Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat Neuroprotektif pada Pasien Stroke Iskemik di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi

View through CrossRef
Pendahuluan: Stroke iskemik disebabkan oleh pembentukan trombus lokal atau emboli yang terjadi pada arteri serebral. Hal tersebut menyebabkan kurangnya aliran darah sehingga oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan otak juga berkurang. Angka kejadian stroke iskemik mencapai 87% yang merupakan angka tertinggi dari seluruh kasus stroke lainnya. Obat neuroprotektif termasuk salah satu terapi yang ditujukan untuk mengurangi kerusakan saraf yang disebabkan oleh serangan stroke iskemik. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik demografi pasien stroke iskemik, pola penggunaan obat dan rasionalitas obat neuroprotektif pada pasien stroke iskemik. Metode: Metode penelitian ini adalah observasional yang diambil dari data rekam medik instalasi rawat inap (n = 280) tahun 2019 secara retrospektif. Data yang diperolah akan dibandingkan terhadap standar pengobatan yang telah ditetapkan. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa pasien stroke iskemik terbanyak yaitu laki-laki sebesar 63,2% dengan rentang usia 55 - 64 tahun sebesar 39%. Persentase tertinggi dari status pendidikan terakhir yaitu SLTA mencapai 47,1%. diikuti dengan status pekerjaan terbanyak yaitu IRT sebesar 28,2%. Penggunaan obat neuroprotektif paling banyak digunakan adalah sitikolin sebesar 53,2% dengan rute pemberian secara intravena mencapai 51,8%. Evaluasi rasionalitas penggunaan obat neuroprotektif pada rumah sakit tersebut antara lain, tepat indikasi 100%, tepat pasien 99,3%, tepat obat 100%, tepat dosis 97,9%, dan tepat frekuensi pemberian obat 99,3%. Kesimpulan: Kejadian terapi tidak rasional masih ditemukan pada 8 orang pasien tersebar pada indikator tepat pasien, tepat dosis dan tepat frekuensi pemberian obat.
Title: Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat Neuroprotektif pada Pasien Stroke Iskemik di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi
Description:
Pendahuluan: Stroke iskemik disebabkan oleh pembentukan trombus lokal atau emboli yang terjadi pada arteri serebral.
Hal tersebut menyebabkan kurangnya aliran darah sehingga oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan otak juga berkurang.
Angka kejadian stroke iskemik mencapai 87% yang merupakan angka tertinggi dari seluruh kasus stroke lainnya.
Obat neuroprotektif termasuk salah satu terapi yang ditujukan untuk mengurangi kerusakan saraf yang disebabkan oleh serangan stroke iskemik.
Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik demografi pasien stroke iskemik, pola penggunaan obat dan rasionalitas obat neuroprotektif pada pasien stroke iskemik.
Metode: Metode penelitian ini adalah observasional yang diambil dari data rekam medik instalasi rawat inap (n = 280) tahun 2019 secara retrospektif.
Data yang diperolah akan dibandingkan terhadap standar pengobatan yang telah ditetapkan.
Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa pasien stroke iskemik terbanyak yaitu laki-laki sebesar 63,2% dengan rentang usia 55 - 64 tahun sebesar 39%.
Persentase tertinggi dari status pendidikan terakhir yaitu SLTA mencapai 47,1%.
diikuti dengan status pekerjaan terbanyak yaitu IRT sebesar 28,2%.
Penggunaan obat neuroprotektif paling banyak digunakan adalah sitikolin sebesar 53,2% dengan rute pemberian secara intravena mencapai 51,8%.
Evaluasi rasionalitas penggunaan obat neuroprotektif pada rumah sakit tersebut antara lain, tepat indikasi 100%, tepat pasien 99,3%, tepat obat 100%, tepat dosis 97,9%, dan tepat frekuensi pemberian obat 99,3%.
Kesimpulan: Kejadian terapi tidak rasional masih ditemukan pada 8 orang pasien tersebar pada indikator tepat pasien, tepat dosis dan tepat frekuensi pemberian obat.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PERBEDAAN LAMA PENURUNAN NILAI PT DAN APTT PADA PASIEN STROKE ISKEMIK YANG DIBERIKAN CLOPIDOGREL DI RUMAH SAKIT FATMAWATI TAHUN 2023
PERBEDAAN LAMA PENURUNAN NILAI PT DAN APTT PADA PASIEN STROKE ISKEMIK YANG DIBERIKAN CLOPIDOGREL DI RUMAH SAKIT FATMAWATI TAHUN 2023
Stroke iskemik merupakan kondisi di mana terjadi gangguan atau kerusakan pada jaringan otak akibat terhambatnya aliran darah menuju otak, yang mengakibatkan sel-sel saraf dan sel-s...
Korelasi Iklan Obat Demam di Televisi Terhadap Pemilihan Obat pada Swamedikasi
Korelasi Iklan Obat Demam di Televisi Terhadap Pemilihan Obat pada Swamedikasi
Swamedikasi dilakukan masyarakat untuk mengobati penyakit yang dapat dikenali sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklan obat demam di televisi terhadap pemi...

Back to Top