Javascript must be enabled to continue!
Functional characteristics of tuna skin collagen hydrolyzed by tuna gastric pepsin
View through CrossRef
Hidrolisis kolagen dapat dilakukan menggunakan metode ekstraksi pelarut, degradasi kimia, fermentasi dan enzimatik. Produk hidrolisat yang dihidrolisis menggunakan enzim, memiliki peptida bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Motif spesifik yang dihasilkan dalam proses hidrolisis misalnya urutan prolina/hidroksiprolina dan glisina, atau prolina di C-terminus sering dikaitkan dengan bioaktivitas inhibisi ACE atau efek antioksidan. Hidrolisat dapat diproduksi dengan bahan baku hasil samping produk perikanan berupa kulit ikan tuna sirip kuning sebagai kolagen dan lambung tuna sebagai sumber pepsin penghidrolisis kolagen. Penelitian bertujuan menentukan aktivitas pepsin dan suhu hidrolisis terbaik dalam menghasilkan hidrolisat kolagen yang dihidrolisis pepsin lambung tuna. Penelitian terdiri dari 2 tahap, yaitu ekstraksi pepsin dari lambung ikan tuna sirip kuning dan pembuatan hidrolisat kolagen secara enzimatis menggunakan enzim pepsin. Aktivitas yang digunakan, yaitu 6.000, 9.000 dan 12.000 U dan suhu 40, 50 dan 60. Ekstrak pepsin yang diperoleh memiliki aktivitas sebesar 12.332 U/mg. Uji aktivitas antioksidan ABTS diperoleh nilai IC50 paling baik pada perlakuan hidrolisis suhu 50ºC, dengan nilai yang diperoleh perlakuan 6.000 U sebesar 109 ppm, perlakuan 9.000 U sebesar 59 ppm, dan perlakuan 12.000 U sebesar 230 ppm. Aktivitas antioksidan DPPH diperoleh nilai IC50 paling baik pada perlakuan hidrolisis suhu 40ºC, dengan nilai masing masing 232 ppm,194 ppm, dan 531 ppm. Hidrolisat kolagen pada konsentrasi 1,7 mg/mL protein setiap perlakuannya, memperoleh nilai inhibisi pada rentang 40-66%.
Indonesian Society Fisheries Product Processing
Title: Functional characteristics of tuna skin collagen hydrolyzed by tuna gastric pepsin
Description:
Hidrolisis kolagen dapat dilakukan menggunakan metode ekstraksi pelarut, degradasi kimia, fermentasi dan enzimatik.
Produk hidrolisat yang dihidrolisis menggunakan enzim, memiliki peptida bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan.
Motif spesifik yang dihasilkan dalam proses hidrolisis misalnya urutan prolina/hidroksiprolina dan glisina, atau prolina di C-terminus sering dikaitkan dengan bioaktivitas inhibisi ACE atau efek antioksidan.
Hidrolisat dapat diproduksi dengan bahan baku hasil samping produk perikanan berupa kulit ikan tuna sirip kuning sebagai kolagen dan lambung tuna sebagai sumber pepsin penghidrolisis kolagen.
Penelitian bertujuan menentukan aktivitas pepsin dan suhu hidrolisis terbaik dalam menghasilkan hidrolisat kolagen yang dihidrolisis pepsin lambung tuna.
Penelitian terdiri dari 2 tahap, yaitu ekstraksi pepsin dari lambung ikan tuna sirip kuning dan pembuatan hidrolisat kolagen secara enzimatis menggunakan enzim pepsin.
Aktivitas yang digunakan, yaitu 6.
000, 9.
000 dan 12.
000 U dan suhu 40, 50 dan 60.
Ekstrak pepsin yang diperoleh memiliki aktivitas sebesar 12.
332 U/mg.
Uji aktivitas antioksidan ABTS diperoleh nilai IC50 paling baik pada perlakuan hidrolisis suhu 50ºC, dengan nilai yang diperoleh perlakuan 6.
