Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kejadian Retensio Plasenta Berdasarkan Umur Dan Paritas Di RSUD DR. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin

View through CrossRef
Latar Belakang: Sebanyak 558.000 ibu meninggal setiap tahun akibat komplikasi kehamilan dan persalinan, 35% diantaranya adalah meninggal karena perdarahan, penyebab utama pada perdarahan persalinan adalah retensio plasenta , atonia uteri, dan sisa plasenta yang tidak segera ditangani, bahwa 15-20% kematian ibu karena retensio plasenta dan insidennya adalah 0,8-1,2% untuk setiap kelahiran.Tujuan: Menggambarkan Kejadian Retensio Plasenta Berdasarkan Umur dan Paritas di RSUD dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin”Metode: Penelitian deskriptif adalah metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk membuat gambaran atau deskriptif tentang suatu keadaan secara objektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin dengan pervaginam di ruang kebidanan RSUD dr.H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin sebanyak 4447 jumlah persalinan. Sampel pada penelitian ini 367 ibu bersalin dengan pervaginam, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan systematic random sampling.Hasil: Dari 367 ibu bersalin sebanyak 46 orang (12%) mengalami retensio plasenta dari umur yang beresiko <20/>35 tahun ada 37 (10,1%) ibu bersalin dan dari paritas beresiko 1 dan >3 ada 25 (6,8%) ibu bersalin. Simpulan : Retensio plasenta banyak terjadi pada ibu dengan paritas dan umur yang tidak beresiko.Kata kunci: Ibu Bersalin, Paritas, Retensio Plasenta, Umur. ABSTRACT  Introduction: As many as 558.000 mother die every year due to complications pregnancy and 35% of them bleeding, the cause of the bleeding delivery is retention the placenta, atonia uteri, and the placental not immediately treated, that 15-20% maternal mortality is because of the placenta and incident retention 0,8-1,2%to live births.Objective: To describe the incidence retained placenta Based on Age and Parity in hospitals dr.H.Moch AnsariSaleh Banjarmasin Methods: Research descriptif is methods of research conducted with the aim to create a picture or descriptive of a situation objectively. The population in this study were all with pervaginam mothers in the obstetrics dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin 2016 as many as 4447 deliveries.367 samples in this study with vaginal birth mothers, sampling technik using probability sampling and systematic random sampling.Results: Of the 367 maternal many as 46 people (12%) have been retention the placenta of age at risk <20/>35 years is 37 mother conceives and of parity risk 1 and >3 is 25 mother maternity.Conclusion: Parity and age at risk more than this are not at risk.Keywords: Age, Mother of birth, Parity, Retained Placenta, Mother of birth
Title: Kejadian Retensio Plasenta Berdasarkan Umur Dan Paritas Di RSUD DR. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin
Description:
Latar Belakang: Sebanyak 558.
000 ibu meninggal setiap tahun akibat komplikasi kehamilan dan persalinan, 35% diantaranya adalah meninggal karena perdarahan, penyebab utama pada perdarahan persalinan adalah retensio plasenta , atonia uteri, dan sisa plasenta yang tidak segera ditangani, bahwa 15-20% kematian ibu karena retensio plasenta dan insidennya adalah 0,8-1,2% untuk setiap kelahiran.
Tujuan: Menggambarkan Kejadian Retensio Plasenta Berdasarkan Umur dan Paritas di RSUD dr.
H.
Moch Ansari Saleh Banjarmasin”Metode: Penelitian deskriptif adalah metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk membuat gambaran atau deskriptif tentang suatu keadaan secara objektif.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin dengan pervaginam di ruang kebidanan RSUD dr.
H.
Moch Ansari Saleh Banjarmasin sebanyak 4447 jumlah persalinan.
Sampel pada penelitian ini 367 ibu bersalin dengan pervaginam, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan systematic random sampling.
Hasil: Dari 367 ibu bersalin sebanyak 46 orang (12%) mengalami retensio plasenta dari umur yang beresiko <20/>35 tahun ada 37 (10,1%) ibu bersalin dan dari paritas beresiko 1 dan >3 ada 25 (6,8%) ibu bersalin.
 Simpulan : Retensio plasenta banyak terjadi pada ibu dengan paritas dan umur yang tidak beresiko.
Kata kunci: Ibu Bersalin, Paritas, Retensio Plasenta, Umur.
 ABSTRACT  Introduction: As many as 558.
000 mother die every year due to complications pregnancy and 35% of them bleeding, the cause of the bleeding delivery is retention the placenta, atonia uteri, and the placental not immediately treated, that 15-20% maternal mortality is because of the placenta and incident retention 0,8-1,2%to live births.
Objective: To describe the incidence retained placenta Based on Age and Parity in hospitals dr.
H.
Moch AnsariSaleh Banjarmasin Methods: Research descriptif is methods of research conducted with the aim to create a picture or descriptive of a situation objectively.
The population in this study were all with pervaginam mothers in the obstetrics dr.
H.
Moch Ansari Saleh Banjarmasin 2016 as many as 4447 deliveries.
367 samples in this study with vaginal birth mothers, sampling technik using probability sampling and systematic random sampling.
Results: Of the 367 maternal many as 46 people (12%) have been retention the placenta of age at risk <20/>35 years is 37 mother conceives and of parity risk 1 and >3 is 25 mother maternity.
Conclusion: Parity and age at risk more than this are not at risk.
Keywords: Age, Mother of birth, Parity, Retained Placenta, Mother of birth.

Related Results

Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Limbah sering digunakan sebagai bahan untuk berbagai keperluan, termasuk dalam rekayasa bahan bangunan. Salah satu jenis limbah yang masih jarang diteliti sebagai campuran dalam pe...
Hubungan Usia Ibu Hamil, Paritas dan Usia Kehamilan dengan Kejadian BBLR di RSUD Cilacap
Hubungan Usia Ibu Hamil, Paritas dan Usia Kehamilan dengan Kejadian BBLR di RSUD Cilacap
Angka Kematian Ibu (AKI) dan  Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator Kesehatan, apabila AKB dalam suatu wilayah tinggi, berarti status kesehatan wilayah tersebut rendah. Fak...
Relationship of Parity on the Event of Cervical Cancer in RSUD dr.Soegiri Lamongan District
Relationship of Parity on the Event of Cervical Cancer in RSUD dr.Soegiri Lamongan District
ABSTRAKKanker serviks adalah kondisi suatu penyakit dengan ciri pertumbuhan sel dan penyebaran sel yang tidak terkontrol dan abnormal. Faktor risiko terjadinya kanker serviks salah...

Back to Top