Javascript must be enabled to continue!
Transformasi Manajemen Pembelajaran Digital dalam Membangun Kelas Interaktif di Sekolah Dasar
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan mengkaji transformasi manajemen pembelajaran digital dalam membangun kelas interaktif di sekolah dasar, meliputi konsep transformasi, implementasi pada pembelajaran, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis isi. Sumber data berasal dari 20 literatur utama yang terdiri atas artikel jurnal, buku, dan prosiding yang relevan, dipilih melalui basis data seperti Google Scholar, Garuda, Scopus, dan Crossref dengan rentang publikasi 2016 – 2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi manajemen pembelajaran digital mencakup empat fungsi utama, yaitu perencanaan pembelajaran berbasis digital, pengorganisasian sumber daya digital, pelaksanaan pembelajaran interaktif, dan evaluasi berbasis digital. Perencanaan yang matang, pengelolaan sumber daya yang baik, penggunaan media digital yang variatif, serta evaluasi yang fleksibel terbukti mendukung terciptanya kelas yang aktif, menarik, dan berpusat pada peserta didik. Adapun faktor pendukung utama meliputi kompetensi digital guru, ketersediaan infrastruktur, kebijakan sekolah, dan keterlibatan orang tua. Sementara itu, hambatan yang masih menonjol ialah rendahnya literasi digital guru, keterbatasan akses internet dan perangkat, kesenjangan digital antarwilayah, serta kebutuhan pendampingan intensif bagi siswa sekolah dasar. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa transformasi manajemen pembelajaran digital merupakan kebutuhan penting dalam pendidikan dasar dan dapat berhasil apabila didukung oleh sinergi antara guru, sekolah, orang tua, dan kebijakan pendidikan yang tepat. Temuan ini memberikan implikasi bahwa penguatan kompetensi digital guru dan pemerataan akses teknologi perlu menjadi prioritas utama untuk memastikan transformasi pembelajaran digital berjalan efektif, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar secara menyeluruh dan mendukung pembelajaran abad ke dua puluh satu secara berkelanjutan.
Title: Transformasi Manajemen Pembelajaran Digital dalam Membangun Kelas Interaktif di Sekolah Dasar
Description:
Penelitian ini bertujuan mengkaji transformasi manajemen pembelajaran digital dalam membangun kelas interaktif di sekolah dasar, meliputi konsep transformasi, implementasi pada pembelajaran, serta faktor pendukung dan penghambatnya.
Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis isi.
Sumber data berasal dari 20 literatur utama yang terdiri atas artikel jurnal, buku, dan prosiding yang relevan, dipilih melalui basis data seperti Google Scholar, Garuda, Scopus, dan Crossref dengan rentang publikasi 2016 – 2026.
Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi manajemen pembelajaran digital mencakup empat fungsi utama, yaitu perencanaan pembelajaran berbasis digital, pengorganisasian sumber daya digital, pelaksanaan pembelajaran interaktif, dan evaluasi berbasis digital.
Perencanaan yang matang, pengelolaan sumber daya yang baik, penggunaan media digital yang variatif, serta evaluasi yang fleksibel terbukti mendukung terciptanya kelas yang aktif, menarik, dan berpusat pada peserta didik.
Adapun faktor pendukung utama meliputi kompetensi digital guru, ketersediaan infrastruktur, kebijakan sekolah, dan keterlibatan orang tua.
Sementara itu, hambatan yang masih menonjol ialah rendahnya literasi digital guru, keterbatasan akses internet dan perangkat, kesenjangan digital antarwilayah, serta kebutuhan pendampingan intensif bagi siswa sekolah dasar.
Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa transformasi manajemen pembelajaran digital merupakan kebutuhan penting dalam pendidikan dasar dan dapat berhasil apabila didukung oleh sinergi antara guru, sekolah, orang tua, dan kebijakan pendidikan yang tepat.
Temuan ini memberikan implikasi bahwa penguatan kompetensi digital guru dan pemerataan akses teknologi perlu menjadi prioritas utama untuk memastikan transformasi pembelajaran digital berjalan efektif, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar secara menyeluruh dan mendukung pembelajaran abad ke dua puluh satu secara berkelanjutan.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
The influence of micro influencers and digital marketing on product purchasing decisions at tiktok shop in bengkulu city
The influence of micro influencers and digital marketing on product purchasing decisions at tiktok shop in bengkulu city
THE INFLUENCE OF MICRO-INFLUENCERS AND DIGITAL MARKETING ON PURCHASE DECISIONS OF TIKTOK SHOP CUSTOMERS IN BENGKULU CITY
Andhes Tiani Putri, Meylaty F
12Faculty Of Economic
E...
Pengembangan Kurikulum PAUD Berbasis Alam
Pengembangan Kurikulum PAUD Berbasis Alam
Pembelajaran di dalam kelas (indoor) menjadi salah satu model pembelajaran yangsudah lumrah di kalangan masyarakat dari zaman dulu hingga sekarang. Padahalpembelajaran bisa dilakuk...
Access Denied
Access Denied
Introduction
As social-distancing mandates in response to COVID-19 restricted in-person data collection methods such as participant observation and interviews, researchers turned t...
URGENSI PERENCANAAN PEMBELAJARAN PADA MASA PANDEMI
URGENSI PERENCANAAN PEMBELAJARAN PADA MASA PANDEMI
Banyaknya kendala dan kesulitan dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) menjadi pertimbangan pemerintah dalam menentukan kebijakan belajar tatap muka terbatas pada pelaksanaan pembelaj...
PENGEMBANGAN APLIKASI PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS IV DI SEKOLAH DASAR
PENGEMBANGAN APLIKASI PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS IV DI SEKOLAH DASAR
Novianto, Tileo NPM 18120309 “Pengembangan Aplikasi Pembeljaran Tematik Kelas IV di Sekolah Dasar”. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan. U...
Pengembangan Media Interaktif Wordwall sebagai Inovasi Transformasi Digital dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar
Pengembangan Media Interaktif Wordwall sebagai Inovasi Transformasi Digital dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar
Transformasi digital dalam pendidikan menuntut tersedianya media pembelajaran yang interaktif, adaptif, dan mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik sekolah dasar. Namun, prak...
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Dalam Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Pada Siswa Kelas X Di SMAN 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025)
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Dalam Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Pada Siswa Kelas X Di SMAN 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025)
Rendahnya tingkat kemampuan siswa SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025 dalam menulis teks laporan hasil observasi, serta keterbatasan guru dalam menerapkan metode pembela...

