Javascript must be enabled to continue!
Perbandingan Hasil Tangkapan Ikan Kakap Merah (Lutjanus malabaricus) pada Umpan yang Berbeda
View through CrossRef
Ikan kakap merah Lutjanus malabaricus merupakan jenis ikan dari family Lutjanidae yang memiliki daerah penyebaran cukup luas termasuk perairan Pinrang dan dapat tertangkap dengan berbagai jenis alat tangkap seperti rawai dasar, pancing ulur, dan bubu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil tangkapan kakap merah pada umpan yang berbeda sehingga upaya penangkapan kakap merah dapat lebih efektif dan efisien. Total 852 ekor kakap merah yang dikumpulkan secara acak dari alat tangkap rawai dasar, pancing ulur dan bubu di perairan Pinrang. Parameter yang diamati meliputi komposisi hasil tangkapan dan sebaran frekuensi panjang dengan menggunakan empat jenis umpan yaitu ikan teri, layang, tembang dan udang. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tangkapan kakap merah terbanyak diperoleh dari umpan udang sebanyak 305 ekor (36%) dan paling sedikit dari umpan ikan layang yaitu sebanyak 143 ekor (16%). Begitupula dengan sebaran ukuran panjang kakap merah yang berkisar antara 17-67 cm dengan frekuensi tertinggi sebanyak 89 ekor pada kisaran ukuran panjang 57-67 cm dari umpan udang dan terendah 9 ekor berada pada kisaran ukuran panjang 17-26 cm dari umpan ikan layang. Penggunaan umpan udang dapat meningkatkan hasil tangkapan Ikan kakap merah Lutjanus malabaricus.
Agency for Marine and Fisheries Research and Development
Title: Perbandingan Hasil Tangkapan Ikan Kakap Merah (Lutjanus malabaricus) pada Umpan yang Berbeda
Description:
Ikan kakap merah Lutjanus malabaricus merupakan jenis ikan dari family Lutjanidae yang memiliki daerah penyebaran cukup luas termasuk perairan Pinrang dan dapat tertangkap dengan berbagai jenis alat tangkap seperti rawai dasar, pancing ulur, dan bubu.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil tangkapan kakap merah pada umpan yang berbeda sehingga upaya penangkapan kakap merah dapat lebih efektif dan efisien.
Total 852 ekor kakap merah yang dikumpulkan secara acak dari alat tangkap rawai dasar, pancing ulur dan bubu di perairan Pinrang.
Parameter yang diamati meliputi komposisi hasil tangkapan dan sebaran frekuensi panjang dengan menggunakan empat jenis umpan yaitu ikan teri, layang, tembang dan udang.
Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tangkapan kakap merah terbanyak diperoleh dari umpan udang sebanyak 305 ekor (36%) dan paling sedikit dari umpan ikan layang yaitu sebanyak 143 ekor (16%).
Begitupula dengan sebaran ukuran panjang kakap merah yang berkisar antara 17-67 cm dengan frekuensi tertinggi sebanyak 89 ekor pada kisaran ukuran panjang 57-67 cm dari umpan udang dan terendah 9 ekor berada pada kisaran ukuran panjang 17-26 cm dari umpan ikan layang.
Penggunaan umpan udang dapat meningkatkan hasil tangkapan Ikan kakap merah Lutjanus malabaricus.
Related Results
Penggunaan Plastik Mika Sebagai Umpan Tiruan Ikan Tuna (Thunnus Sp)
Penggunaan Plastik Mika Sebagai Umpan Tiruan Ikan Tuna (Thunnus Sp)
Ikan tuna merupakan jenis ikan yang masuk dalam famili scombroidae, beberapa jenis ikan yang masuk dalam famili scombroidae adalah ikan tuna, cakalang, tongkol dan tenggiri. Jenis-...
Dinamika hasil tangkapan jenis-jenis ikan gabus (Genus Channa) di Kota Palangka Raya
Dinamika hasil tangkapan jenis-jenis ikan gabus (Genus Channa) di Kota Palangka Raya
Penelitian ini mempelajari bagaimana jumlah hasil tangkapan ikan (Genus Channa) yang dihubungkan dengan jumlah curah selama 1 tahun. Penelitian bertujuan mengetahui jumlah hasil da...
DINAMIKA POPULASI IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus malabaricus) di PERAIRAN PINRANG
DINAMIKA POPULASI IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus malabaricus) di PERAIRAN PINRANG
Ikan kakap merah merupakan salah satu komoditas perikanan yang bernilai tinggi sebagai ikan konsumsi. Pengetahuan sebaran panjang, umur, pertumbuhan, dan mortalitas digunakan untuk...
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
UKM Melati dan UKM Sipatujui adalah dua mitra yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan di Kabupaten Bantaeng. Kedua mitra selama ini hanya mengembangkan kerupuk amplang dan bakso...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Penelitian bertujuan untuk mengetahui 1) fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan nelayan dan pedagang perantara; 2) saluran pemasaran ikan; dan 3) margin pemasaran ikan. Metode anal...
KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN
KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN
Upaya pengembangan budidaya ikan patin jambal (Pangasius djambal) dan ikan patin nasutus (P. nasutus) sebagai komoditas ekspor ikan patin daging putih sulit direalisasikan, karena ...
Morphological Characteristics and Genetic Relationship of Red Snappers (Lutjanus timoriensis, Lutjanus malabaricus, Lutjanus erythropterus) in Papuan Waters
Morphological Characteristics and Genetic Relationship of Red Snappers (Lutjanus timoriensis, Lutjanus malabaricus, Lutjanus erythropterus) in Papuan Waters
Environmental and genetic variables can exert an influence on alterations in morphological traits. Within fish species inhabiting diverse aquatic settings, there can be observed va...

