Javascript must be enabled to continue!
Nilai-Nilai Kearifan Lokal Pada Tradisi Ngaben Bikul di Desa Adat Bedha, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali
View through CrossRef
Tradisi ngaben bikul merupakan sebuah tradisi yang berkaitan dengan kehidupan agraris masyarakat bali yang bertujuan untuk mengatasi hama tikus di sawah. Tradisi ini dilaksanakan di Desa Adat Bedha, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk (1) mengetahui latar belakang dilaksanakan tradisi ngaben bikul. (2) mengetahui prosesi tradisi ngaben bikul. (3) mengetahui nilai-nilai kearifan lokal pada tradisi ngaben bikul di desa Adat Bedha. Teori yang digunakan yaitu teori religi untuk mengetahui latar belakang serta prosesi dari tradisi ngaben bikul. Teori nilai untuk mengetahui nilai-nilai kearifan lokal apa saja yang ada di dalam tradisi ngaben bikul. Nilai-nilai dari tradisi ngaben bikul merupakan salah satu dari kearifan lokal yang yang hendaknya dikaji lebih dalam sehingga masyarakat lebih mengetahui bahwa tradisi ngaben bikul memiliki nilai yang berguna bagi kehidupan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui metode observasi,wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian yaitu (1) latar belakang tradisi ngaben bikul disebabkan oleh tiga faktor yaitu, faktor kepercayaan, sosial dan budaya. (2) prosesi ngaben bikul terbagi menjadi dua tahapan yaitu tahap perencanaan dan tahap pelaksanaan (3) Nilai-nilai kearifan lokal yang terdapat pada tradisi ngaben bikul di Desa Adat Bedha yaitu nilai religi, nilai sosial,nilai ekonomi,nilai estetika
Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
Title: Nilai-Nilai Kearifan Lokal Pada Tradisi Ngaben Bikul di Desa Adat Bedha, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali
Description:
Tradisi ngaben bikul merupakan sebuah tradisi yang berkaitan dengan kehidupan agraris masyarakat bali yang bertujuan untuk mengatasi hama tikus di sawah.
Tradisi ini dilaksanakan di Desa Adat Bedha, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk (1) mengetahui latar belakang dilaksanakan tradisi ngaben bikul.
(2) mengetahui prosesi tradisi ngaben bikul.
(3) mengetahui nilai-nilai kearifan lokal pada tradisi ngaben bikul di desa Adat Bedha.
Teori yang digunakan yaitu teori religi untuk mengetahui latar belakang serta prosesi dari tradisi ngaben bikul.
Teori nilai untuk mengetahui nilai-nilai kearifan lokal apa saja yang ada di dalam tradisi ngaben bikul.
Nilai-nilai dari tradisi ngaben bikul merupakan salah satu dari kearifan lokal yang yang hendaknya dikaji lebih dalam sehingga masyarakat lebih mengetahui bahwa tradisi ngaben bikul memiliki nilai yang berguna bagi kehidupan.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui metode observasi,wawancara dan dokumentasi.
Adapun hasil penelitian yaitu (1) latar belakang tradisi ngaben bikul disebabkan oleh tiga faktor yaitu, faktor kepercayaan, sosial dan budaya.
(2) prosesi ngaben bikul terbagi menjadi dua tahapan yaitu tahap perencanaan dan tahap pelaksanaan (3) Nilai-nilai kearifan lokal yang terdapat pada tradisi ngaben bikul di Desa Adat Bedha yaitu nilai religi, nilai sosial,nilai ekonomi,nilai estetika.
Related Results
NGABEN BIKUL DALAM PENCIPTAAN SENI LUKIS
NGABEN BIKUL DALAM PENCIPTAAN SENI LUKIS
This creation is a process of getting to know, understand and discuss a unique and interesting tradition called Ngaben Bikul in Bedha Tabanan Village, Bali, through the visual lan...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
TRADISI MEMUTRU PADA UPACARA NGABEN DI DESA DARMASABA KECAMATAN ABIANSEMAL KABUPATEN BADUNG (Perspektif Pendidikan Agama Hindu)
TRADISI MEMUTRU PADA UPACARA NGABEN DI DESA DARMASABA KECAMATAN ABIANSEMAL KABUPATEN BADUNG (Perspektif Pendidikan Agama Hindu)
Tradisi memutru adalah salah satu tradisi yang ada di Desa Adat Darmasaba yang dilaksanakan pada upacara ngaben. Adapun masalah yang akan dibahas antara lain: (1) Bagaimanak...
UPACARA NGABEN NINGKEB DI BANJAR KEBON DESA PAKRAMAN BLAHBATUH KECAMATAN BLAHBATUH KABUPATEN GIANYAR (Kajian Filosofis)
UPACARA NGABEN NINGKEB DI BANJAR KEBON DESA PAKRAMAN BLAHBATUH KECAMATAN BLAHBATUH KABUPATEN GIANYAR (Kajian Filosofis)
<p><em>Ngaben Ningkeb interpreted Ngaben ceremony that ended in a reversed way or called Ningkeb.Fenomena background researcher to examine the problems about the implem...
Urgensi Pembuatan Peraturan Desa Berbasis Nilai Lokal di Desa Taro-Bali
Urgensi Pembuatan Peraturan Desa Berbasis Nilai Lokal di Desa Taro-Bali
Dualisme pemerintahan desa, desa adat dan desa dinas di Bali menjadi salah satu keunikan tatanan pemerintahan desa di Indonesia. Perkembangan jaman dan teknologi mendatangkan keunt...
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
Pemimpin desa adat dalam hal ini kelian desa merupakan pemegang otoritas utama dalam kepemerintahan desa adat di desa adat Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten ...
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
AbstractAdat Positive Legal Science was initiated to simplify Western People (officer, legal enforcer, scholar) to understand adat or adat law. There are two important process to p...
PENGGUNAAN PALAKIWA DALAM UPACARA NGABEN DI DESA ADAT KULUB KECAMATAN TAMPAKSIRING KABUPATEN GIANYAR
PENGGUNAAN PALAKIWA DALAM UPACARA NGABEN DI DESA ADAT KULUB KECAMATAN TAMPAKSIRING KABUPATEN GIANYAR
Dalam mewujudkan rasa bhakti memuja kebesaran Tuhan, masyarakat di Desa Adat Kulub Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, melakukan upacara pitra yadnya yang dimana di dalam...

