Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PELATIHAN PEMBUATAN SOUVENIR BERBASIS BAHAN RESIN BAGI MASYARAKAT DI KREO LARANGAN TANGERANG

View through CrossRef
The high unemployment rate after post-covid 19 has become a concern for the government, not only at the central government, but even in the regions to the sub-district level. Various efforts were made by the government to restore the economy, both from providing jobs and preparing human resources by conducting skills training. In addition to limited job opportunities, low ability/skills and education are one of the factors that make it difficult for people of productive age to get jobs. Kelurahan Kreo, which is located in the Banned sub-district, consists of 41RT and 13 RW that have potential productive age human resources, but have not been fully absorbed into the existing jobs. The minimum level of education, the average of which is high school graduation and the lack of skills makes it difficult to get a job, for this reason skills need to be given as a provision so that they can produce innovative works that can be commercialized. Based on this, community service activities will be carried out for the community in the Banned Kreo area, especially in RW 06. Activities will be carried out in the form of training making souvenirs made from resin, the training provided covers the theory and practice of making molds and pouring resin into molds. Participants consist of people of productive age and youth organizations and are divided into four groups. The shape of the product to be made is in accordance with the creations/innovations of the participants. It is hoped that this activity can increase the competence of the productive age community. Tingginya angka pengangguran setelah paca covid 19 menjadi perhatian pemerintah tidak hanya di pusat bahkan didaerah hingga di tingkat kelurahan. Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk memulihkan perekonomian, baik dari penyediaan lapangan pekerjaan maupun mempersiapkan SDM dengan melakukan pelatihan ketrampilan. Disamping lapangan pekerjaan yang terbatas, kemampuan/skill dan pendidikan yang rendah merupakan salah satu faktor yang menyebabkan sulitnya masyarakat usia produktif untuk mendapatkan lapangan pekerjaan. Kelurahan kreo yang terletak dikecamatan larangan terdiri dari 41 rukun tetangga dan 13 rukun warga memiliki SDM usia produktif yang potensial, namun belum sepenuhnya terserap dalam lapangan pekerjaan yang ada. Minimnya tingkat pendidikan yang rata-rata tamat SMA dan kurangnya ketrampilan/skill menyebabkan sulit untuk mendapatkan pekerjaan, untuk itu perlu diberi ketrampilan agar sebagai bekal agar dapat menghailkan karya- karya innovasi yang dapat di komersialkan. Berdasarkan hal tersebut, maka kegitan pengabdian kepada masyarakat ini akan dilakukan kegiatan kepada masyarakat di kawasan kreo larangan khususnya di RW 06. Kegiatan yang akan dilakukan dalam bentuk pelatihan pembuatan souvenir berbahan resin, pelatihan yang diberikan meliputi teori dan praktik pembuatan cetakan dan penuangan bahan resin kedalam cetakan. Peserta terdiri dari masyarakat usia produktif dan karang taruna dan dibagi dalam empat kelompok.Bentuk produk yang akan dibuat sesuai dengan kreasi/innovasi dari para peserta. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi masyarakat usia produktif tersebut.
Title: PELATIHAN PEMBUATAN SOUVENIR BERBASIS BAHAN RESIN BAGI MASYARAKAT DI KREO LARANGAN TANGERANG
Description:
The high unemployment rate after post-covid 19 has become a concern for the government, not only at the central government, but even in the regions to the sub-district level.
Various efforts were made by the government to restore the economy, both from providing jobs and preparing human resources by conducting skills training.
In addition to limited job opportunities, low ability/skills and education are one of the factors that make it difficult for people of productive age to get jobs.
Kelurahan Kreo, which is located in the Banned sub-district, consists of 41RT and 13 RW that have potential productive age human resources, but have not been fully absorbed into the existing jobs.
The minimum level of education, the average of which is high school graduation and the lack of skills makes it difficult to get a job, for this reason skills need to be given as a provision so that they can produce innovative works that can be commercialized.
Based on this, community service activities will be carried out for the community in the Banned Kreo area, especially in RW 06.
Activities will be carried out in the form of training making souvenirs made from resin, the training provided covers the theory and practice of making molds and pouring resin into molds.
Participants consist of people of productive age and youth organizations and are divided into four groups.
The shape of the product to be made is in accordance with the creations/innovations of the participants.
It is hoped that this activity can increase the competence of the productive age community.
Tingginya angka pengangguran setelah paca covid 19 menjadi perhatian pemerintah tidak hanya di pusat bahkan didaerah hingga di tingkat kelurahan.
Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk memulihkan perekonomian, baik dari penyediaan lapangan pekerjaan maupun mempersiapkan SDM dengan melakukan pelatihan ketrampilan.
Disamping lapangan pekerjaan yang terbatas, kemampuan/skill dan pendidikan yang rendah merupakan salah satu faktor yang menyebabkan sulitnya masyarakat usia produktif untuk mendapatkan lapangan pekerjaan.
Kelurahan kreo yang terletak dikecamatan larangan terdiri dari 41 rukun tetangga dan 13 rukun warga memiliki SDM usia produktif yang potensial, namun belum sepenuhnya terserap dalam lapangan pekerjaan yang ada.
Minimnya tingkat pendidikan yang rata-rata tamat SMA dan kurangnya ketrampilan/skill menyebabkan sulit untuk mendapatkan pekerjaan, untuk itu perlu diberi ketrampilan agar sebagai bekal agar dapat menghailkan karya- karya innovasi yang dapat di komersialkan.
Berdasarkan hal tersebut, maka kegitan pengabdian kepada masyarakat ini akan dilakukan kegiatan kepada masyarakat di kawasan kreo larangan khususnya di RW 06.
Kegiatan yang akan dilakukan dalam bentuk pelatihan pembuatan souvenir berbahan resin, pelatihan yang diberikan meliputi teori dan praktik pembuatan cetakan dan penuangan bahan resin kedalam cetakan.
Peserta terdiri dari masyarakat usia produktif dan karang taruna dan dibagi dalam empat kelompok.
Bentuk produk yang akan dibuat sesuai dengan kreasi/innovasi dari para peserta.
Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi masyarakat usia produktif tersebut.

