Javascript must be enabled to continue!
Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Toleran Logam Berat sebagai Agen Bioremediasi Merkuri (Hg) dan Timbal (Pb)
View through CrossRef
Pencemaran logam berat, khususnya merkuri (Hg) dan timbal (Pb), telah menjadi masalah lingkungan yang serius akibat sifatnya yang persisten dan toksik. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi bakteri toleran logam berat dari tanah tercemar di area penambangan emas dan kawasan industri di Banten dan Bogor, serta mengevaluasi potensi patogenitasnya. Isolasi bakteri dilakukan menggunakan media Luria Bertani (LB) yang diperkaya dengan HgCl₂ dan PbCl₂, diikuti dengan karakterisasi morfologi dan uji patogenitas pada media blood agar. Hasil penelitian berhasil mengidentifikasi 27 isolat toleran Hg dan 30 isolat toleran Pb. Sebagian besar isolat menunjukkan karakteristik morfologi adaptif berupa koloni kecil, transparan, dan tidak berpigmen. Uji patogenitas mengungkapkan bahwa 55,56% isolat toleran Hg (15 isolat) dan 73,33% isolat toleran Pb (22 isolat) bersifat patogen (β-hemolisis), sedangkan 12 isolat toleran Hg dan 3 isolat toleran Pb tergolong non-patogen (γ-hemolisis). Temuan ini menunjukkan bahwa beberapa isolat memiliki potensi sebagai agen bioremediasi, aspek keamanan biologis perlu diperhatikan sebelum aplikasinya di lingkungan sebagai strategi bioremediasi logam berat secara aman dan berkelanjutan.
Title: Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Toleran Logam Berat sebagai Agen Bioremediasi Merkuri (Hg) dan Timbal (Pb)
Description:
Pencemaran logam berat, khususnya merkuri (Hg) dan timbal (Pb), telah menjadi masalah lingkungan yang serius akibat sifatnya yang persisten dan toksik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi bakteri toleran logam berat dari tanah tercemar di area penambangan emas dan kawasan industri di Banten dan Bogor, serta mengevaluasi potensi patogenitasnya.
Isolasi bakteri dilakukan menggunakan media Luria Bertani (LB) yang diperkaya dengan HgCl₂ dan PbCl₂, diikuti dengan karakterisasi morfologi dan uji patogenitas pada media blood agar.
Hasil penelitian berhasil mengidentifikasi 27 isolat toleran Hg dan 30 isolat toleran Pb.
Sebagian besar isolat menunjukkan karakteristik morfologi adaptif berupa koloni kecil, transparan, dan tidak berpigmen.
Uji patogenitas mengungkapkan bahwa 55,56% isolat toleran Hg (15 isolat) dan 73,33% isolat toleran Pb (22 isolat) bersifat patogen (β-hemolisis), sedangkan 12 isolat toleran Hg dan 3 isolat toleran Pb tergolong non-patogen (γ-hemolisis).
Temuan ini menunjukkan bahwa beberapa isolat memiliki potensi sebagai agen bioremediasi, aspek keamanan biologis perlu diperhatikan sebelum aplikasinya di lingkungan sebagai strategi bioremediasi logam berat secara aman dan berkelanjutan.
Related Results
Cekaman Logam Berat Cromium Terhadap Tanaman
Cekaman Logam Berat Cromium Terhadap Tanaman
Logam berat adalah unsur logam dengan berat/ massa atom tinggi. Dalam kajian lingkungan logam dikategorikan menjadi logam berat jika memilki berat jenis lebih besar dari 5 g/ml. Se...
Biokonsentrasi Logam Berat Timbal, Arsen pada Air dan Ikan Sungai Tallo Kota Makassar
Biokonsentrasi Logam Berat Timbal, Arsen pada Air dan Ikan Sungai Tallo Kota Makassar
Kontaminasi Logam berat terhadap perairan telah menjadi masalah dalam kesehatan lingkungan selama beberapa dekade. Kontaminasi logam berat seperti logam berat Timbal (Pb) dan Arsen...
Penyuluhan Tentang Zat Berbahaya Merkuri Pada Ikan Di Desa Waimital
Penyuluhan Tentang Zat Berbahaya Merkuri Pada Ikan Di Desa Waimital
Merkuri (Hg) merupakan salah satu unsur yang paling beracun dari logam berat yang ada dan apabila terpapar pada konsentrasi yang tinggi maka mengakibatkan kerusakan otak secara per...
PAPARAN TIMBAL UDARA TERHADAP TIMBAL DARAH, HEMOGLOBIN, CYSTATIN C SERUM PEKERJA PENGECATAN MOBIL
PAPARAN TIMBAL UDARA TERHADAP TIMBAL DARAH, HEMOGLOBIN, CYSTATIN C SERUM PEKERJA PENGECATAN MOBIL
<p>Timbal mempengaruhi sistem hematologis, saraf, urinaria, reproduksi, endokrin, dan jantung. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh timbal udara terhadap timbal dara...
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Telah dilakukan penelitian penentuan kandungan logam magnetik penyusun abu layang batubara. Abu layang merupakan material berupa serbuk halus yang dihasilkan dari pembakaran batuba...
ANALISIS KADAR MERKURI (Hg) PADA IKAN DI KECAMATAN TELUK KAIELY KABUPATEN BURU MENGGUNAKAN METODE MERCURY ANALYZER
ANALISIS KADAR MERKURI (Hg) PADA IKAN DI KECAMATAN TELUK KAIELY KABUPATEN BURU MENGGUNAKAN METODE MERCURY ANALYZER
Penambangan yang dilakukan di Indonesia adalah penambangan emas skala kecil, yang sering disebut dengan istilah PETI (Penambangan Emas Tanpa Izin). Kegitan ini biasanya menggunakan...
PENCEMARAN LOGAM BERAT PADA AIR SUNGAI ANDONG OLEH PENAMBANGAN EMAS TRADISIONAL DI JATIROTO, JAWA TENGAH
PENCEMARAN LOGAM BERAT PADA AIR SUNGAI ANDONG OLEH PENAMBANGAN EMAS TRADISIONAL DI JATIROTO, JAWA TENGAH
Pencemaran logam berat pada lingkungan perairan terutama sungai yang diakibatkan kegiatan pertambangan sudah banyak dijumpai. Penelitian ini berlokasi di Jatiroto, Wonogiri, Jawa T...

