Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penguatan Sumber Daya Manusia Pertahanan dalam Menghadapi Radikalisme, Konservatisme, dan Liberalisme Agama terhadap Ideologi Pancasila di Indonesia

View through CrossRef
Ancaman non-militer terhadap pertahanan nasional Indonesia semakin kompleks seiring berkembangnya radikalisme, konservatisme, dan liberalisme agama yang berpotensi melemahkan kohesi sosial serta mengikis Pancasila sebagai ideologi negara. Ketiga spektrum ancaman ideologis tersebut bekerja melalui narasi keagamaan, ruang digital, jaringan sosial, dan dinamika politik, sehingga menuntut respons pertahanan yang tidak hanya bersifat koersif, tetapi juga ideologis dan kultural. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik ancaman ideologis berbasis agama terhadap Pancasila serta merumuskan strategi penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) pertahanan dalam menjaga ketahanan ideologi nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, melalui penelaahan regulasi pertahanan negara, kebijakan kontra-radikalisasi, dokumen resmi pemerintah, serta literatur akademik berupa buku dan artikel jurnal akademik nasional dan internasional yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa radikalisme agama mendorong eksklusivisme dan legitimasi kekerasan, konservatisme agama melahirkan rigiditas dan resistensi terhadap nilai kebangsaan, sementara liberalisme agama berpotensi merelatifkan nilai kolektif dan melemahkan konsensus ideologis. Dalam konteks tersebut, SDM pertahanan memiliki peran strategis sebagai garda ideologis melalui kombinasi pendekatan hard power dan soft power, termasuk pendidikan ideologi, literasi digital, kontra-narasi, serta kolaborasi dengan masyarakat sipil. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis dengan menawarkan model konseptual penguatan SDM pertahanan dalam menjaga Pancasila, serta secara praktis memberikan rekomendasi kebijakan bagi penguatan pertahanan non-militer berbasis ideologi di Indonesia.
Title: Penguatan Sumber Daya Manusia Pertahanan dalam Menghadapi Radikalisme, Konservatisme, dan Liberalisme Agama terhadap Ideologi Pancasila di Indonesia
Description:
Ancaman non-militer terhadap pertahanan nasional Indonesia semakin kompleks seiring berkembangnya radikalisme, konservatisme, dan liberalisme agama yang berpotensi melemahkan kohesi sosial serta mengikis Pancasila sebagai ideologi negara.
Ketiga spektrum ancaman ideologis tersebut bekerja melalui narasi keagamaan, ruang digital, jaringan sosial, dan dinamika politik, sehingga menuntut respons pertahanan yang tidak hanya bersifat koersif, tetapi juga ideologis dan kultural.
Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik ancaman ideologis berbasis agama terhadap Pancasila serta merumuskan strategi penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) pertahanan dalam menjaga ketahanan ideologi nasional.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, melalui penelaahan regulasi pertahanan negara, kebijakan kontra-radikalisasi, dokumen resmi pemerintah, serta literatur akademik berupa buku dan artikel jurnal akademik nasional dan internasional yang relevan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa radikalisme agama mendorong eksklusivisme dan legitimasi kekerasan, konservatisme agama melahirkan rigiditas dan resistensi terhadap nilai kebangsaan, sementara liberalisme agama berpotensi merelatifkan nilai kolektif dan melemahkan konsensus ideologis.
Dalam konteks tersebut, SDM pertahanan memiliki peran strategis sebagai garda ideologis melalui kombinasi pendekatan hard power dan soft power, termasuk pendidikan ideologi, literasi digital, kontra-narasi, serta kolaborasi dengan masyarakat sipil.
Penelitian ini berkontribusi secara teoretis dengan menawarkan model konseptual penguatan SDM pertahanan dalam menjaga Pancasila, serta secara praktis memberikan rekomendasi kebijakan bagi penguatan pertahanan non-militer berbasis ideologi di Indonesia.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
SUMBER POLITIS PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA
SUMBER POLITIS PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA
Indonesia sebagai negara yang mempunyai dasar Negara yaitu pancasila yang memiliki sebuah arti penting memiliki ideologi. Setiap bangsa dan negara ingin berdiri kokoh, tidak mudah ...
Strategi Pertahanan Nasional Indonesia dalam Menghadapi Ancaman Ideologi Radikalisme
Strategi Pertahanan Nasional Indonesia dalam Menghadapi Ancaman Ideologi Radikalisme
Radikalisme dikenal sebagai sistem kepercayaan yang bertujuan untuk mengubah struktur sosial dan politik secara drastis melalui penggunaan kekerasan. Di Indonesia, salah satu bentu...
STRATEGI PERCEPATAN PENGUASAAN TEKNOLOGI DAN INDUSTRI PERTAHANAN: STUDI KASUS KOREA SELATAN
STRATEGI PERCEPATAN PENGUASAAN TEKNOLOGI DAN INDUSTRI PERTAHANAN: STUDI KASUS KOREA SELATAN
Abstrak: Permasalahan utama Indonesia dalam penguasaan teknologi dan industri pertahanan terletak pada lemahnya regulasi sistem akusisi pertahanan yang mengakomodir proses penyerap...
Dinamika Pancasila dan Tantangan terhadap Pancasila
Dinamika Pancasila dan Tantangan terhadap Pancasila
Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara merupakan kesepakatan politik para founding fathers ketika negara Indonesia didirikan. Namun dalam perjalanan panjang kehidupan berbangs...
BOOK REVIEW : PANCASILA DASAR NEGARA PARIPURNA
BOOK REVIEW : PANCASILA DASAR NEGARA PARIPURNA
Book Pancasila Dasar Negara Paripurna is the work of Prof. Dr. Tukiran Taniredja, MM and Prof. Dr. Suyahmo, M.Si. that was written to commemorate and make all Indonesian people awa...
Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Indonesia serta Perkembangan Ideologi Pancasila Pada Masa Orde Lama, Orde Baru, dan Era Reformasi
Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Indonesia serta Perkembangan Ideologi Pancasila Pada Masa Orde Lama, Orde Baru, dan Era Reformasi
Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa sebenarnya merupakan perwujudan dari nilai-nilai budaya milik bangsa sendiri yang diyakini kebenarannya. Pancasila digali dari budaya bangs...

Back to Top