Javascript must be enabled to continue!
PEDOMAN GIZI SEIMBANG DALAM AL-QUR’AN
View through CrossRef
Abstrak: Diet merupakan penyebab utama penyakit dalam tubuh. Al-Qur'an telah memberikan perintah untuk mengkonsumsi makanan yang halal dan baik dalam Surah al Baqarah ayat 168 serta nasehat untuk tidak makan berlebihan dalam QS. al A'raf ayat 31, penjelasan tentang makan menurut Al-Qur'an didasarkan pada halal, baik dan tidak berlebihan. Lalu, bagaimana penafsiran referensi ini dalam Al-Qur'an? Untuk mengungkap hal tersebut, metode tematik dianggap sebagai metode yang paling tepat untuk diterapkan dalam penelitian ini. Dengan mengikuti langkah-langkah metode konseptual tematik yang telah dijelaskan oleh Abdul Mustaqim. Pengertian makanan halal dan baik dalam tafsir Al Maraghi adalah tidak mengkonsumsi makanan, dilarang oleh syariat untuk memakannya, baik dari segi substansinya (makanan yang tidak boleh dikonsumsi kecuali dalam keadaan terpaksa). ) dan cara mendapatkannya. Dan pemaknaan makanan yang berlebihan dalam tafsir Al Maraghi memiliki dua pengertian, yaitu ketika seseorang mengkonsumsi makanan melebihi tingkat kebutuhannya, seperti terus makan meskipun merasa kenyang, dan ketika seseorang melanggar makan makanan yang jenisnya makanan telah dilarang dalam syariat.
Title: PEDOMAN GIZI SEIMBANG DALAM AL-QUR’AN
Description:
Abstrak: Diet merupakan penyebab utama penyakit dalam tubuh.
Al-Qur'an telah memberikan perintah untuk mengkonsumsi makanan yang halal dan baik dalam Surah al Baqarah ayat 168 serta nasehat untuk tidak makan berlebihan dalam QS.
al A'raf ayat 31, penjelasan tentang makan menurut Al-Qur'an didasarkan pada halal, baik dan tidak berlebihan.
Lalu, bagaimana penafsiran referensi ini dalam Al-Qur'an? Untuk mengungkap hal tersebut, metode tematik dianggap sebagai metode yang paling tepat untuk diterapkan dalam penelitian ini.
Dengan mengikuti langkah-langkah metode konseptual tematik yang telah dijelaskan oleh Abdul Mustaqim.
Pengertian makanan halal dan baik dalam tafsir Al Maraghi adalah tidak mengkonsumsi makanan, dilarang oleh syariat untuk memakannya, baik dari segi substansinya (makanan yang tidak boleh dikonsumsi kecuali dalam keadaan terpaksa).
) dan cara mendapatkannya.
Dan pemaknaan makanan yang berlebihan dalam tafsir Al Maraghi memiliki dua pengertian, yaitu ketika seseorang mengkonsumsi makanan melebihi tingkat kebutuhannya, seperti terus makan meskipun merasa kenyang, dan ketika seseorang melanggar makan makanan yang jenisnya makanan telah dilarang dalam syariat.
Related Results
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
Al-Qur’an is the Final divine revelation sent down to the Final Messenger of God, the Prophet Muhammad (PBUH). Allah SWT is the creator of all humankind, Jinns, and all creatures...
PENGARUH PENYULUHAN GIZI MELALUI MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA DAN CERITA BERGAMBAR TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG GIZI SEIMBANG PADA ANAK SEKOLAH USIA 7-12 TAHUN DI KELURAHAN INDRAKASIH MEDAN TEMBUNG
PENGARUH PENYULUHAN GIZI MELALUI MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA DAN CERITA BERGAMBAR TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG GIZI SEIMBANG PADA ANAK SEKOLAH USIA 7-12 TAHUN DI KELURAHAN INDRAKASIH MEDAN TEMBUNG
Gizi seimbang merupakan makanan sehari-hari yang dikonsumsi dengan berbagai aneka ragam makanan dan memenuhi kelompok zat gizi dengan porsi yang cukup dan tepat. Hal ini berarti, p...
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG DENGAN PERILAKU GIZI SEIMBANG PADA MAHASISWA TINGKAT 1
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG DENGAN PERILAKU GIZI SEIMBANG PADA MAHASISWA TINGKAT 1
Latar Belakang: Perilaku gizi seimbang akan mempengaruhi status gizi pada setiap individu status gizi seseorang dapat dukur melalui pengukuran antropometri. Setiap individu di duni...
PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN GIZI, BODY IMAGE, ASUPAN ENERGI DAN STATUS GIZI PADA MAHASISWA GIZI DAN NON GIZI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE
PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN GIZI, BODY IMAGE, ASUPAN ENERGI DAN STATUS GIZI PADA MAHASISWA GIZI DAN NON GIZI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE
Penduduk usia >18 tahun mengalami gizi kurang sebesar 8.7%. Hal ini menunjukkan bahwa permasalahan gizi di Indonesia masih menjadi masalah kesehatan utama. Pada periode remaja ...
PENILAIAN STATUS GIZI
PENILAIAN STATUS GIZI
Menurut UU no. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, yang dimaksud kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untu...
Peran Pengetahuan Gizi Terhadap Asupan Energi, Status Gizi Dan Sikap Tentang Gizi Remaja
Peran Pengetahuan Gizi Terhadap Asupan Energi, Status Gizi Dan Sikap Tentang Gizi Remaja
Kualitas gizi dan kesehatan pada siklus hidup orang dewasa ditentukann oleh gizi remaja. Status gizi remaja dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap dan perilaku gizi remaja. Penelitian...
Hubungan Tingkat Literasi Tentang Gizi Dengan Status Gizi Pada Siswi Di SMKN 4 Tanah Grogot Kalimantan Timur
Hubungan Tingkat Literasi Tentang Gizi Dengan Status Gizi Pada Siswi Di SMKN 4 Tanah Grogot Kalimantan Timur
Latar Belakang: Tingkat literasi tentang gizi ialah kemampuan dari mendapatkan hingga memahami informasi gizi dalam penentuan asupan keseharian. Literasi gizi yang dimiliki dapat m...
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI BALITA DENGAN STATUS GIZI BALITA UMUR 1-3 TAHUN (Di Posyandu Jaan Desa Jaan Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk)
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI BALITA DENGAN STATUS GIZI BALITA UMUR 1-3 TAHUN (Di Posyandu Jaan Desa Jaan Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk)
Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi. Kejadian gangguan gizi tidak hanya ditemukan pada keluarga yang berpenghasilan ku...