Related Results

Edukasi Pengelolaan Sampah Domestik dalam Mewujudkan Kampung Hijau Mandiri di RT 01 RW 06 Kelurahan Kreo Tangerang
Edukasi Pengelolaan Sampah Domestik dalam Mewujudkan Kampung Hijau Mandiri di RT 01 RW 06 Kelurahan Kreo Tangerang
Kampung Hijau Mandiri is one of Tangerang Government’s Programs to increase public awareness for a clean, green, and beautiful surrounding. Ninety-eight of Kampung Hijau Mandiri we...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PELATIHAN PEMBUATAN SOUVENIR GANTUNGAN KUNCI DARI BAHAN RESIN
PELATIHAN PEMBUATAN SOUVENIR GANTUNGAN KUNCI DARI BAHAN RESIN
ABSTRAK Meningkatkan kreativitas dan menghasilkan produk layak pasar sangat dibutuhkan ditengah menjamurnya pembentukan UMKM di Indonesia. Program pengabdian Masyarakat yang dilak...
PENGARUH PERIODE PEMANENAN RESIN DAMAR TERHADAP PENDAPATAN PETANI REPONG DAMAR DI PEKON LABUHAN MANDI PESISIR BARAT
PENGARUH PERIODE PEMANENAN RESIN DAMAR TERHADAP PENDAPATAN PETANI REPONG DAMAR DI PEKON LABUHAN MANDI PESISIR BARAT
Repong Damar is a plot of land planted with various types of productive plants from various types of timber with economic value. The term repong damar is because the plant that is ...
Model Komunikasi Dakwah di Desa Larangan Badung Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan
Model Komunikasi Dakwah di Desa Larangan Badung Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan
Masyarakat Madura dikenal dengan keakraban antar sesama manusia, selalu mengedepankan perilaku yang baik terhadap semua orang dan tidak pandang bulu, sopan santun yang dibudayakan ...
EVALUASI PELAYANAN STASIUN TANGERANG KOTA TANGERANG
EVALUASI PELAYANAN STASIUN TANGERANG KOTA TANGERANG
Stasiun Tangerang merupakan Stasiun KA yang berada di Kota Tangerang, Provinsi Banten. Stasiun Tangerang termasuk ke dalam kelas Stasiun Besar. Namun, pembangunan dan perbaikan saa...
STRATEGI ADAPTASI ALLIUM TANGERANG HOTEL PADA MASA PANDEMI COVID-19
STRATEGI ADAPTASI ALLIUM TANGERANG HOTEL PADA MASA PANDEMI COVID-19
The COVID-19 pandemic that occurred in March 2020 resulted in a drastic decrease in the occupancy rate of Allium Tangerang Hotel. In April 2020, the room occupancy rate has dropped...

Back to Top