Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KEBIJAKAN REKLAMASI DAN REVEGETASI LAHAN BEKAS TAMBANG (STUDI KASUS TAMBANG BATUBARA INDONESIA)

View through CrossRef
Reklamasi adalah kegiatan pengelolaan tanah yang mencakup perbaikan kondisi fisik tanah (overburden) agar tidak terjadi longsor, pembuatan waduk untuk perbaikan kualitas air asam tambang yang beracun, yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan revegetasi. Kegiatan reklamasi penting dilakukan untuk memperbaiki lahan bekas tambang. Pada umumnya tanah di lahan bekas tambang mengandung kadar unsur hara yang rendah. Reklamasi dan revegetasi merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memperbaiki kondisilahan pasca penambangan. (Pujawati, 2009). Dalam melaksanakan reklamasi, pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan guna memastikan bahwa setiap perusahaan wajib melaksanakan reklamasi dengan benar, baik dan sungguh-sungguh, serta menyetorkan dana jaminan reklamasi. Untuk merealisasikannya, perlu dilakukan adanya perizinan, yaitu setiap perusahaan yang melakukan kegiatan pertambangan harus segera merencanakan bentuk kegiatan pasca tambang (reklamasi) di atas areal tambang yang digunakan paling lambat satu bulan setelah tidak ada lagi kegiatan usaha pertambangan pada lahan yang terganggu. Selain itu, perlu juga dilakukan pengendalian lahan pasca tambang dengan memadukan pembenahan lahan, dan pemilihan jenis tanaman yang tepat, yaitu dengan kriteria berjenis local pioner cepat tumbuh, tahan terpapar matahari, cepat terdekomposisi, sistem perakaran yang baik dan bersimbiosis dengan mikroorganisme tertentu, mudah dan murah dalam perbanyakan, penanaman dan pemeliharaan. Kata Kunci: reklamasi, lahan, kebijakan, perizinan.
Fakultas Sains dan Teknologi UINSA
Title: KEBIJAKAN REKLAMASI DAN REVEGETASI LAHAN BEKAS TAMBANG (STUDI KASUS TAMBANG BATUBARA INDONESIA)
Description:
Reklamasi adalah kegiatan pengelolaan tanah yang mencakup perbaikan kondisi fisik tanah (overburden) agar tidak terjadi longsor, pembuatan waduk untuk perbaikan kualitas air asam tambang yang beracun, yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan revegetasi.
Kegiatan reklamasi penting dilakukan untuk memperbaiki lahan bekas tambang.
Pada umumnya tanah di lahan bekas tambang mengandung kadar unsur hara yang rendah.
Reklamasi dan revegetasi merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memperbaiki kondisilahan pasca penambangan.
(Pujawati, 2009).
Dalam melaksanakan reklamasi, pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan guna memastikan bahwa setiap perusahaan wajib melaksanakan reklamasi dengan benar, baik dan sungguh-sungguh, serta menyetorkan dana jaminan reklamasi.
Untuk merealisasikannya, perlu dilakukan adanya perizinan, yaitu setiap perusahaan yang melakukan kegiatan pertambangan harus segera merencanakan bentuk kegiatan pasca tambang (reklamasi) di atas areal tambang yang digunakan paling lambat satu bulan setelah tidak ada lagi kegiatan usaha pertambangan pada lahan yang terganggu.
Selain itu, perlu juga dilakukan pengendalian lahan pasca tambang dengan memadukan pembenahan lahan, dan pemilihan jenis tanaman yang tepat, yaitu dengan kriteria berjenis local pioner cepat tumbuh, tahan terpapar matahari, cepat terdekomposisi, sistem perakaran yang baik dan bersimbiosis dengan mikroorganisme tertentu, mudah dan murah dalam perbanyakan, penanaman dan pemeliharaan.
Kata Kunci: reklamasi, lahan, kebijakan, perizinan.

Related Results

Evaluasi Rencana Biaya Reklamasi Dan Revegetasi Di Pt. Internasional Prima Coal
Evaluasi Rencana Biaya Reklamasi Dan Revegetasi Di Pt. Internasional Prima Coal
Berdasarkan Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018 setiap pemegang IUP Operasi Produksi wajib menyampaikan dokumen rencana reklamasi dan jaminan reklamasi sebelum memulai kegiatan oper...
Rencana Teknis dan Ekonomis Reklamasi PT Tonia Mitra Sejahtera Site Lengora Pantai
Rencana Teknis dan Ekonomis Reklamasi PT Tonia Mitra Sejahtera Site Lengora Pantai
Abstract. Environmental impacts that can occur such as decreased soil productivity, soil compaction, the possibility of erosion, unstable soil movement, disruption of flora and fau...
Studi Aktivitas Nelayan Kamal Muara Dengan Adanya Reklamasi
Studi Aktivitas Nelayan Kamal Muara Dengan Adanya Reklamasi
Kebijakan reklamasi bagi kota-kota pantai di dunia merupakan keniscayaan. Sebagai contoh, Belanda yang negerinya berada di bawah permukaan laut, reklamasi dilakukan untuk menanggul...
Rencana Teknis dan Ekonomis Reklamasi Tambang di PT. X Baleendah
Rencana Teknis dan Ekonomis Reklamasi Tambang di PT. X Baleendah
Abstract. Mining activities are closely related to environmental changes. Mining activities can also have an impact on the social and economic sphere of the local area. So mining c...
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR BATUBARA INDONESIA KE JEPANG
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR BATUBARA INDONESIA KE JEPANG
Perdagangan internasional sudah lama di lakukan dengan melakukan ekspor maupun impor dari dua negara atau lebih. Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber alamnya dari segal...
Karakterisasi Sifat Fisik Dan Kimia Tanah Pada Lahan Bekas Tambang Batubara Yang Telah Direklamasi
Karakterisasi Sifat Fisik Dan Kimia Tanah Pada Lahan Bekas Tambang Batubara Yang Telah Direklamasi
Pertambangan batubara di Indonesia sebagian besar menerapkan sistem penambangan secara terbuka (open pit mining). Sistem penambangan terbuka dapat berdampak pada penurunan kualitas...

Back to Top