Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

OPTIMASI VOLUME BUFFER EKSTRAKSI DALAM MENGISOLASI DNA SPESIES MIKORIZA ARBUSKULAR UNTUK IDENTIFIKASI SECARA MOLEKULER

View through CrossRef
Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman dengan cara membantu penyerapan air dan unsur hara dari dalam tanah. Selain itu, FMA juga berperan dalam meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan patogen. Laboratorium Produksi Tanaman Perkebunan Fakultas Pertanian Universitas Lampung memiliki 35 koleksi isolat mikoriza. Isolat-isolat koleksi tersebut belum teridentifikasi dengan baik sampai ke level spesies. Penelitian ini bertujuan untuk menguji empat volume buffer ekstraksi InstaGeneTM Matrix yang efektif dan ekonomis untuk isolasi DNA FMA yang akan digunakan untuk identifikasi secara molekuler. Isolasi DNA 4 isolat FMA yaitu Glomus sp., Gigaspora sp., Acaulospora sp., dan Entrophospora sp. dilakukan dengan menggunakan buffer ekstraksi Instagene Matrix (BIO-RAD) dengan volume 10, 15, 20, dan 25 μl. Untuk melihat keberhasilan isolasi DNA yang dilakukan yaitu dengan menggunakan DNA tersebut sebagai template atau cetakan dalam proses PCR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua volume (10, 15, 20, dan 25 μl) buffer ekstraksi yang diujikan mampu mengekstrak DNA dari ke 4 isolat yang diuji kecuali volume 20 μl pada isolat Gigaspora sp. Oleh karena itu, volume 10 μl buffer ekstraksi sudah dapat digunakan dan lebih efisien untuk mengekstrak DNA dari spora FMA.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung
Title: OPTIMASI VOLUME BUFFER EKSTRAKSI DALAM MENGISOLASI DNA SPESIES MIKORIZA ARBUSKULAR UNTUK IDENTIFIKASI SECARA MOLEKULER
Description:
Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman dengan cara membantu penyerapan air dan unsur hara dari dalam tanah.
Selain itu, FMA juga berperan dalam meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan patogen.
Laboratorium Produksi Tanaman Perkebunan Fakultas Pertanian Universitas Lampung memiliki 35 koleksi isolat mikoriza.
Isolat-isolat koleksi tersebut belum teridentifikasi dengan baik sampai ke level spesies.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji empat volume buffer ekstraksi InstaGeneTM Matrix yang efektif dan ekonomis untuk isolasi DNA FMA yang akan digunakan untuk identifikasi secara molekuler.
Isolasi DNA 4 isolat FMA yaitu Glomus sp.
, Gigaspora sp.
, Acaulospora sp.
, dan Entrophospora sp.
dilakukan dengan menggunakan buffer ekstraksi Instagene Matrix (BIO-RAD) dengan volume 10, 15, 20, dan 25 μl.
Untuk melihat keberhasilan isolasi DNA yang dilakukan yaitu dengan menggunakan DNA tersebut sebagai template atau cetakan dalam proses PCR.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua volume (10, 15, 20, dan 25 μl) buffer ekstraksi yang diujikan mampu mengekstrak DNA dari ke 4 isolat yang diuji kecuali volume 20 μl pada isolat Gigaspora sp.
Oleh karena itu, volume 10 μl buffer ekstraksi sudah dapat digunakan dan lebih efisien untuk mengekstrak DNA dari spora FMA.

Related Results

PERTUMBUHAN DAN KUALITAS NUTRIS INDIGOFERA ZOLLINGERIANA PADA TANAH MARJINANL DAN INOKULUM MIKORIZASEBAGAI PAKAN TERNAK KERBAU RAWA
PERTUMBUHAN DAN KUALITAS NUTRIS INDIGOFERA ZOLLINGERIANA PADA TANAH MARJINANL DAN INOKULUM MIKORIZASEBAGAI PAKAN TERNAK KERBAU RAWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui bagaimana pertumbuhan dan kualitas tanaman  Indigofera di tanah marjinal dengan bantuan pupuk hayati Fungi Mikoriza Arbuskular....
Respon Beberapa Galur Padi Beras Hitam Teknik Budidaya Konvensional terhadap Aplikasi Pupuk Hayati Mikoriza pada Pesemaian
Respon Beberapa Galur Padi Beras Hitam Teknik Budidaya Konvensional terhadap Aplikasi Pupuk Hayati Mikoriza pada Pesemaian
Di lahan sawah sistem tergenang (konvensional), populasi Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) pada umumnya menjadi sangat rendah pasca padi, sehingga tanaman palawija pasca padi sangat ...
DISTRIBUSI DAN KEMELIMPAHAN PLANKTON DI WET DUNE SLACKS GUMUK PASIR PARANGTRITIS, BANTUL, DIY.
DISTRIBUSI DAN KEMELIMPAHAN PLANKTON DI WET DUNE SLACKS GUMUK PASIR PARANGTRITIS, BANTUL, DIY.
Komunitas plankton memiliki peran penting pada proses rantai makanan, siklus nutrien dan proses suksesi awal wet dune slacks. Kawasan wet dune slacks merupakan cekungan yang berada...
Penggunaan Mikoriza Arbuskular dalam Pertumbuhan Bibit Anakan Salak Sidimpuan (Salacca sumatrana Becc.)
Penggunaan Mikoriza Arbuskular dalam Pertumbuhan Bibit Anakan Salak Sidimpuan (Salacca sumatrana Becc.)
Salak Sidimpuan (Salacca sumatrana Becc.) merupakan tanaman yang memiliki perakaran yang dangkal sehingga membatasi kemampuan akar menyerap unsur hara. Salah satu cara yang dapat d...
Keanekaragaman Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) dari Rizosfer Tanaman Hias: Karakterisasi Morfologi dan Seleksi
Keanekaragaman Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) dari Rizosfer Tanaman Hias: Karakterisasi Morfologi dan Seleksi
Salah satu tantangan dalam budidaya tanaman hias adalah optimalisasi pertumbuhan tanpa ketergantungan berlebihan pada pupuk dan pestisida kimia. Oleh karena itu, pemanfaatan FMA se...
Echinococcus granulosus in Environmental Samples: A Cross-Sectional Molecular Study
Echinococcus granulosus in Environmental Samples: A Cross-Sectional Molecular Study
Abstract Introduction Echinococcosis, caused by tapeworms of the Echinococcus genus, remains a significant zoonotic disease globally. The disease is particularly prevalent in areas...
Genome wide hypomethylation and youth-associated DNA gap reduction promoting DNA damage and senescence-associated pathogenesis
Genome wide hypomethylation and youth-associated DNA gap reduction promoting DNA damage and senescence-associated pathogenesis
Abstract Background: Age-associated epigenetic alteration is the underlying cause of DNA damage in aging cells. Two types of youth-associated DNA-protection epigenetic mark...
PERBANDINGAN STRUKTUR DAN KOMPOSISI MAKROALGA DI PANTAI DRINI DAN PANTAI KRAKAL
PERBANDINGAN STRUKTUR DAN KOMPOSISI MAKROALGA DI PANTAI DRINI DAN PANTAI KRAKAL
ABSTRACTDrini and Krakal Beach are two beaches in the Gunungkidul area which are crowded with visitors. The high human activity, directly and indirectly will affect marine organism...

Back to Top