Javascript must be enabled to continue!
Isolasi dan Identifikasi Bakteri Rizosfer Pada Tanaman Jahe Zingiber Officinale
View through CrossRef
Rizosfer merupakan wilayah tanah yang dipengaruhi oleh eksudat akar dan menjadi habitat penting bagi berbagai mikroorganisme, termasuk bakteri yang berperan dalam pertumbuhan serta ketahanan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri rizosfer pada tanaman jahe (Zingiber officinale). Sampel tanah diambil dari perakaran jahe sehat, kemudian dilakukan isolasi bakteri menggunakan metode pour plate pada media Nutrient Agar (NA). Koloni yang tumbuh diamati berdasarkan karakter morfologi makroskopis dan mikroskopis, dilanjutkan dengan uji biokimia sederhana untuk memperkuat identifikasi awal. Hasil isolasi menunjukkan adanya beberapa koloni bakteri dengan morfologi berbeda, di antaranya berbentuk bulat, berwarna putih susu hingga kekuningan, serta memiliki tepi halus maupun berombak. Identifikasi awal mengindikasikan keberadaan bakteri dari genus Bacillus, Pseudomonas, dan Azotobacter yang diketahui berperan sebagai bakteri pemacu pertumbuhan tanaman (PGPR). Keberadaan bakteri rizosfer ini berpotensi dimanfaatkan dalam pengembangan agen hayati untuk meningkatkan produktivitas jahe serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
PT Atha Publishing Globalindo
Title: Isolasi dan Identifikasi Bakteri Rizosfer Pada Tanaman Jahe Zingiber Officinale
Description:
Rizosfer merupakan wilayah tanah yang dipengaruhi oleh eksudat akar dan menjadi habitat penting bagi berbagai mikroorganisme, termasuk bakteri yang berperan dalam pertumbuhan serta ketahanan tanaman.
Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri rizosfer pada tanaman jahe (Zingiber officinale).
Sampel tanah diambil dari perakaran jahe sehat, kemudian dilakukan isolasi bakteri menggunakan metode pour plate pada media Nutrient Agar (NA).
Koloni yang tumbuh diamati berdasarkan karakter morfologi makroskopis dan mikroskopis, dilanjutkan dengan uji biokimia sederhana untuk memperkuat identifikasi awal.
Hasil isolasi menunjukkan adanya beberapa koloni bakteri dengan morfologi berbeda, di antaranya berbentuk bulat, berwarna putih susu hingga kekuningan, serta memiliki tepi halus maupun berombak.
Identifikasi awal mengindikasikan keberadaan bakteri dari genus Bacillus, Pseudomonas, dan Azotobacter yang diketahui berperan sebagai bakteri pemacu pertumbuhan tanaman (PGPR).
Keberadaan bakteri rizosfer ini berpotensi dimanfaatkan dalam pengembangan agen hayati untuk meningkatkan produktivitas jahe serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
Related Results
Karakterisasi Tiga Jenis Simplisia Jahe yang Tumbuh di Jawa Barat
Karakterisasi Tiga Jenis Simplisia Jahe yang Tumbuh di Jawa Barat
Abstract. Emprit ginger (Zingiber officinale var. Amarum), elephant ginger (Zingiber officinale var. Rosc), and red ginger (Zingiber officinale var. sunti Valeton) are notable biop...
Pengaruh Penggunaan Jahe Gajah, Jahe Emprit, dan Jahe Merah dalam Pembutan Bir Pletok Serbuk Terhadap Kualitas Fisik dan Daya Terima Konsumen
Pengaruh Penggunaan Jahe Gajah, Jahe Emprit, dan Jahe Merah dalam Pembutan Bir Pletok Serbuk Terhadap Kualitas Fisik dan Daya Terima Konsumen
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan jahe gajah, jahe emprit dan jahe merah dalam pembuatan bir pletok serbuk terhadap kualitas fisik dan daya terima kon...
Endophytic Bacteria Identification of Red Ginger (Zingiber officinale var. Rubrum) From Enggano Island
Endophytic Bacteria Identification of Red Ginger (Zingiber officinale var. Rubrum) From Enggano Island
Abstract: Endophytic bacteria are bacteria associated with the tissues of healthy plants that are beneficial. Almost every higher plant has some endophytic bacteria, one of which i...
ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI PENGHASIL IAA (INDOLE ACETIC ACID) DARI RHIZOSFER TANAMAN AKASIA (Acacia mangium)
ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI PENGHASIL IAA (INDOLE ACETIC ACID) DARI RHIZOSFER TANAMAN AKASIA (Acacia mangium)
IAA adalah produk paling umum dari metabolisme L-triptofan yang dapat diproduksi oleh beberapa mikroorganisme. Beberapa mikroorganisme yang memiliki potensi menghasilkan IAA adalah...
UJI EFEKTIVITAS KOMBINASI EKSTRAK JAHE MERAH (Zingiber Officinale Var Rubrum Rhizoma) DAN EKSTRAK KENCUR (Kaempferia Galanga L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus SECARA IN VITRO
UJI EFEKTIVITAS KOMBINASI EKSTRAK JAHE MERAH (Zingiber Officinale Var Rubrum Rhizoma) DAN EKSTRAK KENCUR (Kaempferia Galanga L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus SECARA IN VITRO
Staphylococcus aureus merupakan bakteri gram positif yang menyebabkan berbagai macam penyakit klinis di dunia. Staphylococcus aureus dapat menyebabkan Infeksi seperti infeksi kulit...
Scoping Review: Efek Pemberian Bubuk Jahe terhadap Status Glikemik Pasien Diabetes Melitus Tipe - 2
Scoping Review: Efek Pemberian Bubuk Jahe terhadap Status Glikemik Pasien Diabetes Melitus Tipe - 2
Abstract. Non-compliance in carrying out treatment can trigger complications, which in the end will have a major effect on the occurrence of death and disability in patients with t...
FORMULASI DAN EVALUASI STABILITAS FISIK CREAM MINYAK JAHE MERAH
FORMULASI DAN EVALUASI STABILITAS FISIK CREAM MINYAK JAHE MERAH
Jahe merah mempunyai efek untuk menurunkan sensasi nyeri juga meningkatkan proses penyembuhan jaringan yang mengalami kerusakan, penggunaan panas pada jahe merah selain memberikan ...
Acute Toxicity and Effect of Prolonged Oral administration of Zingiber officinale ethanol extract on Liver and Kidney Histology in Rats
Acute Toxicity and Effect of Prolonged Oral administration of Zingiber officinale ethanol extract on Liver and Kidney Histology in Rats
The study aimed to evaluate the effect of 28-day repeated administration of Zingiber officinale on the histology of the liver and kidney in Wistar rats. An acute toxicity test was ...

