Javascript must be enabled to continue!
Menatap Barat dengan Kaca Mata Islam: Perbedaan Pendekatan Gus Baha dan Ustadz Abdul Somad
View through CrossRef
ABSTRACT
This study discusses the differences in approach between Gus Baha and Ustadz Abdul Somad in responding to Western phenomena through the lens of Islam. Gus Baha, a NU cleric who is known for his moderate and inclusive approach, tends to prioritize dialogue and cultural understanding to bridge differences. He emphasizes the importance of morals and ethics in interacting with Western values. On the other hand, Ustadz Abdul Somad, with a more assertive and orthodox approach, often criticizes the negative influence of Western culture and calls for the implementation of more conservative Islamic values. His approach emphasizes the implementation of sharia and maintaining identity as a response to external influences. Through this analysis, it is hoped that readers can understand how these two figures make different contributions in responding to the challenges of globalization and foreign values, as well as their impact on Muslim society in Indonesia.
Abstrak:
Penelitian ini membahas perbedaan pendekatan antara Gus Baha dan Ustadz Abdul Somad dalam menanggapi fenomena Barat melalui kacamata Islam. Gus Baha, seorang ulama NU yang terkenal dengan pendekatannya yang moderat dan inklusif, cenderung mengedepankan dialog dan pemahaman budaya untuk menjembatani perbedaan. Ia menekankan pentingnya akhlak dan etika dalam berinteraksi dengan nilai-nilai Barat. Di sisi lain, Ustadz Abdul Somad, dengan pendekatan yang lebih tegas dan ortodoks, seringkali mengkritik pengaruh negatif dari budaya Barat dan menyerukan penerapan nilai-nilai Islam yang lebih konservatif. Pendekatannya menekankan pada penerapan syariat dan penjagaan identitas sebagai respons terhadap pengaruh luar.
CV. Doki Course and Training
Title: Menatap Barat dengan Kaca Mata Islam: Perbedaan Pendekatan Gus Baha dan Ustadz Abdul Somad
Description:
ABSTRACT
This study discusses the differences in approach between Gus Baha and Ustadz Abdul Somad in responding to Western phenomena through the lens of Islam.
Gus Baha, a NU cleric who is known for his moderate and inclusive approach, tends to prioritize dialogue and cultural understanding to bridge differences.
He emphasizes the importance of morals and ethics in interacting with Western values.
On the other hand, Ustadz Abdul Somad, with a more assertive and orthodox approach, often criticizes the negative influence of Western culture and calls for the implementation of more conservative Islamic values.
His approach emphasizes the implementation of sharia and maintaining identity as a response to external influences.
Through this analysis, it is hoped that readers can understand how these two figures make different contributions in responding to the challenges of globalization and foreign values, as well as their impact on Muslim society in Indonesia.
Abstrak:
Penelitian ini membahas perbedaan pendekatan antara Gus Baha dan Ustadz Abdul Somad dalam menanggapi fenomena Barat melalui kacamata Islam.
Gus Baha, seorang ulama NU yang terkenal dengan pendekatannya yang moderat dan inklusif, cenderung mengedepankan dialog dan pemahaman budaya untuk menjembatani perbedaan.
Ia menekankan pentingnya akhlak dan etika dalam berinteraksi dengan nilai-nilai Barat.
Di sisi lain, Ustadz Abdul Somad, dengan pendekatan yang lebih tegas dan ortodoks, seringkali mengkritik pengaruh negatif dari budaya Barat dan menyerukan penerapan nilai-nilai Islam yang lebih konservatif.
Pendekatannya menekankan pada penerapan syariat dan penjagaan identitas sebagai respons terhadap pengaruh luar.
Related Results
Ceramah Radikal dan Moderat: Analisis Terhadap Wacana Dakwah Ustadz Abdul Somad di Youtube Ustadz Abdul Somad Official
Ceramah Radikal dan Moderat: Analisis Terhadap Wacana Dakwah Ustadz Abdul Somad di Youtube Ustadz Abdul Somad Official
<p>Perkembangan teknologi yang sangat pesat, membuat dakwah yang dilakukan secara konvensional kini beralih menjadi digital, salah satu tokoh yang berperan melakukan dakwah d...
Audit Energi pada Dua Produk Kaca Lembaran di sebuah Pabrik Kaca
Audit Energi pada Dua Produk Kaca Lembaran di sebuah Pabrik Kaca
Industri pembuatan kaca tersusun atas empat bagian primer, yaitu: kaca lembaran, kaca khusus, kaca fiber, dan kaca container. Pabrik X merupakan sebuah perusahaan besar penghasil k...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Penyebaran Dakwah Gus Baha' Melalui Media Sosial Pada Lingkungan Mahasiswa UIN Salatiga
Penyebaran Dakwah Gus Baha' Melalui Media Sosial Pada Lingkungan Mahasiswa UIN Salatiga
Tujuan dari penelitian ini di pakai untuk mendeskripsikan penyebaran dakwah Gus Baha’ melalui media sosial pada lingkungan Mahasiswa UIN Salatiga. Metode yang dipakai dalam penelit...
Khitobah Walimah sebagai Model Tabligh
Khitobah Walimah sebagai Model Tabligh
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Teknik Khitobah Ustadz Jumdia pada momentum Walimatul Aqiqah di kampung Cileunca Kab. Bandung Barat selanjutnya, untuk mengetahui Pendeka...
Hormone interactions and regulation of PsPK2::GUS compared with DR5::GUS and PID::GUS in Arabidopsis thaliana
Hormone interactions and regulation of PsPK2::GUS compared with DR5::GUS and PID::GUS in Arabidopsis thaliana
The putative pea PINOID homolog, PsPK2, is expressed in all growing plant parts and is positively regulated by auxin, gibberellin, and cytokinin. Here, we studied hormonal regulati...
Etika Komunikasi Islam di Media Sosial: Studi Kasus Penggunaan Bahasa dan Gaya Berkomunikasi Ustadz Abdul Somad
Etika Komunikasi Islam di Media Sosial: Studi Kasus Penggunaan Bahasa dan Gaya Berkomunikasi Ustadz Abdul Somad
This research aims to analyze Islamic communication ethics applied by Ustadz Abdul Somad through case studies of his use of language and communication style on social media. The me...
Komunikasi Ustadz-Santri dalam Meningkatkan Spiritualitas Keagamaan Mahasiswa
Komunikasi Ustadz-Santri dalam Meningkatkan Spiritualitas Keagamaan Mahasiswa
Penelitian ini bertujuan: (1) menemukan kondisi spiritualitas keagamaan ustadz-santri di Ma’had Al-Jami’ah UIN SGD Bandung, (2) menemukan pesan komunikasi Ustadz-Santri dalam...

