Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Dosis Dan Waktu Kontak Terhadap Efisiensi Adsorpsi Ion Logam Fe(III) Menggunakan Biosorben Biji Durian (Durio zibethinus) Teraktivasi NaOH

View through CrossRef
Pencemaran logam berat pada badan air, khususnya ion Fe(III), merupakan masalah lingkungan dan kesehatan masyarakat yang serius. Ion logam ini bersifat toksik pada konsentrasi tinggi, dapat mengganggu keseimbangan ekosistem perairan, dan berbahaya bagi kesehatan jika terakumulasi. Oleh karena itu, diperlukan teknologi pengolahan air yang efisien, ekonomis, dan ramah lingkungan. Salah satu teknologi alternatif yang saat ini tengah dikembangkan adalah pemanfaatan bahan alam sebagai biosorben. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh dosis dan waktu kontak pada efisiensi adsorpsi ion logam Fe(III) menggunakan biosorben yang berasal dari biji durian (Durio zibethinus) yang diaktivasi dengan larutan NaOH. Aktivasi kimia dengan NaOH telah terbukti meningkatkan luas permukaan, jumlah pori, dan jumlah gugus fungsi aktif dari biosorben. Pengaruh waktu kontak dan massa biosorben yang ditambahkan terhadap efisiensi adsorpsi juga dianalisis dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan waktu kontak optimum 40 menit pada pH 5, proses adsorpsi dengan dosis 1 g memberikan efisiensi 99,65%. Ketika dosis ditingkatkan, efisiensi adsorpsi menurun secara signifikan karena agregasi partikel. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa biji durian yang diaktivasi NaOH memiliki potensi besar sebagai biosorben alami dalam proses pemurnian air yang terkontaminasi ion logam Fe(III). Penemuan ini tidak hanya menawarkan solusi yang ramah lingkungan dan hemat biaya tetapi juga membuka peluang untuk pengolahan limbah pertanian menjadi produk bernilai tinggi.
Title: Pengaruh Dosis Dan Waktu Kontak Terhadap Efisiensi Adsorpsi Ion Logam Fe(III) Menggunakan Biosorben Biji Durian (Durio zibethinus) Teraktivasi NaOH
Description:
Pencemaran logam berat pada badan air, khususnya ion Fe(III), merupakan masalah lingkungan dan kesehatan masyarakat yang serius.
Ion logam ini bersifat toksik pada konsentrasi tinggi, dapat mengganggu keseimbangan ekosistem perairan, dan berbahaya bagi kesehatan jika terakumulasi.
Oleh karena itu, diperlukan teknologi pengolahan air yang efisien, ekonomis, dan ramah lingkungan.
Salah satu teknologi alternatif yang saat ini tengah dikembangkan adalah pemanfaatan bahan alam sebagai biosorben.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh dosis dan waktu kontak pada efisiensi adsorpsi ion logam Fe(III) menggunakan biosorben yang berasal dari biji durian (Durio zibethinus) yang diaktivasi dengan larutan NaOH.
Aktivasi kimia dengan NaOH telah terbukti meningkatkan luas permukaan, jumlah pori, dan jumlah gugus fungsi aktif dari biosorben.
Pengaruh waktu kontak dan massa biosorben yang ditambahkan terhadap efisiensi adsorpsi juga dianalisis dalam penelitian ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan waktu kontak optimum 40 menit pada pH 5, proses adsorpsi dengan dosis 1 g memberikan efisiensi 99,65%.
Ketika dosis ditingkatkan, efisiensi adsorpsi menurun secara signifikan karena agregasi partikel.
Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa biji durian yang diaktivasi NaOH memiliki potensi besar sebagai biosorben alami dalam proses pemurnian air yang terkontaminasi ion logam Fe(III).
Penemuan ini tidak hanya menawarkan solusi yang ramah lingkungan dan hemat biaya tetapi juga membuka peluang untuk pengolahan limbah pertanian menjadi produk bernilai tinggi.

Related Results

        Keberadaan logam Pb (II) dan Cr (VI) sangat berbahaya bagi lingkungan hingga menimbulkan gangguan keseimbangan lingkungan, terutama pada ekosistem perairan. Upaya untuk men...
Uji Persamaan Langmuir dan Chapman pada Daya Serap Zeolit Alam Teraktivasi terhadap Logam Chrom
Uji Persamaan Langmuir dan Chapman pada Daya Serap Zeolit Alam Teraktivasi terhadap Logam Chrom
Aini, Syarifah. Wahyudi, Hari Dwi. 2018. UJI PERSAMAAN LANGMUIR DAN CHAPMAN PADA DAYA SERAP ZEOLIT ALAM TERAKTIVASI TERHADAP LOGAM CHROM. preprint Logam chrom termasuk limbah logam...
Perbandingan Efektivitas Adsorpsi Ion Logam Timbal (Pb) Menggunakan Biji Buah Durian Teraktivasi NaOH Dan HCl
Perbandingan Efektivitas Adsorpsi Ion Logam Timbal (Pb) Menggunakan Biji Buah Durian Teraktivasi NaOH Dan HCl
Pencemaran logam berat seperti timbal (Pb) dalam air merupakan permasalahan lingkungan yang serius karena sifatnya yang toksik, persisten, dan bioakumulatif. Penelitian ini bertuju...
CAMPURAN TEPUNG BIJI DURIAN DAN TEPUNG TERIGU MENJADI CAKE
CAMPURAN TEPUNG BIJI DURIAN DAN TEPUNG TERIGU MENJADI CAKE
Berlimpahnya limbah biji durian pada musim durian belum banyak dimanfaatkan, disisi lain biji durian berpotensi sebagai sumber bahan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengide...
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Telah dilakukan penelitian penentuan kandungan logam magnetik penyusun abu layang batubara. Abu layang merupakan material berupa serbuk halus yang dihasilkan dari pembakaran batuba...
Genetic variation and DNA fingerprinting of durian types in Malaysia using simple sequence repeat (SSR) markers
Genetic variation and DNA fingerprinting of durian types in Malaysia using simple sequence repeat (SSR) markers
Durian (Durio zibethinus) is one of the most popular tropical fruits in Asia. To date, 126 durian types have been registered with the Department of Agriculture in Malaysia based on...
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
Biji kakao kering ditingkat petani sebagian besar dihasilkan tanpa fermentasiyang mempunyai beberapa kelemahan diantaranya tidak menghasilkan prekursorflavour khas kakao. Upaya unt...

Back to Top