Javascript must be enabled to continue!
Analisis Influencer K-Pop Membangun Brand Recognition Kopi Chuseyo (Studi Kasus Kimdarlings)
View through CrossRef
Current technological developments make many business actors develop their businesses offline towards online management, the information provided online is one of the important things that business actors do. This study discusses K-POP Influencers (Kimdarlings) in creating brand recognition on the Kopi Chuseyo coffee shop themed K-POP. This gives rise to new innovations by using influencers to create trends and encourage audiences to buy products that they will promote as Brand Recognition or brand recognition, as it is known (Kimdarlings) is one of the K-POP influencers. The use of these influencers needs to be analyzed on how to build brand recognition on Kopi Chuseyo. This research is a descriptive qualitative research that uses a case study method. The data in this study were obtained through interviews and observations with informants, namely the Manager of Kopi Chuseyo and Influencers in the K-POP field (Kimdarlings). The results of the author's research are finding strategies from Influencers Kimdarlings and Kopi Chuseyo to build brand recognition even though the brand has been established because many like the characteristics of the KPOP concept of Kopi ChuseyoPerkembangan teknologi saat ini membuat banyak pelaku usaha yang mengembangkan usahanya secara offline ke arah pengelolaan online. Informasi yang diberikan secara online merupakan salah satu hal penting yang dilakukan pelaku usaha. Penelitian ini membahas mengenai Influencer K-POP (Kimdarlings) dalam menciptakan brand recognition pada brand Kopi Chuseyo coffee shop bertema K-POP. Hal ini memunculkan inovasi baru dengan menggunakan influencer untuk menciptakan trend dan mendorong khalayak membeli produk yang akan mereka promosikan sebagai brand recognition atau pengenalan merek, seperti yang diketahui (Kimdarlings) adalah salah satu influencer K-POP. Penggunaan influencer ini perlu dianalisis bagaimana membangun brand recognition pada Kopi Chuseyo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang menggunakan metode studi kasus. Data pada penelitian ini diperoleh melalui wawancara dan observasi dengan informan yaitu Manager dari Kopi Chuseyo dan Influencer di bidang K-POP (Kimdarlings). Hasil penelitian penulis yaitu menemukan strategi dari Influencer Kimdarlings dan Kopi Chuseyo untuk membangun brand recognition walaupun brand sudah berdiri dikarenakan banyak yang menyukai karakteristik konsep K-POP Kopi Chuseyo.
Title: Analisis Influencer K-Pop Membangun Brand Recognition Kopi Chuseyo (Studi Kasus Kimdarlings)
Description:
Current technological developments make many business actors develop their businesses offline towards online management, the information provided online is one of the important things that business actors do.
This study discusses K-POP Influencers (Kimdarlings) in creating brand recognition on the Kopi Chuseyo coffee shop themed K-POP.
This gives rise to new innovations by using influencers to create trends and encourage audiences to buy products that they will promote as Brand Recognition or brand recognition, as it is known (Kimdarlings) is one of the K-POP influencers.
The use of these influencers needs to be analyzed on how to build brand recognition on Kopi Chuseyo.
This research is a descriptive qualitative research that uses a case study method.
The data in this study were obtained through interviews and observations with informants, namely the Manager of Kopi Chuseyo and Influencers in the K-POP field (Kimdarlings).
The results of the author's research are finding strategies from Influencers Kimdarlings and Kopi Chuseyo to build brand recognition even though the brand has been established because many like the characteristics of the KPOP concept of Kopi ChuseyoPerkembangan teknologi saat ini membuat banyak pelaku usaha yang mengembangkan usahanya secara offline ke arah pengelolaan online.
Informasi yang diberikan secara online merupakan salah satu hal penting yang dilakukan pelaku usaha.
Penelitian ini membahas mengenai Influencer K-POP (Kimdarlings) dalam menciptakan brand recognition pada brand Kopi Chuseyo coffee shop bertema K-POP.
Hal ini memunculkan inovasi baru dengan menggunakan influencer untuk menciptakan trend dan mendorong khalayak membeli produk yang akan mereka promosikan sebagai brand recognition atau pengenalan merek, seperti yang diketahui (Kimdarlings) adalah salah satu influencer K-POP.
