Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pelatihan Budidaya Lebah Kelulut (Heterotrigona itama) Bagi DKM Masjid Ash-Shiddiq Rumbai Pekanbaru

View through CrossRef
Abstract Breeding the kelulut honey bee (Heterotrigona itama) is relatively easy, not difficult to breed and care for, and produces quite a lot of honey. Breeding kelulut can be done on land that is not large, as long as the feed source in the form of sufficient nectar, pollen and resin. The Ash-Shiddiq Mosque in Umban Sari Village, Rumbai District, Pekanbaru City fulfills these requirements. The problem is that mosque DKM members do not have the knowledge and skills to do this business. The service team provides counseling, training and evaluation of activities and results. The results of partner activities have knowledge, skills in kelulut beekeeping and have obtained results in the form of honey which is one of the sources of income for the mosque. This activity has succeeded in empowering the mosque's DKM,  so that it is expected to contribute to the smooth operation of the mosque.   Keywords: Beekeeping, kelulut bees (Heterotrigona itama), mosque's DKM empowerment   Abstak                 Budidaya lebah madu kelulut (Heterotrigona itama) tidak asing lagi bagi sebagian masyarakat Indonesia, relatif lebih mudah dibudidayakan karena tidak menyengat dan jinak, tidak sulit perbanyakan dan perawatannya, serta dapat menghasilkan madu yang cukup banyak. Kegiatan budidaya kelulut dapat dilakukan pada lahan yang tidak terlalu luas, asalkan sumber pakan mencukupi berupa tanaman sumber nektar, pollen dan resin.  Masjid Ash-Shiddiq di Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru Riau memenuhi persyaratan tersebut.  Permasalahannya adalah anggota DKM masjid   belum memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk melakukan usaha budidaya lebah madu kelulut.  Tim pengabdian memberikan pelatihan dan pendampingan dengan melakukan 3 tahapan kegiatan, yaitu: penyuluhan, pelatihan dan evaluasi kegiatan dan hasilnya.  Hasil kegiatan pengabdian ini, mitra telah memiliki pengetahuan, keterampilan dalam budidaya lebah kelulut dan telah memperoleh hasil berupa madu yang menjadi salah satu sumber pamasukan masjid.  Kegiatan ini telah berhasil memberdayakan DKM masjid, sehingga diharapkan dapat berkontribusi untuk kelancaran operasional masjid.   Kata kunci: Budidaya lebah, Lebah kelulut (Heterotrigona itama), pemberdayaan DKM Masjid.  
Title: Pelatihan Budidaya Lebah Kelulut (Heterotrigona itama) Bagi DKM Masjid Ash-Shiddiq Rumbai Pekanbaru
Description:
Abstract Breeding the kelulut honey bee (Heterotrigona itama) is relatively easy, not difficult to breed and care for, and produces quite a lot of honey.
Breeding kelulut can be done on land that is not large, as long as the feed source in the form of sufficient nectar, pollen and resin.
The Ash-Shiddiq Mosque in Umban Sari Village, Rumbai District, Pekanbaru City fulfills these requirements.
The problem is that mosque DKM members do not have the knowledge and skills to do this business.
The service team provides counseling, training and evaluation of activities and results.
The results of partner activities have knowledge, skills in kelulut beekeeping and have obtained results in the form of honey which is one of the sources of income for the mosque.
This activity has succeeded in empowering the mosque's DKM,  so that it is expected to contribute to the smooth operation of the mosque.
  Keywords: Beekeeping, kelulut bees (Heterotrigona itama), mosque's DKM empowerment   Abstak                 Budidaya lebah madu kelulut (Heterotrigona itama) tidak asing lagi bagi sebagian masyarakat Indonesia, relatif lebih mudah dibudidayakan karena tidak menyengat dan jinak, tidak sulit perbanyakan dan perawatannya, serta dapat menghasilkan madu yang cukup banyak.
Kegiatan budidaya kelulut dapat dilakukan pada lahan yang tidak terlalu luas, asalkan sumber pakan mencukupi berupa tanaman sumber nektar, pollen dan resin.
  Masjid Ash-Shiddiq di Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru Riau memenuhi persyaratan tersebut.
  Permasalahannya adalah anggota DKM masjid   belum memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk melakukan usaha budidaya lebah madu kelulut.
  Tim pengabdian memberikan pelatihan dan pendampingan dengan melakukan 3 tahapan kegiatan, yaitu: penyuluhan, pelatihan dan evaluasi kegiatan dan hasilnya.
  Hasil kegiatan pengabdian ini, mitra telah memiliki pengetahuan, keterampilan dalam budidaya lebah kelulut dan telah memperoleh hasil berupa madu yang menjadi salah satu sumber pamasukan masjid.
  Kegiatan ini telah berhasil memberdayakan DKM masjid, sehingga diharapkan dapat berkontribusi untuk kelancaran operasional masjid.
  Kata kunci: Budidaya lebah, Lebah kelulut (Heterotrigona itama), pemberdayaan DKM Masjid.
 .

Related Results

STRATEGI DAKWAH ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ
STRATEGI DAKWAH ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ
Tujuan penelitian ini untuk mengungkap Strategi Dakwah Abu Bakar Ash-Shiddiq: (1) Dakwah Bi al-Lisan Abu Bakar Ash-Shiddiq; 2) Dakwah Bi al-hal Abu Bakar Ash-Shiddiq; 3) Dakwah Bi ...
Manajemen Komunikasi Dakwah DKM Ummul Mukminin dalam Program Kajian Kemuslimahan
Manajemen Komunikasi Dakwah DKM Ummul Mukminin dalam Program Kajian Kemuslimahan
Abstract. Ummul Mukminin Mosque is a mosque located in the Bandung Islamic University area. Campus mosques have a very important role in life, through various structured programs a...
HILIRISASI SARANG LEBAH MADU MENJADI PRODUK LILIN AROMATERAPI BAGI MASYARAKAT PETANI LEBAH MADU
HILIRISASI SARANG LEBAH MADU MENJADI PRODUK LILIN AROMATERAPI BAGI MASYARAKAT PETANI LEBAH MADU
Madu merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu (HHBK) unggulan di Kabupaten Tanah Laut. Pada pengambilan hasil madu, sarangnya tidak dimanfaatkan lebih lanjut oleh para peternak ...
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
Abstrak- Penyebaran Islam di Indonesia meninggalkan keberagaman budaya akibat adanya akulturasi khususnya di Pulau Jawa. Di antaranya adalah ritual-ritual atau aktivitas asli Jawa ...
Ketertarikan masyarakat Desa Mopolo Kecamatan Ranoyapo terhadap budidaya lebah madu (Apis) sebagai daya dukung ekonomi keluarga
Ketertarikan masyarakat Desa Mopolo Kecamatan Ranoyapo terhadap budidaya lebah madu (Apis) sebagai daya dukung ekonomi keluarga
Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mempelajari tingkat ketertarikan masyarakat Desa Mopolo Kecamatan Ranoyapo untuk beternak lebah madu serta mempelajari sejauh manatingka...
Madu Kelulut dan Kesejahteraan Masyarakat: Analisis Potensi Pengembangan di Kepulauan Meranti
Madu Kelulut dan Kesejahteraan Masyarakat: Analisis Potensi Pengembangan di Kepulauan Meranti
Literatur review ini mengkaji potensi madu kelulut (Trigona spp.) yang dihasilkan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Indonesia, sebagai komoditas bernilai ekonomi tingg...

Back to Top