Javascript must be enabled to continue!
UPAYA PENCEGAHAN BENCANA SOSIAL MELALUI EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DENGAN METODE TEACH BACK
View through CrossRef
Masalah Kesehatan terbesar remaja yaitu seputar Tiga Permasalahan Kesehatan Reproduksi Remaja (TRIAD KRR), yakni seksualitas, HIV dan AIDS, serta Napza. Beberapa pemicu masalah kesehatan reproduksi antara lain berpacaran, berpegangan tangan, berciuman, berpelukan, mencium bibir hingga melakukan senggama. Perilaku tersebut apabila tidak dicegah maka akan menjadi bencana sosial di masyarakat yang memicu adanya konflik sosial. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan edukasi. Melalui pemberian edukasi tentang kesehatan reproduksi, remaja agar terjadi peningkatan pengetahuan, status kesehatan seksual dan reproduksi, mengurangi tingkat kehamilan yang tidak diinginkan dan infeksi menular seksual. Metode edukasi yang telah digunakan yaitu metode teach back dengan melibatkan 147 remaja di SMK Muhammadiyah 3 Ambulu Kabupaten Jember. Mekanisme pelaksanaannya antara lain: 1) tahap persiapan; 2) tahap edukasi; 3) tahap evaluasi pelaksanaan edukasi. Hasil edukasi dengan metode teach back adalah selama proses edukasi peserta antusias dan berperan aktif dalam berdiskusi serta adanya peningkatan yang signifikan terkait pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Hendaknya peran serta sekolah dan orang tua dioptimalkan untuk meningkatkan kesadaran remaja akan bahayanya bencana sosial akibat dari perilaku yang berisiko terkait kesehatan reproduksi.
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Siti Khadijah
Title: UPAYA PENCEGAHAN BENCANA SOSIAL MELALUI EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DENGAN METODE TEACH BACK
Description:
Masalah Kesehatan terbesar remaja yaitu seputar Tiga Permasalahan Kesehatan Reproduksi Remaja (TRIAD KRR), yakni seksualitas, HIV dan AIDS, serta Napza.
Beberapa pemicu masalah kesehatan reproduksi antara lain berpacaran, berpegangan tangan, berciuman, berpelukan, mencium bibir hingga melakukan senggama.
Perilaku tersebut apabila tidak dicegah maka akan menjadi bencana sosial di masyarakat yang memicu adanya konflik sosial.
Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan edukasi.
Melalui pemberian edukasi tentang kesehatan reproduksi, remaja agar terjadi peningkatan pengetahuan, status kesehatan seksual dan reproduksi, mengurangi tingkat kehamilan yang tidak diinginkan dan infeksi menular seksual.
Metode edukasi yang telah digunakan yaitu metode teach back dengan melibatkan 147 remaja di SMK Muhammadiyah 3 Ambulu Kabupaten Jember.
Mekanisme pelaksanaannya antara lain: 1) tahap persiapan; 2) tahap edukasi; 3) tahap evaluasi pelaksanaan edukasi.
Hasil edukasi dengan metode teach back adalah selama proses edukasi peserta antusias dan berperan aktif dalam berdiskusi serta adanya peningkatan yang signifikan terkait pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi.
Hendaknya peran serta sekolah dan orang tua dioptimalkan untuk meningkatkan kesadaran remaja akan bahayanya bencana sosial akibat dari perilaku yang berisiko terkait kesehatan reproduksi.
Related Results
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Berisiko terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Berisiko terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja
Adolescent reproductive health is a healthy condition involving the reproductive systems, functions, components and processes possessed by adolescents. Adolescents who are unable t...
Pendampingan Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja
Pendampingan Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja
Permasalahan kesehatan remaja di Indonesia semakin kompleks yang harus ditangani secara komprehensif dan terintegrasi dengan melibatkan unsur dari lintas program dan lintas sektor ...
PEMBERDAYAAN SISWA MELALUI PERMAINAN PUBG’S (PAPAN EDUKASI BENCANA GEMPA DAN TSUNAMI)
PEMBERDAYAAN SISWA MELALUI PERMAINAN PUBG’S (PAPAN EDUKASI BENCANA GEMPA DAN TSUNAMI)
Latar Belakang: Sumatera Barat khususnya Kota Padang merupakan salah satu kota yang rawan terkena bencana alam, seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir dan longsor. Per...
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja dalam Upaya Pencegahan Stunting
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja dalam Upaya Pencegahan Stunting
Remaja menjadi fokus perhatian penting dalam pembangunan Nasional. Program Prioritas Nasional BKKBN memiliki kontribusi terhadap Peningkatan Kesehatan Ibu Anak, KB dan Kesehatan Re...
Peran Media Sosial Dalam Pertukaran Sosial Remaja Di Media Sosial
Peran Media Sosial Dalam Pertukaran Sosial Remaja Di Media Sosial
Dalam perkembangan media sosial ini telah membawa banyak perubahan yang begitu signifikan terhadap cara remaja dalam berinteraksi serta bertukar informasi pada era digital saat ini...
Tingkat Ancaman Multi Bencana Alam di Kabupaten Karanganyar
Tingkat Ancaman Multi Bencana Alam di Kabupaten Karanganyar
<em><span lang="EN-US">Kabupaten </span><span>Karanganyar</span><span lang="EN-US">, Provinsi </span><span>Jawa Tengah</span>&...
SOSIALISASI STANDAR OPRASIONAL PROSEDUR (SOP) TANGGAP DARURAT DALAM MANAJEMEN BENCANA DI SEKOLAH
SOSIALISASI STANDAR OPRASIONAL PROSEDUR (SOP) TANGGAP DARURAT DALAM MANAJEMEN BENCANA DI SEKOLAH
Abstrak
Bencana tanah longsor dapat mengakibatkan ancaman serius bagi masyarakat yang dapat menjadi situasi darurat bencana. Situasi darurat bencana ialah suatu peristiwa ata...
ANALISIS PELAKSANAAN EDUKASI PRANIKAH TERKAIT KESEHATAN REPRODUKSI PADA PASANGAN CALON PENGANTIN MUSLIM (LITERATURE REVIEW)
ANALISIS PELAKSANAAN EDUKASI PRANIKAH TERKAIT KESEHATAN REPRODUKSI PADA PASANGAN CALON PENGANTIN MUSLIM (LITERATURE REVIEW)
<div class="WordSection1"><p class="16bIsiAbstrak">Bimbingan pranikah adalah pemberian bekal pengetahuan, pemahaman, keterampilan dan penumbuhan kesadaran kepada calon ...


