Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Odakem-Minisme Dalam Kebudayaan Suku Bangsa Sawi Wilayah Pantai Kasuari Kabupaten Asmat Provinsi Papua

View through CrossRef
Pendekatan budaya “odakem-minisme” dapat diartikan sebagai sudut pandang  kebudayaan masyarakat suku bangsa Sawi dengan cara  melihat dan memandang gejala-gejala  budaya,  pengunaan bahasa dalam ritual-ritual  melalui wutum dan hausaeyang  dilakukan dalam kehidupan masyarakat suku bangsa Sawi. Budaya Odakem-minisme merupakan aspek-aspek pintu masuk dalam memahami budaya suku bangsa Sawi dan Awyu.  Metode  penelitian  yang di gunakan  adalah pendekatan  kualitatif  untuk mengetahui bagaimana peranan dan perkembangan budaya  suku Sawi melalui odakem-minisme  dalam aspek-aspek budaya  sebagai media pewarisan dan nilai-nilaibudaya. Kebudayaan “Odakem-Minisme” masyarakat  Sawi merupakan kebudayaan  yang diwariskan dari jaman prasejarah sampai sekarang yang sangat dipengaruhi oleh keyakinan kepada Atap-hapkon, dalam keberadaan sebagai myao kodon atau kehidupan religi beragama masyarakat Sawi, seperti keyakinan terhadap  Myao Kodon,  percaya dengan adanya satu  ilah yang paling tinggi yaitu Atap-hapkon dengan manifestasi dalam perwujudan sebagai Myao Kodon  yang  berbeda-beda sesuai dengan fungsinya. Masyarakat  Sawi dan Awyu  adalah  sekumpulan manusia yang saling berinteraksi menurut sistem adat atau  kebudayaan  Sawi  yang sifatnya terus terikat oleh identitas bersama yaitu  kebudayaan  Sawi, Awyu, Kaigar  Athohaim dan Asmat.
Universitas Cendrawasih
Title: Odakem-Minisme Dalam Kebudayaan Suku Bangsa Sawi Wilayah Pantai Kasuari Kabupaten Asmat Provinsi Papua
Description:
Pendekatan budaya “odakem-minisme” dapat diartikan sebagai sudut pandang  kebudayaan masyarakat suku bangsa Sawi dengan cara  melihat dan memandang gejala-gejala  budaya,  pengunaan bahasa dalam ritual-ritual  melalui wutum dan hausaeyang  dilakukan dalam kehidupan masyarakat suku bangsa Sawi.
 Budaya Odakem-minisme merupakan aspek-aspek pintu masuk dalam memahami budaya suku bangsa Sawi dan Awyu.
  Metode  penelitian  yang di gunakan  adalah pendekatan  kualitatif  untuk mengetahui bagaimana peranan dan perkembangan budaya  suku Sawi melalui odakem-minisme  dalam aspek-aspek budaya  sebagai media pewarisan dan nilai-nilaibudaya.
Kebudayaan “Odakem-Minisme” masyarakat  Sawi merupakan kebudayaan  yang diwariskan dari jaman prasejarah sampai sekarang yang sangat dipengaruhi oleh keyakinan kepada Atap-hapkon, dalam keberadaan sebagai myao kodon atau kehidupan religi beragama masyarakat Sawi, seperti keyakinan terhadap  Myao Kodon,  percaya dengan adanya satu  ilah yang paling tinggi yaitu Atap-hapkon dengan manifestasi dalam perwujudan sebagai Myao Kodon  yang  berbeda-beda sesuai dengan fungsinya.
Masyarakat  Sawi dan Awyu  adalah  sekumpulan manusia yang saling berinteraksi menurut sistem adat atau  kebudayaan  Sawi  yang sifatnya terus terikat oleh identitas bersama yaitu  kebudayaan  Sawi, Awyu, Kaigar  Athohaim dan Asmat.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Implementasi Kebijakan Bangga Papua (Bangun Generasi dan Keluarga Papua Sejahtera) di Kabupaten Asmat Provinsi Papua
Implementasi Kebijakan Bangga Papua (Bangun Generasi dan Keluarga Papua Sejahtera) di Kabupaten Asmat Provinsi Papua
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis dan mendeskripsikan tentang implementasi kebijakan BANGGA Papua (Bangun Generasi dan Keluarga Papua Sejahtera) di Kabupaten ...
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
Bahasa merupakan aspek terpenting dalam hidup setiap individu. Bahasa adalah sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi antara satu individu dengan individu lainnya. Dengan m...
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN EKONOMI DESA PANTAI KABUPATEN SUBANG
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN EKONOMI DESA PANTAI KABUPATEN SUBANG
Kabupaten Subang merupakan kabupaten yang memiliki panjang garis pantai sekitar 68km di daerah Pantai Utara dan luas area pertambakan sebesar 10.000 ha, merupakan potensiuntuk peng...
ANJING DALAM BUDAYA PAPUA (Dog in the Papua Culture)
ANJING DALAM BUDAYA PAPUA (Dog in the Papua Culture)
Tribes in Papua consider dogs to be animals that have important values for their lives. This paper aims to determine the function of dogs for the lives of tribes in Papua and to de...
Penegakan Hukum terhadap Bangunan di Wilayah Pesisir Pantai Batukaras Kabupaten Pangandaran Dihubungkan dengan Kearifan Lokal
Penegakan Hukum terhadap Bangunan di Wilayah Pesisir Pantai Batukaras Kabupaten Pangandaran Dihubungkan dengan Kearifan Lokal
Abstrak- Wilayah pesisir pantai merupakan wilayah yang rentan terhadap perubahan, baik perubahan tersebut yang disebabkan oleh alam itu sendiri maupun oleh perbuatan manusia, oleh ...
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BANGGA PAPUA (BANGUN GENERASI DAN KELUARGA PAPUA SEJAHTERA) DI KABUPATEN ASMAT PROVINSI PAPUA
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BANGGA PAPUA (BANGUN GENERASI DAN KELUARGA PAPUA SEJAHTERA) DI KABUPATEN ASMAT PROVINSI PAPUA
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui implementasi kebijakan BANGGA Papua di kabupaten Asmat Provinsi Papua. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif de...

Back to Top