Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Deteksi Klebsiella pneumoniae Penghasil ESBL Pada Pasien Infeksi di RSUD Dr. Hi. Chasan Boesoirie

View through CrossRef
Penyakit yang disebabkan oleh mikroba disebut infeksi. Antibiotik adalah pengobatan infeksi yang paling umum dan dapat menyebabkan resistensi terhadap antibiotik. Klebsiella pneumoniae adalah salah satu faktor penyebab penyakit infeksi. Kemampuan Klebsiella pneumoniae untuk menghasilkan enzim ESBL dapat membuat bakteri menjadi kebal dan membuatnya sulit untuk dilumpuhkan. Dalam RSUD Dr.H.Chasan Boesoerie Ternate, penelitian ini untuk mengidentifikasi keberadaan Extended Spectrum Beta Lactamase (ESBL) pada bakteri Klebsiella pneumoniae, yang menyebabkan resistensi terhadap antibiotika golongan sefalosporin. Hasilnya menunjukkan bahwa dari 32 sampel klinis yang diuji pada antibiotika sefalosporin, 30 sampel (93.75%), cefotaxime 29 sampel (90.62%), dan ceftazidime 27 sampel (84.37%) menunjukkan resistensi tertinggi. Dalam uji produksi ESBL, 31 sampel (96.88%) menunjukkan positif ESBL pada antibiotika cefotaxime + asam klavulanat dan cefotaxime + asam klavulanat.
Title: Deteksi Klebsiella pneumoniae Penghasil ESBL Pada Pasien Infeksi di RSUD Dr. Hi. Chasan Boesoirie
Description:
Penyakit yang disebabkan oleh mikroba disebut infeksi.
Antibiotik adalah pengobatan infeksi yang paling umum dan dapat menyebabkan resistensi terhadap antibiotik.
Klebsiella pneumoniae adalah salah satu faktor penyebab penyakit infeksi.
Kemampuan Klebsiella pneumoniae untuk menghasilkan enzim ESBL dapat membuat bakteri menjadi kebal dan membuatnya sulit untuk dilumpuhkan.
Dalam RSUD Dr.
H.
Chasan Boesoerie Ternate, penelitian ini untuk mengidentifikasi keberadaan Extended Spectrum Beta Lactamase (ESBL) pada bakteri Klebsiella pneumoniae, yang menyebabkan resistensi terhadap antibiotika golongan sefalosporin.
Hasilnya menunjukkan bahwa dari 32 sampel klinis yang diuji pada antibiotika sefalosporin, 30 sampel (93.
75%), cefotaxime 29 sampel (90.
62%), dan ceftazidime 27 sampel (84.
37%) menunjukkan resistensi tertinggi.
Dalam uji produksi ESBL, 31 sampel (96.
88%) menunjukkan positif ESBL pada antibiotika cefotaxime + asam klavulanat dan cefotaxime + asam klavulanat.

Related Results

Phenotypic and Molecular Characterization of the blaTEM Gene in Extended-Spectrum Beta-Lactamase-Producing Klebsiella pneumoniae
Phenotypic and Molecular Characterization of the blaTEM Gene in Extended-Spectrum Beta-Lactamase-Producing Klebsiella pneumoniae
Abstract Introduction There has been a notable rise in antibiotic resistance among enterobacteria. This issue is primarily attributed to the emergence of extended-spectrum beta-lac...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Identification of Klebsiella pneumoniae strains harboring inactive extended-spectrum beta-lactamase antibiotic-resistance genes
Identification of Klebsiella pneumoniae strains harboring inactive extended-spectrum beta-lactamase antibiotic-resistance genes
Background The extended-spectrum beta-lactamase (ESBL)-producing Klebsiella pneumoniae has increasingly become a major contributor to nosocomial infections and can exhi...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...

Back to Top