Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Transformasi Mata Pencaharian Generasi Muda dalam Komunitas Nelayan di Bintan

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi mata pencaharian generasi muda dalam komunitas nelayan di Bintan. Perubahan sosial, perkembangan sektor pariwisata, kemajuan teknologi, serta meningkatnya kebutuhan ekonomi mendorong terjadinya pergeseran pilihan pekerjaan di kalangan generasi muda. Jika sebelumnya pekerjaan sebagai nelayan menjadi mata pencaharian utama yang diwariskan secara turun-temurun, saat ini banyak generasi muda yang mulai beralih ke sektor lain seperti pariwisata, perdagangan, jasa, dan pekerjaan formal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap generasi muda, tokoh masyarakat, serta keluarga nelayan di wilayah Bintan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi mata pencaharian generasi muda dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu ketidakpastian pendapatan sebagai nelayan, perubahan pola pikir generasi muda terhadap pekerjaan, meningkatnya akses pendidikan, perkembangan kawasan wisata, serta adanya peluang kerja yang lebih menjanjikan di luar sektor perikanan. Selain itu, modernisasi dan penggunaan teknologi informasi turut membuka wawasan generasi muda terhadap berbagai alternatif pekerjaan. Pergeseran ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya pendapatan dan diversifikasi ekonomi keluarga, namun juga menimbulkan dampak negatif seperti berkurangnya regenerasi nelayan tradisional dan memudarnya pengetahuan lokal terkait budaya maritim. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi mata pencaharian generasi muda dalam komunitas nelayan di Bintan merupakan bentuk adaptasi terhadap perubahan sosial dan ekonomi yang terjadi di masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang mampu mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan sekaligus menarik minat generasi muda untuk tetap berkontribusi dalam sektor kelautan dan perikanan melalui inovasi dan modernisasi usaha perikanan.
Title: Transformasi Mata Pencaharian Generasi Muda dalam Komunitas Nelayan di Bintan
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi mata pencaharian generasi muda dalam komunitas nelayan di Bintan.
Perubahan sosial, perkembangan sektor pariwisata, kemajuan teknologi, serta meningkatnya kebutuhan ekonomi mendorong terjadinya pergeseran pilihan pekerjaan di kalangan generasi muda.
Jika sebelumnya pekerjaan sebagai nelayan menjadi mata pencaharian utama yang diwariskan secara turun-temurun, saat ini banyak generasi muda yang mulai beralih ke sektor lain seperti pariwisata, perdagangan, jasa, dan pekerjaan formal.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap generasi muda, tokoh masyarakat, serta keluarga nelayan di wilayah Bintan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi mata pencaharian generasi muda dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu ketidakpastian pendapatan sebagai nelayan, perubahan pola pikir generasi muda terhadap pekerjaan, meningkatnya akses pendidikan, perkembangan kawasan wisata, serta adanya peluang kerja yang lebih menjanjikan di luar sektor perikanan.
Selain itu, modernisasi dan penggunaan teknologi informasi turut membuka wawasan generasi muda terhadap berbagai alternatif pekerjaan.
Pergeseran ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya pendapatan dan diversifikasi ekonomi keluarga, namun juga menimbulkan dampak negatif seperti berkurangnya regenerasi nelayan tradisional dan memudarnya pengetahuan lokal terkait budaya maritim.
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi mata pencaharian generasi muda dalam komunitas nelayan di Bintan merupakan bentuk adaptasi terhadap perubahan sosial dan ekonomi yang terjadi di masyarakat.
Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang mampu mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan sekaligus menarik minat generasi muda untuk tetap berkontribusi dalam sektor kelautan dan perikanan melalui inovasi dan modernisasi usaha perikanan.

Related Results

Perubahan Sistem Mata Pencaharian Nelayan di Desa Tanjung Sari
Perubahan Sistem Mata Pencaharian Nelayan di Desa Tanjung Sari
Penelitian ini membahas tentang nelayan yang mengalami perubahan sistem mata pencaharian dan penyesuaian diri nelayan dalam menghadapi perubahan di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Teb...
Antisipasi Pemuda Nelayan dalam Menghadapi Konflik
Antisipasi Pemuda Nelayan dalam Menghadapi Konflik
Nelayan sering menghadapi kendala-kendala ketika melaut. Berdasarkan observasi ditemukan konflik antar nelayan payang Desa Weru, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan dan nelayan t...
PKM INOVASI PEMBUATAN KARAMBA JARING DASAR UNTUK BUDIDAYA LOBSTER DI PERAIRAN DESA TAMANGAPA KEC. MA’RANG KABUPATEN PANGKEP
PKM INOVASI PEMBUATAN KARAMBA JARING DASAR UNTUK BUDIDAYA LOBSTER DI PERAIRAN DESA TAMANGAPA KEC. MA’RANG KABUPATEN PANGKEP
PKM Inovasi Pembuatan Karamba Jaring Dasar Untuk Budidaya Lobster di Perairan Desa Tamangapa Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep. Setiap hari nelayan menangkap lobster, tetapi terk...
PEMBERDAYAAN GENERASI MILENIAL DALAM KELOMPOK NELAYAN MELALUI MANAJEMEN PENGOLAHAN LIMBAH TANGKAP MENJADI PRODUK EKONOMI KREATIF
PEMBERDAYAAN GENERASI MILENIAL DALAM KELOMPOK NELAYAN MELALUI MANAJEMEN PENGOLAHAN LIMBAH TANGKAP MENJADI PRODUK EKONOMI KREATIF
Kehidupan nelayan selalu identik dengan kesan kumuh dan kemiskinan. Kekumuhan itu disebabkan belum adanya manajemen pengolahan limbah yang baik. Limbah hasil tangkap nelayan sering...
STRATEGI PENINGKATAN KESEJAHTERAAN NELAYAN TRADISIONAL DI KECAMATAN WARA TIMUR KOTA PALOPO
STRATEGI PENINGKATAN KESEJAHTERAAN NELAYAN TRADISIONAL DI KECAMATAN WARA TIMUR KOTA PALOPO
Nelayan tradisional dicirikan memiliki kualitas sumberdaya manusia dan produktivitas yang rendah. Nelayan tradisional di Kecamatan Wara Timur memiliki keterbatasan sumberdaya, sara...
Kontribusi Modal Sosial dalam Mengefektifkan Modal Lingkungan (Kasus Komunitas Kampung Nelayan Untia Makassar)
Kontribusi Modal Sosial dalam Mengefektifkan Modal Lingkungan (Kasus Komunitas Kampung Nelayan Untia Makassar)
AbstractThe Untia fishing village community was formed from the relocation of the residents of Laelae Island in 1998. The community that was built from the results of relocation ha...
Problems Faced by English Teachers of Lower Secondary Schools in Assessments
Problems Faced by English Teachers of Lower Secondary Schools in Assessments
Dalam pengajaran Bahasa Inggris, guru memegang peranan penting dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Kemampuan guru dalam merancang proses pembelajaran sangat berpengaruh terhadap ...
Effect of Leadership, Motivation, Training on Performance Through Employee Satisfaction of the Regional Secretariat of Bintan Regency
Effect of Leadership, Motivation, Training on Performance Through Employee Satisfaction of the Regional Secretariat of Bintan Regency
This study aims to determine the direct and indirect effect of leadership, motivation, training on performance through employee satisfaction of the regional secretariat of bintan r...

Back to Top