional requirements.

Related Results

Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...
IMPLEMENTASI FRAMEWORK LARAVEL PADA SISTEM INFORMASI WISATA BERASIS WEB UNTUK DESTINASI NUSA PENIDA
IMPLEMENTASI FRAMEWORK LARAVEL PADA SISTEM INFORMASI WISATA BERASIS WEB UNTUK DESTINASI NUSA PENIDA
Nusa Penida merupakan salah satu destinasi wisata populer di Bali yang menawarkan berbagai atraksialam dan budaya. Pulau Nusa Penida juga memiliki banyak tempat wisata yang indah d...
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Kapasitas pelaku desa wisata di Indonesia umumnya masih rendah terutama para pelaku wisata di desa wisata. Rendahnya kapasitas tersebut dapat dilihat dari pelaku desa wisata yang b...
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
Kabupaten Lumajang memiliki sejumlah objek wisata yang relatif lengkap, mulai dari objek wisata alam (wisata tirta, hutan wisata, serta panorama alam), objek wisata buatan (taman r...
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
Wisata Bongan saat ini tengah dikembangkan untuk menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Desa wisata ini memiliki beragam potensi wisata, baik itu ...
Implementasi Metode EDAS dan Pembobotan ROC untuk Pemilihan Destinasi Wisata Ramah Pengunjung di Indonesia
Implementasi Metode EDAS dan Pembobotan ROC untuk Pemilihan Destinasi Wisata Ramah Pengunjung di Indonesia
Penelitian ini mengkaji penerapan sistem pendukung keputusan (SPK) untuk menentukan destinasi wisata yang ramah pengunjung di Indonesia. Permasalahan utama yang diidentifikasi adal...
Strategi Pengembangan Destinasi Wisata Danau Rana Tonjong Desa Nanga Mbaling, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur
Strategi Pengembangan Destinasi Wisata Danau Rana Tonjong Desa Nanga Mbaling, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh potensi destinasi wisata Danau Rana Tonjong di Desa Nanga Mbaling, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur. Salah satu distinasi wisa...

Back to Top