Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS KERENTANAN DAN STRATEGI MITIGASI BENCANA BANJIR DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW

View through CrossRef
ABSTRAK   Intensitas hujan yang tinggi dan juga wilayah ini berada di dataran rendah menyebabkan bahwa sungai di tiap kecamatan meluap. Akibatnya permukiman warga terendam banjir serta merusak rumah warga hingga beberapa fasilitas desa dan juga pernah memakan korban jiwa. Daerah dumoga terdapat sumber penghidupan masyarakat yaitu tambang rakyat, itu adalah alasan mengapa masyarakat setempat masih ingin bermukim di daerah rentan banjir. Dalam penelitian ini, peneliti mengidentifikasi tingkat kerentanan bencana banjir yang berlokasi di kabupaten bolaang mongondow, Dan juga peneliti merekomendasikan strategi mitigasi bencana banjir dari aspek kerentanan yang berlokasi di kabupaten bolaang mongondow. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teknik analisis skoring dan overlay, berdasarkan beberapa variabel yaitu variabel lingkungan, fisik, sosial dan eknomi yang masingmasing terdapat indikator. Setelah mendapatkan hasil dari tiap variabel berdasarkan indikatorindikator, dengan menggunakan rumus yang ada maka hasil dari kerentanan total terdapat tiga tingkat kerentanan yaitu rendah, sedang, tinggi. Kerentanan tinggi terdapat 5 kecamatan, kerentanan sedang terdapat 1 kecamatan dan kerentanan rendah terdapat 6 kecamatan.   Kata Kunci : Kerentanan Bencana Banjir, Mitigasi Bencana Banjir, Bolaang Mongondow.   ABSTRACT   The high intensity of rain and also that this area is in the lowlands causes the rivers in each subdistrict to overflow. As a result, residents' settlements were flooded and damaged residents' homes to several village facilities and also claimed lives. The dumoga area has a source of livelihood for the community, namely people's mining, which is the reason why local people still want to live in floodprone areas. In this study, researchers identified the level of vulnerability to floods located in Bolaang Mongondow district and also recommended flood disaster mitigation strategies from the aspect of vulnerability located in Bolaang Mongondow district. The method used in this research is a quantitative descriptive method. This study uses scoring and overlay analysis techniques, based on several variables, namely environmental, physical, social, and economic variables, each of which has indicators. After getting the results of each variable based on the indicators, using the existing formula, the results of the total vulnerability are three levels of vulnerability, namely low, medium and high. There are 5 districts with high vulnerability, 1 district with medium vulnerability, and 6 districts with low vulnerability.   Keywords: Flood Disaster Vulnerability, Flood Disaster Mitigation, Bolaang Mongondow
Title: ANALISIS KERENTANAN DAN STRATEGI MITIGASI BENCANA BANJIR DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW
Description:
ABSTRAK   Intensitas hujan yang tinggi dan juga wilayah ini berada di dataran rendah menyebabkan bahwa sungai di tiap kecamatan meluap.
Akibatnya permukiman warga terendam banjir serta merusak rumah warga hingga beberapa fasilitas desa dan juga pernah memakan korban jiwa.
Daerah dumoga terdapat sumber penghidupan masyarakat yaitu tambang rakyat, itu adalah alasan mengapa masyarakat setempat masih ingin bermukim di daerah rentan banjir.
Dalam penelitian ini, peneliti mengidentifikasi tingkat kerentanan bencana banjir yang berlokasi di kabupaten bolaang mongondow, Dan juga peneliti merekomendasikan strategi mitigasi bencana banjir dari aspek kerentanan yang berlokasi di kabupaten bolaang mongondow.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif.
Penelitian ini menggunakan teknik analisis skoring dan overlay, berdasarkan beberapa variabel yaitu variabel lingkungan, fisik, sosial dan eknomi yang masingmasing terdapat indikator.
Setelah mendapatkan hasil dari tiap variabel berdasarkan indikatorindikator, dengan menggunakan rumus yang ada maka hasil dari kerentanan total terdapat tiga tingkat kerentanan yaitu rendah, sedang, tinggi.