000 U sebesar 109 ppm, perlakuan 9.
000 U sebesar 59 ppm, dan perlakuan 12.
000 U sebesar 230 ppm.
Aktivitas antioksidan DPPH diperoleh nilai IC50 paling baik pada perlakuan hidrolisis suhu 40ºC, dengan nilai masing masing 232 ppm,194 ppm, dan 531 ppm.
Hidrolisat kolagen pada konsentrasi 1,7 mg/mL protein setiap perlakuannya, memperoleh nilai inhibisi pada rentang 40-66%.
Related Results
Salmonella occurrence and myoglobin (mb) in frozen smoked tuna
Salmonella occurrence and myoglobin (mb) in frozen smoked tuna
Title (Bahasa Indonesia): Keberadaan salmonella dan tingkat kesegaran frozen smoked tuna
This study aimed to quantify Salmonella, Total and Total Plate Count (TPC) in ...
Pengaruh Jumlah Produksi Tuna, Harga Ekspor Tuna, dan Nilai Tukar Dolar Terhadap Volume Ekspor Tuna Indonesia
Pengaruh Jumlah Produksi Tuna, Harga Ekspor Tuna, dan Nilai Tukar Dolar Terhadap Volume Ekspor Tuna Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah produksi tuna, harga ekspor tuna, dan nilai tukar dolar terhadap volume ekspor tuna Indonesia. Data yang digunakan merup...
Local Synthesis of Pepsin in Barrett’s Esophagus and the Role of Pepsin in Esophageal Adenocarcinoma
Local Synthesis of Pepsin in Barrett’s Esophagus and the Role of Pepsin in Esophageal Adenocarcinoma
Objective: Despite widespread use of proton pump inhibitors (PPIs), the incidence of esophageal adenocarcinoma (EAC) continues to rise. PPIs reduce reflux acidity, but only transie...
Deteksi pepsin pada saliva pasien refluks laringofaring
Deteksi pepsin pada saliva pasien refluks laringofaring
Latar belakang: Refluks laringofaring (RLF) didefinisikan sebagai aliran balik cairan lambungke daerah laring dan faring, sehingga berkontak dengan saluran pencernaan dan pernapasa...
Evaluation of 16S rRNA Gene Sequence for DNA Barcoding of Tuna Fish
Evaluation of 16S rRNA Gene Sequence for DNA Barcoding of Tuna Fish
For fish product authentication, DNA barcoding has been a reliable tool. This is due to its requirement of a small amount of tissue sample in order to conduct a full analysis for s...
UPAYA PENANGANAN MUTU IKAN TUNA SEGAR HASIL TANGKAPAN KAPAL TUNA LONGLINE UNTUK TUJUAN EKSPOR (Fresh Tuna Handling Quality for Tuna Longliner Caching for Export Market)
UPAYA PENANGANAN MUTU IKAN TUNA SEGAR HASIL TANGKAPAN KAPAL TUNA LONGLINE UNTUK TUJUAN EKSPOR (Fresh Tuna Handling Quality for Tuna Longliner Caching for Export Market)
ABSTRACTThe main purpose of fresh tuna longline fishing vessels operations is fresh tuna for export. The main market of these products are Japan, American and European Union. The m...
Characterization and Stability Test of Hydrolyzed Collagen Glyserosomes
Characterization and Stability Test of Hydrolyzed Collagen Glyserosomes
Background: Hydrolyzed collagen is a protein obtained from enzymatic denaturation of collagen with a molecular weight of about 10 kDa, and it has been reported to produce anti-agin...
Aquaporin 3 Expression Pattern in Gastric Diseases and its significance
Aquaporin 3 Expression Pattern in Gastric Diseases and its significance
Abstract
Background
Aquaporin 3(AQP3) has been implicated in gastric intestinal metaplasia and gastric cancer, and considered as a biomarker to improve treatment strategy....

