Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PELATIHAN KADER POSYANDU DALAM MELAKUKAN SKRIING PERKEMBANGAN ANAK MENGGUNAKAN KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN (KPSP)

View through CrossRef
Pelatihan kader mengenai skrining perkembangan anak merupakan langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, serta meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam isu-isu kesehatan anak. Kader yang terlatih dapat memberikan informasi yang tepat kepada orang tua tentang stimulasi dan dukungan yang diperlukan untuk membantu perkembangan anak mereka. Melalui kader, masyarakat dapat diberdayakan untuk lebih aktif dalam pengawasan dan pemeliharaan perkembangan anak, sehingga menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan anak.  KPSP adalah alat yang sudah terstandarisasi dan dapat diandalkan. Metode: Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi,  praktik langsung,  simulasi pengisian kuesioner, dan tanya jawab.   Hasil: Semua kader menunjukan peningkatan.   Nilai  pre test kader  tentang cara skrining perkembagan anak, yakni    terendah 33, tertinggi 76.  Sedangkan  nilai post test  terendah  adalah 76, tertinggi 90. Nilai rata – rata  pre test  50,25 naik menjadi  81,75 pada saat post test atau  (100 %)  meningkat. Kesimpulan: Pelatihan kader dalam melakukan skrining perkembangan anak meningkatkan kemampuan kader melakukan skrining perkembangan anak menggunakan KPSP.
Title: PELATIHAN KADER POSYANDU DALAM MELAKUKAN SKRIING PERKEMBANGAN ANAK MENGGUNAKAN KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN (KPSP)
Description:
Pelatihan kader mengenai skrining perkembangan anak merupakan langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, serta meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam isu-isu kesehatan anak.
Kader yang terlatih dapat memberikan informasi yang tepat kepada orang tua tentang stimulasi dan dukungan yang diperlukan untuk membantu perkembangan anak mereka.
Melalui kader, masyarakat dapat diberdayakan untuk lebih aktif dalam pengawasan dan pemeliharaan perkembangan anak, sehingga menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan anak.
  KPSP adalah alat yang sudah terstandarisasi dan dapat diandalkan.
Metode: Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi,  praktik langsung,  simulasi pengisian kuesioner, dan tanya jawab.
  Hasil: Semua kader menunjukan peningkatan.
   Nilai  pre test kader  tentang cara skrining perkembagan anak, yakni    terendah 33, tertinggi 76.
  Sedangkan  nilai post test  terendah  adalah 76, tertinggi 90.
Nilai rata – rata  pre test  50,25 naik menjadi  81,75 pada saat post test atau  (100 %)  meningkat.
Kesimpulan: Pelatihan kader dalam melakukan skrining perkembangan anak meningkatkan kemampuan kader melakukan skrining perkembangan anak menggunakan KPSP.

Related Results

GAMBARAN KARAKTERISTIK KADER POSYANDU DI DESA CIKUNIR KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2012
GAMBARAN KARAKTERISTIK KADER POSYANDU DI DESA CIKUNIR KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2012
Cakupan D/S sebesar 39,20 %, cakupan K/S 100 %, dan  cakupan N/S 26,47 % . Pencapaian indikator Posyandu di Desa Singaparna tidak terlepas dari peran kader posyandu yang ada di des...
HUBUNGAN ANTARA KREDIBILTAS KADER DENGAN TINGKAT KUNJUNGAN DI POSYANDU
HUBUNGAN ANTARA KREDIBILTAS KADER DENGAN TINGKAT KUNJUNGAN DI POSYANDU
Background : Posyandu (Integrated Service Post in Indonesian) activities are highly dependent on its cadre, in which they play a pivotal role in helping the Posyandu activities. Po...
HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN PELATIHAN DENGAN KINERJA KADER DI POSYANDU JAMBUKULON KLATEN
HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN PELATIHAN DENGAN KINERJA KADER DI POSYANDU JAMBUKULON KLATEN
Posyandu bertugas membantu kepala desa dalam peningkatan pelayanan Kesehatan Masyarakat desa. Kader sebagai tangan panjang tenaga kesehatan di masyarakat memiliki peran yang pentin...
Pemberdayaan kader posyandu dalam deteksi dini stres dan depresi pasca persalinan
Pemberdayaan kader posyandu dalam deteksi dini stres dan depresi pasca persalinan
Background: Postpartum maternal mental health is a crucial aspect of maternal and child well-being. Postpartum depression (PPD) can occur in women after childbirth. Comprehensive m...
KINERJA KADER KESEHATAN DALAM PELAKSANAAN POSYANDU DI KABUPATEN KUDUS
KINERJA KADER KESEHATAN DALAM PELAKSANAAN POSYANDU DI KABUPATEN KUDUS
Kader kesehatan merupakan ujung tombak pelaksanaan Posyandu di masyarakat. Kader kesehatan mempunyai tugas untuk mengelola pelaksanaan Posyandu, mulai dari persiapan, pelaksanaan d...
HUBUNGAN PERSEPSI KADER KESEHATAN TENTANG SEKOLAH KADER DENGAN KEPUASAN KADER KESEHATAN DI DUSUN SOKA SELOHARJO PUNDONG BANTUL TAHUN 2024
HUBUNGAN PERSEPSI KADER KESEHATAN TENTANG SEKOLAH KADER DENGAN KEPUASAN KADER KESEHATAN DI DUSUN SOKA SELOHARJO PUNDONG BANTUL TAHUN 2024
Persepsi sekolah kader memiliki dampak signifikan terhadap tingkat kepuasan kader kesehatan. Pelatihan dan pemeliharaan kader kesehatan merupakan faktor penting dalam meningkatkan ...
GAMBARAN PENGETAHUAN KADER TENTANG PERAN KADER DALAM KEGIATAN POSYANDU DI KECAMATAN BUKET SERAJA ACEH TIMUR
GAMBARAN PENGETAHUAN KADER TENTANG PERAN KADER DALAM KEGIATAN POSYANDU DI KECAMATAN BUKET SERAJA ACEH TIMUR
Kader merupakan tenaga sukarela yang terdidik atau terlatih dalam bidang kesehatan yang muncul ditengah masyarakat, mereka berkewajiban melaksanakan, meningkatkan dan membina kesej...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...

Back to Top