Kerentanan tinggi terdapat 5 kecamatan, kerentanan sedang terdapat 1 kecamatan dan kerentanan rendah terdapat 6 kecamatan.
  Kata Kunci : Kerentanan Bencana Banjir, Mitigasi Bencana Banjir, Bolaang Mongondow.
  ABSTRACT   The high intensity of rain and also that this area is in the lowlands causes the rivers in each subdistrict to overflow.
As a result, residents' settlements were flooded and damaged residents' homes to several village facilities and also claimed lives.
The dumoga area has a source of livelihood for the community, namely people's mining, which is the reason why local people still want to live in floodprone areas.
In this study, researchers identified the level of vulnerability to floods located in Bolaang Mongondow district and also recommended flood disaster mitigation strategies from the aspect of vulnerability located in Bolaang Mongondow district.
The method used in this research is a quantitative descriptive method.
This study uses scoring and overlay analysis techniques, based on several variables, namely environmental, physical, social, and economic variables, each of which has indicators.
After getting the results of each variable based on the indicators, using the existing formula, the results of the total vulnerability are three levels of vulnerability, namely low, medium and high.
There are 5 districts with high vulnerability, 1 district with medium vulnerability, and 6 districts with low vulnerability.
  Keywords: Flood Disaster Vulnerability, Flood Disaster Mitigation, Bolaang Mongondow.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pemanfaatan Ruang Berbasis Mitigasi Bencana Banjir di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan
Pemanfaatan Ruang Berbasis Mitigasi Bencana Banjir di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan
Indonesia memiliki kondisi topografi yang beragam dan beriklim tropis dengan intensitas curah hujan yang tinggi sehingga rentan terhadap bencana hidrometeorologi, khususnya banjir....
Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Kapasitas Mitigasi Bencana Banjir di Desa Meurandeh Aceh
Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Kapasitas Mitigasi Bencana Banjir di Desa Meurandeh Aceh
Dalam rangka meningkatkan kapasitas mitigasi Bencana Banjir di Desa Meurandeh Aceh, telah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pemberian edukasi dan informasi...
Analisis Potensi Sektoral Perekonomian Sebagai Dasar Perencanaan Pembangunan di Kabupaten Bolaang Mongondow
Analisis Potensi Sektoral Perekonomian Sebagai Dasar Perencanaan Pembangunan di Kabupaten Bolaang Mongondow
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sektor-sektor apa saja yang menjadi Basis dan Unggulan di Kabupaten Bolaang Mongondow, Mengidentifikasi sektor-sektor Potensial yang dap...
Evaluasi Program Pelatihan Peningkatkan Kompetensi Pendidik Paud
Evaluasi Program Pelatihan Peningkatkan Kompetensi Pendidik Paud
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) evaluasi komponen contexct evaluasi program pelatihan peningkatan kompetensi pendidik PAUD di Dinas Kabupaten Bolaang Mongondow Utara...
Mitigasi Bencana di Indonesia
Mitigasi Bencana di Indonesia
Negara Indonesia menjadi salah satu negara mempunyai potensi tinggi terhadap bencana gempabumi, tsunami, letusan gunungapi dan gerakan tanah (tanah longsor). Posisi wilayah Indones...
KAJIAN (Δ)KERENTANAN BENCANA GEMPA BUMI BERDASARKAN PERSPEKTIF MULTITEMPORAL
KAJIAN (Δ)KERENTANAN BENCANA GEMPA BUMI BERDASARKAN PERSPEKTIF MULTITEMPORAL
Daerah yang dilalui oleh lempeng Indo-Australia, termasuk Kabupaten Malang di Provinsi Jawa Timur, memiliki potensi kerentanan bencana gempa bumi yang signifikan. Contoh konkret te...
Kerentanan Sosial pada Wilayah Potensi Bencana Tsunami di Pesisir Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan
Kerentanan Sosial pada Wilayah Potensi Bencana Tsunami di Pesisir Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan
Wilayah pesisir Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi bencana tsunami karena berbatasan langsung dengan Selat Sunda Utara yang terdapat Gunung Anak Krakatau...

Back to Top