Penggunaan influencer ini perlu dianalisis bagaimana membangun brand recognition pada Kopi Chuseyo.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang menggunakan metode studi kasus.
Data pada penelitian ini diperoleh melalui wawancara dan observasi dengan informan yaitu Manager dari Kopi Chuseyo dan Influencer di bidang K-POP (Kimdarlings).
Hasil penelitian penulis yaitu menemukan strategi dari Influencer Kimdarlings dan Kopi Chuseyo untuk membangun brand recognition walaupun brand sudah berdiri dikarenakan banyak yang menyukai karakteristik konsep K-POP Kopi Chuseyo.
Related Results
Analisa Segmenting, Targeting, Positioning, dan Swot Sebagai Strategi Pemasaran Kopi Karlos (Studi pada Produsen Kopi Karlos Desa Donowarih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang)
Analisa Segmenting, Targeting, Positioning, dan Swot Sebagai Strategi Pemasaran Kopi Karlos (Studi pada Produsen Kopi Karlos Desa Donowarih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang)
Kopi menjadi komoditas unggulan dalam sektor pertanian Indonesia. Salah satu daerah yang menjadi penghasil kopi terbesar adalah Malang, Jawa Timur. Kopi yang menjadi daya tarik dar...
Allure of the Abroad: Tiffany & Co., Its Cultural Influence, and Consumers
Allure of the Abroad: Tiffany & Co., Its Cultural Influence, and Consumers
Introduction Tiffany and Co. is an American luxury jewellery and specialty retailer with its headquarters in New York City. Each piece of jewellery, symbolically packaged in a blue...
Sejarah Kopi Kapal Api
Sejarah Kopi Kapal Api
Kopi Kapal Api telah ada sejak zaman penjajahan Belanda datang ke Indonesia. Sebelumnya, perusahaan kopi Kapal Api didirikan, pada tahun 1927, tiga orang bersaudara yaitu Go Soe Lo...
Instagram Sebagai Media Promosi Coffee Shop
Instagram Sebagai Media Promosi Coffee Shop
Abstract. The business world in Indonesia is currently benefiting from the presence of Instagram. Instagram is an application that allows users to share photos and videos. Its use,...
The influence of micro influencers and digital marketing on product purchasing decisions at tiktok shop in bengkulu city
The influence of micro influencers and digital marketing on product purchasing decisions at tiktok shop in bengkulu city
THE INFLUENCE OF MICRO-INFLUENCERS AND DIGITAL MARKETING ON PURCHASE DECISIONS OF TIKTOK SHOP CUSTOMERS IN BENGKULU CITY
Andhes Tiani Putri, Meylaty F
12Faculty Of Economic
E...
“BELI KOPI” MEMBANGUN BRAND IMAGE MELALUI STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN
“BELI KOPI” MEMBANGUN BRAND IMAGE MELALUI STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN
Seiring perkembangan zaman, bisnis minuman kopi telah berubah saat ini. Di Indonesia dapat ditemukan berbagai macam olahan kopi, salah satunya adalah kopi kekinian yang menjadi fen...
PENERAPAN UJI MUTU PROSES PRODUKSI KOPI DI UD TENANT BERKAH LESTARI LAMPUNG SELATAN
PENERAPAN UJI MUTU PROSES PRODUKSI KOPI DI UD TENANT BERKAH LESTARI LAMPUNG SELATAN
UD Tenant Berkah Lestari adalah Usaha Mikro Kecil Menengah yang bergerak dibidang agroindustri hasil perkebunan komoditas kopi. Usaha Kopi yang dijalankan oleh UD Tenant ini melaku...
PENGARUH CREDIBILITY ENDORSER DAN BRAND AWARENESS TERHADAP PURCHASE INTENTION DENGAN BRAND IMAGE SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PRODUK KOPI JANJI JIWA
PENGARUH CREDIBILITY ENDORSER DAN BRAND AWARENESS TERHADAP PURCHASE INTENTION DENGAN BRAND IMAGE SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PRODUK KOPI JANJI JIWA
Abstrak
Penelitiain ini bertujuain untuk mengetahui pengaruh credibility endorser dan brand awareness terhadap purchase intention dengan brand image sebagai variabel mediasi pada ...

